Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Film

Faktor Usia Jadi Isu dalam Penggarapan Live-Action 'One Piece'

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 02 Januari 2024
Faktor Usia Jadi Isu dalam Penggarapan Live-Action 'One Piece'

Rencana 12 musim live-action 'One Piece' hadapi isu umur pemain.(foto: IMDB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADAPTASI live-action One Piece oleh Netflix direncanakan tayang sebanyak 12 musim. Namun, rencana panjang itu menghadapi ada kendala besar dalam proses casting, salah satunya karena faktor usia. Diluar visi jangka panjang para karakternya, studio ingin memastikan para pemeran konsisten selama rentang waktu yang ditetapkan untuk dapat menghindari hambatan dalam proses produksi.

Para produser berniat mengadaptasi manga karya Eiichiro Oda yang terdiri dari 1.000 bab itu dalam 12 musim. Dengan sumber yang begitu luas, rencana 12 musim itu tampaknya akan menampilkan perjalanan yang sangat epik dari si Bajak Laut Topi Jerami. Namun, upaya penayangan serial itu sayangnya masih menimbulkan keraguan tentang pelaksanaannya, terutama terkait dengan pembatalan acara Netflix yang biasa terjadi setelah beberapa musim tayang.

BACA JUGA:

Netflix Umumkan 'One Piece' Season 2, Emily Rudd Buka Suara

Meskipun jangka waktu tayangan One Piece bisa lebih panjang di platform streaming, seperti dikabarkan Screen Rant, serial ini sedang berjuang bisa melawan masalah yang lebih rumit yaitu penuaan para aktor utamanya. Meskipun teknologi de-aging dapat menyamarkan kesenjangan usia, seperti menggambarkan karakter yang berusia puluhan tahun lebih muda, hal itu tetap saja akan menimbulkan tantangan yang unik.

one-piece
Para pemain diharapkan untuk tetap konsisten berperan dalam serial ini. (foto: IMDB)

Para aktor saat ini sudah berperan sesuai dengan usia karakter mereka. Namun, pada serial ke-12, perbedaan yang mencolok diprediksi tetap saja akan muncul. Beberapa aktor sudah lebih tua daripada peran mereka. Hal itu memperbesar masalah usia dari waktu ke waktu. Ditambah lagi dengan pola perilisan Netflix yang berulang, kesenjangan usia antara aktor dan karakter bisa jadi semakin mencolok.

Selain itu, komitmen jangka panjang para aktor masih belum pasti sehingga berpotensi menghambat penyelesaian serial ini. Tugas selama 12 serial mengharuskan para aktor untuk tetap konsisten dengan teguh. Meski demikian, hal itu bisa diatasi dengan pemberian kontrak jangka panjang oleh Netflix demi menghindari keluarnya para pemeran yang dapat mengganggu visi 12 musim One Piece.

BACA JUGA:

Berapa Musim Diperlukan untuk Mengalihwahanakan 'One Piece' Sampai Habis?

Untuk isu ini, menurut HocMarketing.org, Netflix bisa menggunakan skema time skip atau lompatan waktu selama dua tahun dan memanfaatkan teknologi. Jadi Netflix hanya memiliki dua pilihan antara memanfaatkan lompatan waktu untuk penayangan One Piece atau memanfaatkan teknologi berupa sebuah penyamar usia sebagai salah satu solusi yang patut dicoba. Opsi kedua berpotensi menimbulkan risiko penampilan visual yang mungkin akan terlihat tak terlalu sempurna.

one piece
Salah satu opsi yang bisa digunakan ialah teknologi de-aging.(foto: IMDB)

Di tengah-tengah tantangan produksi itu, para penggemar tetap berharap bahwa seri ini akan mengatasi hambatan ini dan memenuhi narasi 12 musim yang ikonis. Adaptasi live-action One Piece patut dipuji sebagai adaptasi anime yang memiliki begitu banyak kelanjutannya. Dengan banyaknya dukungan dari para penggemar, kelanjutan film ikonis ini amatlah diharapkan.(nda)

BACA JUGA:

Monkey D Luffy Menuju Gear 5 di Trailer Terbaru 'One Piece'

