Film 28 Years Later Direkam dengan iPhone 15 Pro Max

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 23 September 2024
Film 28 Years Later Direkam dengan iPhone 15 Pro Max

Film 28 Years Later akan direkam dengan iPhone 15 Pro Max. Foto: IMDb

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Apple memang baru saja merilis iPhone 16 dengan kamera ultra-lebar dan fokus otomatisnya. Namun, kamera iPhone 15 juga tampaknya begitu bagus, sehingga seluruh film direkam menggunakan ponsel tersebut.

Meski para pembuat film memiliki akses ke kamera berkualitas sinema terbaik dalam bisnis ini, sutradara Danny Boyle dan timnya, dilaporkan akan menggarap film zombie berikutnya dengan menggunakan iPhone 15.

28 Years Later merupakan sekuel yang sangat dinanti-nantikan dari filmnya pada 2002. Film tersebut dibintangi oleh beberapa nama besar Hollywood, seperti Jodie Comer dan Aaron Taylor-Johnson.

Proses syuting untuk film tersebut selesai pada Agustus lalu. Wired melaporkan, bahwa para pemain dan kru diminta untuk menandatangani NDA untuk mencegah berita mengenai metode pembuatan film tersebut yang menyebar.

Baca juga:

Fix, Aaron Taylor-Johnson Bakal Terlibat di '28 Years Later'

Terlepas dari upaya tim, foto yang diambil oleh paparazzi pada Juli lalu menunjukkan, bahwa Jodie sedang berbicara dengan seorang anggota kru melalui kamera di sela-sela adegan.

Meskipun gambar tersebut tampak sepenuhnya normal untuk lokasi syuting, tetapi seorang operator kamera profesional yang tidak bekerja di film tersebut mengatakan, jika dilihat lebih dekat, terlihat sebuah lensa yang terpasang pada rangka pelindung yang berpotensi menahan iPhone.

Menyusul spekulasi tersebut, beberapa sumber yang terhubung dengan film tersebut telah mengonfirmasi, jika iPhone 15 Pro Max digunakan sebagai kamera utama di lokasi syuting.

Danny dan timnya kemungkinan merekam menggunakan aksesori berteknologi tinggi dengan iPhone untuk memastikan gambarnya lebih jelas dan jernih.

Baca juga:

4 Fitur Tersembunyi di iPhone 16, Bisa Bikin Wi-Fi Jadi Lebih Cepat

Aksesori potensial yang digunakan adalah adaptor kedalaman bidang Beast, yang dirilis pada Maret lalu. Alat itu membantu memproyeksikan gambar dari lensa DSLR ke permukaan layar iPhone, kemudian direkam oleh iPhone.

Jika film tersebut direkam sepenuhnya dengan iPhone, maka bujetnya diperkirakan sebesar 75 juta dolar AS (Rp 1,1 triliun). Hal itu akan menjadikannya sebagai salah satu film terbesar hingga saat ini yang direkam dengan smartphone.

Sementara itu, produksi lain yang direkam dengan iPhone termasuk film Sean Baker pada 2015, Tangerine, yang dibintangi Mya Taylor dan drama Steven Soderbergh, Unsane (2018), yang dimulai dengan Claire Foy.

Mungkin hal ini tidak mengejutkan bagi penggemar sutradara tersebut. Sebab, film awal 2000-an yang dibintangi Cillian Murphy itu, merupakan film pasca-apokaliptik pertama yang menggambarkan zombie sebagai sesuatu yang harus ditakuti. Kemudian, menjadi pelopor dalam cara pembuatan filmnya.

Baca juga:

'28 Years Later' Tayang Juni 2025, Jangan Bilang Wabah Zombie Makin Besar

Saat itu, Hollywood menggunakan berbagai kamera, termasuk Canon EOS D60, yang memenangkan penghargaan kamera digital profesional Eropa tahun ini. Namun, Danny dan timnya memutuskan untuk menggunakan Canon XL-1, yang menjadi salah satu film Hollywood pertama yang melakukannya.

Rincian alur film mendatang memang belum dirilis, tetapi telah dipastikan, bahwa Cillian akan mengulangi perannya di depan kamera dan bertindak sebagai produser eksekutif.

Film pertama 28 Years Later mengikuti kisah karakter pemenang Oscar, Jim, yang terbangun dari koma di rumah sakit London.

Ia mendapati virus misterius telah menyebar ke seluruh kota, yang menyebabkan orang mengonsumsi daging manusia. Diketahui, ada dua film lagi yang bakal mengikuti sekuel mendatang. (sof)

#IPhone #Film #Zombie #Film Thriller
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Tekno
iPhone Lipat Bakal Dinamakan Ultra, Fold, atau Duo? Bocorannya Mulai Terungkap
iPhone lipat akan segera rilis di ajang Apple Event 2026. Namun, namanya bisa saja merujuk pada Ultra, Fold, atau Duo.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
iPhone Lipat Bakal Dinamakan Ultra, Fold, atau Duo? Bocorannya Mulai Terungkap
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
FFI 2026 mengumumkan 25 film yang lolos Seleksi Awal Tahap 1 kategori Film Cerita Panjang, dari 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
FFI 2026 Umumkan 25 Film yang Lolos Seleksi Awal Tahap 1, Ada 'Agak Laen Menyala Pantiku!' hingga 'Tukar Takdir'
Bagikan