Headline

Fenomena Awan Vega Hebohkan Warga Muara Teweh

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 31 Maret 2019
 Fenomena Awan Vega Hebohkan Warga Muara Teweh

Fenomena awan vega yang tampak di langit Kota Muara Teweh (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Fenomena alam awan Vega menghebohkan warga Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Pasalnya awan Vega tampak di langit Muara Teweh dengan sangat jelas pada Minggu (31/3) sekitar pukul 16.55 sore.

"Awan berwarna itu terlihat jelas pada sore hari menjelang senja," kata Elpi Elpanop warga yang tinggal di Muara Teweh, Minggu (31/3).

Pada sore ini sejumlah warga tampak mengamati awan yang warnanya bercampur antara merah, kuning, biru dan hitam yang terlihat di wilayah Kota Muara Teweh dan sekitarnya di sebelah barat.

Fenomena awan vega
Fenomena awan Vega yang tampak di langit (Foto: Ist)

Bahkan banyak orang mengirimkan gambar fenomena awan ini ke media sosial. Selain warga Muara Teweh awan Vega ini juga terlihat oleh warga di antaranya di Desa Trahean Kecamatan Teweh Selatan dan Malawaken Kecamatan Teweh Baru.

"Sayangnya saya hanya mengambil gambar dengan kamera telepon seluler dari depan dan belakang rumah sehingga hasilnya kurang bagus," kata warga Jalan Simpang Stadion Muara Teweh ini.

Warga lainnya Dayat Salikin mengatakan di kawasan tempat tinggalnya fenomena awan ini juga terlihat jelas.

"Fenomena awan ini juga sempat menjadi perhatian warga, karena termasuk kejadian langka dan hanya terlihat sekitar 25 menit," kata Dayat warga Jalan Langsat ini.

Pelaksana harian Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Barito Utara Sunardi sebagimana dilansir Antara menjelaskan fenomena awan vega ini merupakan hal biasa yang terjadi akibat pembiasan cahaya matahari karena ada partikel air yang menyinari langsung awan tertentu yakni awan cumulunimbus (Cb).

"Sinar matahari tertutup awan Cb, sehingga menimbulkan bias cahaya awan berwarna dan kejadiannya ini memang sering terjadi terutama saat sore hari menjelang matahari terbenam dan biasanya akan turun hujan," kata Sunardi yang juga menjabat Kepala Kelompok Teknisi BMKG Barito Utara ini.(*)

#Fenomena Alam #BMKG
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat pesisir.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Indonesia
Prakiraan Cuaca 8-11 Juni: Angin Kencang Bakal Hantam Belasan Provinsi di Indonesia
Menyikapi potensi ancaman hidrometeorologi, lembaga pemantau cuaca ini meminta masyarakat memperketat proteksi diri
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Prakiraan Cuaca 8-11 Juni: Angin Kencang Bakal Hantam Belasan Provinsi di Indonesia
Indonesia
Gempa Laut Sulawesi Magnitudo 7,7 Picu Tsunami Mikro, Warga Jangan Nekat Mendekat Pelabuhan
Meskipun bersumber dari zona non-megathrust, kekuatan guncangan raksasa tersebut tetap menyebabkan deformasi batuan bawah laut secara signifikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Gempa Laut Sulawesi Magnitudo 7,7 Picu Tsunami Mikro, Warga Jangan Nekat Mendekat Pelabuhan
Indonesia
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi gelombang tsunami pertama pascagempa tektonik magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi, Senin (8/6) pagi, telah tiba.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Indonesia
Gempa M 7,7 Mindanao-Filipina Picu Peringatan Tsunami, Subduksi Lempeng Biang Keladinya
Gempa 7,7 SR mengguncang Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6) memicu peringatan tsunami. BMKG menyebut gempa akibat subduksi lempeng dengan potensi tsunami di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Gempa M 7,7 Mindanao-Filipina Picu Peringatan Tsunami, Subduksi Lempeng Biang Keladinya
Indonesia
Daftar 22 Wilayah Pesisir 5 Provinsi Berpotensi Tsunami, Imbas Gempa M 7,7 Sangihe
Episenter gempa berada di laut lepas timur Pulau Sangihe, berbatasan langsung dengan Filipina, pada kedalaman 105 km. Lokasi episenter tercatat di koordinat 5,69° LU dan 125,05° BT.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Daftar 22 Wilayah Pesisir 5 Provinsi Berpotensi Tsunami, Imbas Gempa M 7,7 Sangihe
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta: Cuaca Cerah Kepung Warga Ibu Kota Seharian Penuh Hari Ini 8 Juni 2026
Baru menjelang malam, giliran wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, serta Jakarta Timur mendapat giliran sapuan awan tipis berawan
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta: Cuaca Cerah Kepung Warga Ibu Kota Seharian Penuh Hari Ini 8 Juni 2026
Indonesia
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 lebih kering dari normal seiring potensi El Nino. Jawa Barat diperkirakan mengalami puncak kemarau pada Agustus.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Akan Diguyur Hujan hingga Sangat Lebat, Jumat, 5 Juni 2026
Masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Maluku, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan karena dinamika atmosfer menyebabkan potensi cuaca yang signifikan.
Frengky Aruan - Jumat, 05 Juni 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Akan Diguyur Hujan hingga Sangat Lebat, Jumat, 5 Juni 2026
Indonesia
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Fenomena api misterius lebih dari 90 kali muncul di Sleman. Pemkab tunggu hasil kajian tim UGM, BRIN, dan BPPTKG untuk tentukan langkah darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Api Misterius Muncul di Sleman, Tim UGM Hingga BRIN Turun ke TKP
Bagikan