Feral Wound Lepas EP 'Chase Death', Ledakan Death Metal-Punk Brutal Tanpa Kompromi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Feral Wound Lepas EP 'Chase Death', Ledakan Death Metal-Punk Brutal Tanpa Kompromi

Feral Wound lepas EP baru. (foto: dok/feral wound)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Feral Wound resmi melepas EP terbaru bertajuk Chase Death pada Mei 2026. Rilisan ini menjadi langkah kedua mereka setelah sebelumnya memperkenalkan EP Desolate Dominion pada 2025.

Melalui Chase Death, Feral Wound kembali membawa atmosfer destruktif yang telah menjadi ciri khas mereka. Musik yang disajikan terasa brutal dan menyesakkan, seolah memaksa pendengar menghadapi gambaran kehancuran mulai dari perang hingga genosida.

Seluruh materi dibungkus dalam perpaduan old-school death metal yang kasar, riff thrash metal bernuansa retrospektif, hingga beat punk sederhana namun agresif. Kombinasi tersebut menciptakan ledakan sonik yang intens tanpa memberi ruang bernapas.

Baca juga:

'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta

EP berisi tujuh lagu ini hadir dengan total durasi sekitar 17 menit, namun mampu menyuguhkan intensitas penuh dari awal hingga akhir. Karakter musiknya terdengar liar, kacau, beringas, dan menghantam tanpa kompromi.

Menariknya, seluruh agresivitas tersebut ditutup dengan track bernuansa death/doom yang suram dan epik. Lagu penutup itu menghadirkan suasana layaknya monolit raksasa yang perlahan menghancurkan segalanya.

“Kami sangat bersemangat dalam memainkan dan merekam lagu-lagu baru ini. Semuanya terdengar sesuai harapan kami: liar, carut marut, namun suram,” ujar Feral Wound mengenai materi di EP terbaru mereka.

Respons positif juga datang dari reviewer Alvin Razdir atau yang dikenal sebagai Peanhead.

“Tiada ampun, nihil basa-basi, inilah artefak death metal-punk paling jorok. EP ini berisikan keliaran murni yang saya yakini dapat menghancurkan seluruh indra,” ujarnya.

Baca juga:

Sabaton Rilis 'Yamato', Lagu Metal Epik tentang Kapal Perang Legendaris Jepang

Dalam proses produksinya, Chase Death direkam di beberapa lokasi berbeda. Sesi drum dilakukan di Plug Studio, rekaman gitar dikerjakan di Rumah Musim Dingin, sementara vokal dirampungkan di Trippy Chamber.

Untuk proses mixing dan mastering, Feral Wound mempercayakannya kepada Gilang Fresandy di Rumah Musim Dingin. Sementara artwork EP ini digarap oleh seniman asal Bandung, Aldian Primanda.

Bersamaan dengan perilisan EP tersebut, Feral Wound juga baru menyelesaikan tur 'Feral Wound MYSGID Tour 2026' yang mencakup Malaysia, Singapura, dan Indonesia.

Tur tersebut disebut berhasil memperluas jaringan mereka sekaligus menjangkau lebih banyak pendengar baru di kawasan Asia Tenggara. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Marvelous, Beatboxer Muda Bekasi Bawa Batik ke Panggung Dunia
Marvelous tampil dalam kompetisi beatbox yang berlangsung di Warsawa, Polandia, pada 25 September 2026.
Dwi Astarini - 53 menit lalu
Marvelous, Beatboxer Muda Bekasi Bawa Batik ke Panggung Dunia
ShowBiz
Bikin Merinding! Andrea Bocelli Tutup Konser Jakarta dengan 'The Prayer' dan 'Con Te Partirò'
Andrea Bocelli sukses menggelar Romanza 30th Anniversary World Tour di JIExpo Jakarta. Lea Simanjuntak dan Rusanda Panfili turut memeriahkan konser.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Bikin Merinding! Andrea Bocelli Tutup Konser Jakarta dengan 'The Prayer' dan 'Con Te Partirò'
ShowBiz
Pusakata Hadirkan 'Anakku', Single Emosional yang Terinspirasi dari Kekhawatiran Seorang Ayah
Pusakata merilis single Anakku yang berawal dari tantangan Desta di podcast Vindes. Lagu ini mengangkat cinta, doa, dan harapan seorang ayah untuk anaknya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Pusakata Hadirkan 'Anakku', Single Emosional yang Terinspirasi dari Kekhawatiran Seorang Ayah
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'Sedih Harus Kau Buang' dari Whisnu Santika dan Maul Ibrahim, tentang Perpisahan dan Kenangan
Whisnu Santika dan Maul Ibrahim merilis Sedih Harus Kau Buang pada 27 Agustus 2026. Lagu elektronik ini mengangkat kenangan, penyesalan, dan perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Makna Lirik Lagu 'Sedih Harus Kau Buang' dari Whisnu Santika dan Maul Ibrahim, tentang Perpisahan dan Kenangan
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu Viral 'Negoro Angin' Versi Minang yang Diadaptasi oleh Kevin Cotok
Lagu Negoro Angin Denny Caknan diadaptasi Kevin Cotok ke bahasa Minang. Kisah LDR dan kerinduan tetap menjadi inti lagu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Lirik dan Makna Lagu Viral 'Negoro Angin' Versi Minang yang Diadaptasi oleh Kevin Cotok
ShowBiz
Teddy Adhitya Rilis 'Pesona Rahasia', Terinspirasi Kenangan Bersama Mendiang Ayah
Teddy Adhitya merilis single 'Pesona Rahasia' sebagai pengantar album 2027. Menghadirkan eksplorasi vokal lebih bebas dan menyimpan kenangan bersama mendiang ayahnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Teddy Adhitya Rilis 'Pesona Rahasia', Terinspirasi Kenangan Bersama Mendiang Ayah
ShowBiz
Akbar Chalay Gandeng Matta di Single 'Kera Sakti', Angkat Kisah Sosok yang Pandai Memikat Hati
Akbar Chalay berkolaborasi dengan Matta lewat single 'Kera Sakti'. Padukan eksplorasi musik dan karakter pop dengan cerita sosok yang lihai memikat hati.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Akbar Chalay Gandeng Matta di Single 'Kera Sakti', Angkat Kisah Sosok yang Pandai Memikat Hati
ShowBiz
WOODZ Rilis Single 'Come into my world!', Ajak Penggemar Sejenak Lupakan Rutinitas
WOODZ merilis single terbaru 'Come into my world!' pada Oktober 2026. Lagu ini mengajak pendengar melepas beban pikiran dan beristirahat dari rutinitas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
WOODZ Rilis Single 'Come into my world!', Ajak Penggemar Sejenak Lupakan Rutinitas
ShowBiz
Crush Rilis 'Seesaw', Ungkap Peran Penting IU dalam Proses Kreatif Lagunya
Crush merilis single terbaru 'Seesaw'. Lagu ini melibatkan IU dalam proses kreatif dan mengangkat kisah gejolak perasaan saat jatuh cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
Crush Rilis 'Seesaw', Ungkap Peran Penting IU dalam Proses Kreatif Lagunya
ShowBiz
Kanda Brothers Hadirkan 'JĪVANA', Refleksi tentang Kehidupan dan Perjalanan Menjadi Orang Tua
'JĪVANA' menjadi representasi atas pemaknaan hidup yang semakin luas.
Dwi Astarini - Minggu, 01 November 2026
Kanda Brothers Hadirkan 'JĪVANA', Refleksi tentang Kehidupan dan Perjalanan Menjadi Orang Tua
Bagikan