Fans Nigeria Gigit Jari, Ayam Hidup Tak Bisa Masuk Stadion

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Juni 2018
Fans Nigeria Gigit Jari, Ayam Hidup Tak Bisa Masuk Stadion

suporter Nigeria (dailypost.ng)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Suporter Nigeria terpaksa tak bisa melakukan kebiasaannya membawa ayam hidup saat mendukung tim Nasionalnya berlaga di Piala Dunia 2018. Ini menyusul adanya larangan bagi suporter untuk membawa ayam hidup ke dalam stadion.

Larangan seperti disampaikan Menteri Budaya dan Pariwisata wilayah Kaliningrad, Andrei Ermak. Larangan dikeluarkan tak lepas pertanyaan yang terus ditanyakan fans Nigeria.

"Pusat informasi kami MCH-2018 menerima banyak pertanyaan, penggemar dari Nigeria bertanya apakah mungkin pergi ke stadion dengan ayam. Itu simbol mereka. Kami mengatakan kepada mereka membawa ayam hidup dalam hal apapun, tidak mungkin," kata Ermak dikutip dari Interfax.

Fans Nigeria membawa ayam (citizentv.co.ke)

Membawa ayam hidup ke dalam stadion sudah melekat. Fans Super Eagles percaya membawa ayam ke dalam pertandingan bisa mendatangkan keberuntungan bagi tim.

Skuat yang didukung terdekat akan menghadapi Kroasia di Stadion Kaliningrad, pada Minggu (17/6) dini hari WIB. Itu sebelum melawan Islandia (22/6) dan Argentina (27/6).

Fans Nigeria juga pernah dilarang membawa ayam yang dicat dengan warna Nigeria ke Ellis Park, Johannesburg, Afrika Selatan, ketika menghadapi Argentina di Piala Dunia 2010. (*/Bolaskor.com)

#Piala Dunia 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan