MerahPutih.com - Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Ab Ghani Hassan memasang target membawa Timnas Malaysia menembus 100 besar dunia dalam ranking FIFA, sekaligus posisi nomor satu di ASEAN.
Harimau Malaya saat ini menempati peringkat 136 dunia. Sementara di Asia Tenggara berada di posisi kelima, di bawah Thailand, Vietnam, Indonesia, dan Filipina.
FAM menilai peningkatan ranking FIFA Malaysia penting bukan hanya untuk reputasi tim nasional, tetapi juga menentukan posisi Malaysia dalam undian kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.
Ranking FIFA Malaysia Jeblok akibat Kasus Pemain Naturalisasi
Malaysia sebelumnya berada di peringkat 116 FIFA pada November tahun lalu. Namun, posisi tersebut merosot tajam hingga peringkat 138 pada April setelah muncul kasus pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain, seperti dilaporkan Berita Harian.
Baca juga:
FIFA kemudian membatalkan hasil tiga pertandingan persahabatan Malaysia melawan Tanjung Verde, Singapura, dan Palestina. Harimau Malaya dinyatakan kalah 0-3 pada laga-laga tersebut karena memainkan pemain yang tidak memenuhi syarat.
AFC mengambil langkah serupa dalam kualifikasi Piala Asia 2027. Dua pertandingan Malaysia melawan Nepal dan Vietnam dibatalkan dan Harimau Malaya kembali dinyatakan kalah 0-3.
Dampaknya terasa langsung terhadap posisi Malaysia di ranking FIFA. Saat ini, Harimau Malaya berada di urutan kelima ASEAN, di belakang Thailand (94), Vietnam (99), Indonesia (118), dan Filipina (135).
FAM Bidik 100 Besar Dunia dan Nomor 1 ASEAN
Ab Ghani Hassan, yang baru terpilih sebagai Presiden FAM dalam Kongres Luar Biasa, ingin menjadikan pemulihan ranking FIFA Malaysia sebagai salah satu fokus utama kepemimpinannya.
Menurutnya, Malaysia memiliki peluang untuk kembali bersaing di level yang lebih tinggi. Target awal yang dicanangkan adalah merebut posisi nomor satu ASEAN sebelum kemudian berusaha menembus 100 besar dunia.
Ya, saya memberi tahu mereka kemarin (tim nasional) bahwa setidaknya pada tahap awal ini, kita harus menjadi nomor satu di ASEAN,
jelasnya.
"Bukannya kita tidak bisa melakukannya, kita bisa melakukannya, tetapi dengan penuh keyakinan dan bukan hanya FAM yang akan terlibat, tetapi kita juga mengharapkan semua pihak.”
"Para pemangku kepentingan dan sebagainya harus terlibat dalam memastikan bahwa sepak bola nasional pulih atau kembali ke performa terbaiknya," kata Ab Ghani.
Baca juga:
Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe: Indonesia Unggulan, Skuadnya Kini Berbeda
FAM juga mulai memikirkan strategi untuk mengumpulkan poin FIFA sebanyak mungkin. Ab Ghani menyebut pertandingan persahabatan internasional dan FIFA ASEAN Cup dapat menjadi kesempatan bagi Malaysia untuk memperbaiki posisi di ranking FIFA.
Pada bulan Juni tahun depan, pengundian akan diadakan dan saya juga berencana untuk mengadakan pertandingan persahabatan internasional agar kita dapat meningkatkan peringkat kita.
"Setidaknya peringkat kita akan naik lagi dan FIFA ASEAN Cup juga memiliki poin, jadi kita juga perlu mendapatkan poin tersebut karena itu penting sebelum pengundian dilakukan."
"Kita harus memastikan bahwa Harimau Malaya setidaknya berada di ‘Pot 2', kita tidak ingin berada di ‘Pot 3' atau ‘Pot 4' karena akan sulit bagi Harimau Malaya dalam kompetisi atau tahap awal (kualifikasi)," katanya.