#One Piece #Film #Netflix
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Dwayne Johnson Jadi Chicken Man di Film Fantasi 'Lizard Music', Beradu Akting dengan Aktor Cilik 10 Tahun
Dwayne Johnson membintangi film fantasi Lizard Music sebagai Chicken Man. Film ini juga menjadi debut layar lebar aktor cilik Theo Clark Leber.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Dwayne Johnson Jadi Chicken Man di Film Fantasi 'Lizard Music', Beradu Akting dengan Aktor Cilik 10 Tahun
ShowBiz
Captain America hingga X-Men Muncul, Official Trailer 'Avengers: Doomsday' Ungkap Perang Terbesar di MCU
Marvel Studios merilis trailer perdana Avengers: Doomsday. Robert Downey Jr. tampil sebagai Doctor Doom, sementara X-Men resmi bergabung dengan MCU.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Captain America hingga X-Men Muncul, Official Trailer 'Avengers: Doomsday' Ungkap Perang Terbesar di MCU
ShowBiz
Netflix Hadirkan One Piece Versi LEGO, Para Pemeran Live-Action Jadi Pengisi Suara
Netflix menyiapkan dua animasi spesial LEGO One Piece dengan para pemeran serial live-action sebagai pengisi suara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Netflix Hadirkan One Piece Versi LEGO, Para Pemeran Live-Action Jadi Pengisi Suara
ShowBiz
Christopher Nolan Cetak Sejarah lewat 'The Odyssey', Film Pertama yang Direkam Sepenuhnya dengan IMAX 70mm
'The Odyssey' karya Christopher Nolan mencetak sejarah sebagai film layar lebar pertama yang seluruh proses pengambilan gambarnya menggunakan kamera IMAX 70mm.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Christopher Nolan Cetak Sejarah lewat 'The Odyssey', Film Pertama yang Direkam Sepenuhnya dengan IMAX 70mm
ShowBiz
Netflix Siapkan Sekuel Peaky Blinders, Kisah Generasi Penerus Tommy Shelby Berlatar 1950-an
Netflix menyiapkan sekuel Peaky Blinders dengan fokus pada generasi penerus Tommy Shelby. Berlatar 1950-an, dibintangi Jamie Bell sebagai Duke Shelby.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Netflix Siapkan Sekuel Peaky Blinders, Kisah Generasi Penerus Tommy Shelby Berlatar 1950-an
ShowBiz
Bukan Cuma Soal Gambar Jernih, Ini 3 Alasan Mengejutkan Christopher Nolan Rekam 'The Odyssey' dengan IMAX
Christopher Nolan memilih kamera IMAX untuk seluruh proses pengambilan gambar 'The Odyssey'. Keputusan ini didorong oleh mimpi masa remaja sang sutradara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Bukan Cuma Soal Gambar Jernih, Ini 3 Alasan Mengejutkan Christopher Nolan Rekam 'The Odyssey' dengan IMAX
ShowBiz
Film Baru Adam Driver dan Scarlett Johansson 'Paper Tiger' Jadi Pembuka Festival Film New York, Raih Sambutan Meriah di Cannes
Drama kriminal Paper Tiger garapan James Gray resmi menjadi film pembuka Festival Film New York ke-64. Dibintangi Adam Driver, Scarlett Johansson, dan Miles Teller.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Film Baru Adam Driver dan Scarlett Johansson 'Paper Tiger' Jadi Pembuka Festival Film New York, Raih Sambutan Meriah di Cannes
ShowBiz
Film ‘The Odyssey’ Langsung Meledak di Box Office, Lampaui Prediksi dan Pecahkan Rekor Debut
Christopher Nolan kembali mencuri perhatian. 'The Odyssey' diproyeksikan meraup USD 120 juta pada akhir pekan pembukaannya, melampaui ekspektasi awal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Film ‘The Odyssey’ Langsung Meledak di Box Office, Lampaui Prediksi dan Pecahkan Rekor Debut
ShowBiz
Debut Fantastis, Film 'HOPE' Pecahkan Rekor 1 Juta Penonton Hanya dalam 3 Hari
HOPE mencetak rekor baru di box office Korea Selatan. Film garapan Na Hong-jin ini berhasil menembus 1 juta penonton hanya dalam 3 hari.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Juli 2026
Debut Fantastis, Film 'HOPE' Pecahkan Rekor 1 Juta Penonton Hanya dalam 3 Hari
ShowBiz
Andrew Garfield Berubah Jadi Pemimpin Revolusi dalam Film 'The Uprising', Trailer Perdana Resmi Dirilis
Andrew Garfield tampil sebagai pemimpin pemberontakan rakyat Inggris dalam The Uprising. Film garapan Paul Greengrass hadirkan latar Inggris abad pertengahan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Andrew Garfield Berubah Jadi Pemimpin Revolusi dalam Film 'The Uprising', Trailer Perdana Resmi Dirilis
Bagikan