Film

Fakta Unik di Balik Layar 'The Queen's Gambit'

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 30 November 2020
Fakta Unik di Balik Layar 'The Queen's Gambit'

Fakta unik di balik drama The Queen's Gambit. (Foto Netflix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PREMIS cerita yang menarik membuat The Queen's Gambit pantas disebut sebagai salah satu serial terbaik Netflix. Buktinya, 62 juta penonton rela meluangkan waktu untuk menyaksikan tujuh episode dari drama tersebut.

Setelah melihat serial ini, kebanyakan dari kamu mungkin langsung jadi penggemar Beth Harmon. Buat kamu para fan, baca deh beberapa fakta mengenai The Queen's Gambit berikut ini.

BACA JUGA:

Inggris Minta Netflix Beri Label Fiksi pada ‘The Crown’

1. Semua aktor benar-benar bermain catur

Bukan hanya pintar bermain catur di dalam layar, sepertinya para pemeran 'The Queen's Gambit' memang asli jenius di dunia nyata. Kepada Entertainment Weekly, Scott Frank selaku sutradara mengatakan para pemainnya benar-benar memainkan catur tersebut.

Meskipun konsultan catur menciptakan setiap permainan yang ada dalam ketujuh episode, para aktor menghafal dan memainkan setiap pertandingan. Bahkan pada saat gim 'speed rounds' berlangsung. "Ada rangkaian lengkap saat kamu tidak melihat papannya, tetapi mereka (aktor) masih benar-benar memindahkan bidak ke tempat yang seharusnya. Para aktor selalu tahu persis ke mana setiap pion harus pergi," kata Frank.

2. Perempuan baru bisa bertanding di Kejuaran Catur Dunia pada 1980-an

Walaupun berlatar pada tahun 1960an, ternyata perempuan baru bisa mengikuti kejuaraan dunia dua dekade kemudian. Menurut laporan Jennifer Bisset dalam 'CNET', pemain Hongaria, Judit Polgar jadi 'grand master' catur termuda dalam sejarah. Di usianya yang baru menginjak 15 tahun pada 1991 silam, Polgar menolak untuk bermain di turnamen perempuan. Dia malah memilih untuk melawan dan mengalahkan pecatur pria.

Sebelum berada di posisi tersebut, kakak perempuannya Susan Polgar sempat memperjuangkan hak perempuan untuk bisa bertanding di Kejuaraan Catur Dunia pada 1986. Sebelumnya, kata 'men's' disematkan sebagai nama acara tersebut. Akan tetapi Polgar berjuang mengganti kata pria dengan 'open' agar peserta turnamen tidak hanya berdasarkan jenis kelamin saja.

3. Visualisasi catur di langit-langit sebenarnya cukup realistis

Dalam drama kita diperlihatkan bahwa Beth baru dapat melihat gerakan catur di langit-langit setelah dia mengonsumsi pil hijau. Mungkin menurutmu ini hanyalah manifestasi yang dihasilkan dari efek obat penenang yang dikonsumsi Beth. Namun juara dunia catur saat ini, Magnus Carlsen mengatakan bahwa para pecatur profesional yang berpaling dari papan untuk mengingat gerakan adalah suatu hal yang cukup normal. Ya meskipun pada umumnya pemain catur tentu saja tidak memiliki alat bantu efek visual khusus seperti yang ada dalam film. Tapi membayangkan gerakan pion sebenarnya bukan suatu hal yang istimewa dengan atau tanpa obat penenang.

4. Kostum Beth memang sengaja dipilih untuk menyampaikan hal tertentu mengenai karakternya

Sekilas kostum yang dikenakan Beth memang seperti pakaian ala tahun 60an pada umumnya. Namun Gabriele Binder selaku desainer kostum mengatakan bahwa bukan tanpa alasan dia memilih banyak pakaian bermotif kotak-kotak. Ini melambangkan persatuan antara kecintaan Beth terhadap catur dengan fesyen. Pada 'Vogue UK', Binder juga menyebutkan pilihan kostumnya juga sebagai bentuk penghormatan pada desainer zaman itu.

Kemudian pakaian serba putih yang terakhir dikenakan Beth di akhir drama menunjukkan posisi Beth sebagai ratu putih. "Idenya tentu saja adalah untuk menyampaikan bahwa dia sekarang adalah ratu papan catur dan papan catur itu sendiri adalah dunia," tutur Binder.

