Film '13 Bom di Jakarta' Rilis Trailer Kedua
Menghadirkan kengerian dan ledakan bom. (Foto: Visinema Pictures)
ANCAMAN Arok (Rio Dewanto) berhasil masuk ke sistem Indonesian Contra-Terorism Agency (ICTA). Kebocoran pada sistem keamanan ini sangat mencurigakan dan membuat ICTA harus bersiaga penuh dalam menangani kasus ini atau kota Jakarta akan menjadi korbannya.
Visinema Pictures resmi merilis trailer kedua untuk film 13 Bom di Jakarta, Kamis (14/12). Trailer kedua ini semakin menampilkan 13 Bom di Jakarta sebagai film action Indonesia terbesar tahun ini.
Dalam trailer ini, penonton dibawa masuk ke dalam markas agen rahasia antiterorisme, ICTA, setelah menerima ancaman bom dari kelompok teroris. Peledakan truk uang menyulut kekacauan dan ketegangan antaranggota ICTA yang diperankan oleh Rukman Rosadi, Ganindra Bimo, dan Putri Ayudya.
Baca Juga:
'13 Bom di Jakarta' Tampilkan Aksi Teroris Mengancam Ibu Kota
Ketiganya mengerahkan tim masing-masing untuk memburu kelompok teroris yang dipimpin oleh Arok. Namun, misi penyelidikan tim ICTA berjalan rumit karena ada penyusupan dalam tim. Para teroris yang militan melakukan operasi kontraintelijen. Baku tembak juga tak terhindarkan. Brutal dan mencekam.
13 Bom di Jakarta mengusung genre espionage-action yang terbilang baru dan segar. Cuplikan film produksi Visinema ini sangar, intens, dan memacu adrenalin.
Sejak awal hingga akhir, video trailer tersebut sarat dengan adegan car chase, baku tembak, perkelahian, dan ledakan. Selain itu, yang juga menarik perhatian adalah set markas ICTA yang terlihat steril, sekaligus canggih, dan realistis.
“Set markas ICTA dibuat dari nol dan sangat terlihat real. Mulai dari ruang kerja, teknologi, komputer, layar CCTV, dan, yang jadi favorit aku itu, gudang persenjataan,” kata Putri Ayudya yang memerankan karakter Karin, dalam siaran pers yang diterima Merahputih.com beberapa waktu lalu.
“Set yang real itu jadi ngebantu kita banget untuk betul-betul konsen dengan tugas kita sebagai aktor. Kita merasa dunianya betul-betul sudah jadi, dipersiapkan, dan dibikin custom made sesuai dengan kebutuhan karakternya masing-masing,” lanjutnya.
Baca Juga:
Menyajikan tontonan aksi yang realistis adalah salah satu alasan sutradara Angga Dwimas Sasongko membuat film 13 Bom di Jakarta. Itulah sebabnya adegan-adegan tersebut dilakukan secara praktikal, termasuk peledakan truk uang yang betul-betul dilakukan di lokasi syuting.
“Adegan-adegan yang pakai practical effect seperti perang, pegang senjata, ledakan dan segala macam itu benar-benar jadi a whole new experience buat gue secara pribadi,” kata Ganindra Bimo.
“Apalagi peran gue, sebagai Emil Riyadi, Direktur Kontra Terorisme yang bertanggung jawab dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan kondisi lapangan, seperti penyergapan teroris. Seru banget punya load action yang besar di tangan gue,” sambung Bimo.
Film 13 Bom di Jakarta akan tayang 28 Desember 2023. (and)
Baca Juga:
Yuk, Belajar Minta Maaf dari 5 Film Indonesia ini
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Film Live Action 'Tangled' Segera Hadir, Lagu 'I See the Light' Kembali Jadi Sorotan
Sederet Film Horor Thriller 2026 Siap Meneror Penonton Bioskop, Simak Daftarnya
Jackass Comeback! Film Terbaru Dijadwalkan Rilis Juni 2026
Trailer Terbaru Drakor To My Beloved Thief Bikin Penasaran, Makin Gelap Penuh Intrik
Tayang Februari, Intip Bocoran Sinopsis Humint Film Laga Korea Paling Ditunggu 2026
Kathryn Hahn Jadi Kandidat Kuat Pemeran Mother Gothel di Film Tangled
Single 'Kampiun' Sukses Memperdalam Emosi di Film 'Suka Duka Tawa'
‘Squid Game 3’ Raih Nominasi Actor Award untuk Penampilan Aksi Tim Stunt
OST Film Horor 'Penunggu Rumah: Buto Ijo' Resmi Dirilis, Ardina Rasti Hadirkan Nuansa Dark Pop lewat 'Suatu Hari Kamu Akan Mengerti'
Land of Sin, Film Misteri Terbaru di Netflix Siap Acak-Acak Emosi Penonton