5. Heath Legder sempat menggarap adaptasi film 'The Queen's Gambit' lebih dari satu dekade silam

Jauh sebelum Scott Frank duduk di kursi sutradara dan penulis drama 'The Queen's Gambit', Heath Legder pernah mencoba menggarapnya. Laman 'The Independent' melaporkan bahwa sebelum kematiannya pada 2008 lalu, Legder telah mengerjakan film adaptasi 'The Queen's Gambit' dari buku berjudul sama karangan Walter Tevis. Aktor yang terkenal berkat perannya sebagai Joker itu sudah berencana untuk mengarahkan dan membintanginya bersama Ellen Page. Page dikabarkan akan memerankan karakter Beth. Penulis skenario Allan Shiach sempat bekerjasama dengan Ledger. Dia mengatakan bahwa aktor tersebut memang akan mengadaptasi filmnya selaras dengan cerita yang ada dalam novel Tevis.(Sam)

#Film #Netflix
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Samantha Samsuddin

Be the one who brings happiness
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Charli XCX Dirumorkan Bintangi 'What Happens at Night' bersama Leonardo DiCaprio
Charli XCX dirumorkan bergabung dalam 'What Happens at Night' bersama Leonardo DiCaprio dan Jennifer Lawrence. Simak proyek film lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Charli XCX Dirumorkan Bintangi 'What Happens at Night' bersama Leonardo DiCaprio
ShowBiz
Sinopsis 'Misty Green', Kisah Aktris Hollywood yang Berjuang Bangkit
Film Misty Green karya Chris Rock bakal tayang di Netflix pada 9 November 2026. Simak sinopsisnya di sini.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Sinopsis 'Misty Green', Kisah Aktris Hollywood yang Berjuang Bangkit
Indonesia
Putar Film Nasional, Pramono Beri Potongan Pajak 50 Persen
Pramono berharap Jakarta bisa menjadi kota sinema seperti Busan yang merupakan kota sinema di Korea Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Putar Film Nasional, Pramono Beri Potongan Pajak 50 Persen
ShowBiz
'Avengers: Endgame' Tembus 12 Juta Penonton, Kembali Jadi Film Terlaris di Indonesia
Avengers: Endgame kembali jadi film terlaris di Indonesia. Film ini mencatatkan 12 juta penonton sekaligus menggeser Agak Laen.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
'Avengers: Endgame' Tembus 12 Juta Penonton, Kembali Jadi Film Terlaris di Indonesia
ShowBiz
Keanu Reeves Gabung Don Lee di 'The Gangster, the Cop, the Devil' Versi Hollywood
Keanu Reeves akan membintangi versi terbaru The Gangster, the Cop, the Devil bersama Don Lee. Paramount Pictures menggarap adaptasi film Korea 2019 ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Keanu Reeves Gabung Don Lee di 'The Gangster, the Cop, the Devil' Versi Hollywood
ShowBiz
'Tantara', K-Drama Terbaru Song Hye-kyo dan Gong Yoo Tayang di Netflix 11 Desember 2026
'Tantara' dibintangi Song Hye-kyo dan Gong Yoo, kisahkan perjuangan meraih kesuksesan di industri musik Korea Selatan. Tayang di Netflix pada 11 Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
'Tantara', K-Drama Terbaru Song Hye-kyo dan Gong Yoo Tayang di Netflix 11 Desember 2026
ShowBiz
Netflix akan Hadirkan Kembali 'Police Squad!', Serial Komedi Absurd Leslie Nielsen dari 1982
Serial komedi klasik 'Police Squad!' yang dibintangi Leslie Nielsen akan hadir di Netflix pada 1 November 2026. Simak kisah Frank Drebin dan humor absurdnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Netflix akan Hadirkan Kembali 'Police Squad!', Serial Komedi Absurd Leslie Nielsen dari 1982
ShowBiz
Berawal dari Kisah Cinta Remaja, 'In Waves' Menghadirkan Perjalanan Emosional tentang Kehilangan
Film animasi 'In Waves' diadaptasi dari memoar grafis AJ Dungo, film ini mengisahkan cinta AJ dan Kristen serta perjalanan menghadapi kehilangan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Berawal dari Kisah Cinta Remaja, 'In Waves' Menghadirkan Perjalanan Emosional tentang Kehilangan
ShowBiz
Catat Tanggalnya, Serial Baru Song Hye-kyo dan Gong Yoo, ‘Tantara’, Tayang 11 Desember di Netflix
'Tantara' berlatar pada era 1960-an hingga 1980-an.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
 Catat Tanggalnya, Serial Baru Song Hye-kyo dan Gong Yoo, ‘Tantara’, Tayang 11 Desember di Netflix
Dunia
Netflix Catatkan Kenaikan Laba Hampir 44 Persen pada Kuartal III 2026
Netflix menyatakan pertumbuhan pendapatannya terutama didorong kenaikan pendapatan langganan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Netflix Catatkan Kenaikan Laba Hampir 44 Persen pada Kuartal III 2026
Bagikan