Facebook Tawari Label Rekaman Ratusan Juta untuk Perjanjian Lisensi Baru

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 10 September 2017
Facebook Tawari Label Rekaman Ratusan Juta untuk Perjanjian Lisensi Baru

Ilustrasi. (Foto:pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FACEBOOK tampaknya akan merambah industri musik. Bloomberg melaporkan, situs jejaring sosial ini menawari label rekaman dan penerbit musik perjanjian senilai ratusan juta dolar. Tujuannya, agar pengguna Facebook dapat menggunggah musik berhak cipta ke dalam video yang mereka unggah ke situs itu secara legal.

Bukanlah rahasia bahwa Facebook amat mendukung konten video. Bahkan, video sudah menjadi kekuatan utama situs jejaring sosial tersebut. Facebook menyebut mendapat keuntungan dari pengiklan, karena konten video yang mereka menarik banyak peminat. Facebook telah menjadi saluran iklan terbesar di dunia, dengan menghasilkan lebih dari US$26 miliar pada 2016. Setiap kuartal, pendapatan itu meningkat secara stabil.

Pada saat yang sama, perjanjian seperti ini bukan tanpa preseden. Pada 2016, Youtube membayar senilaii US$1 miliar untuk label musik dan penerbit lagu. Angka itu masih kalah signifikan ketimbang negosiasi yang sama dengan Spotify dan Apple Music. Dengan pembayaran Youtube yang relatif kecil, kesepakatan serupa amat mungkin tidak akan menarik minat musisi.

"Pemegang hak memerlukan kesepakatan. Mengingat kerangka hukum untuk hak cipta daring saat ini, dengan pengguna tidak peduli menggunggah video dengan materi yang melanggar ataupun tidak. Tanggung jawab ada pada pemegang hak. Kesepakatan memastikan mereka mendapatkan sesuatu daripada membuang sumber daya untuk melacak semua video ilegal," tulis Bloomberg.

Facebook Watch, layanan baru platform itu untuk konten video asli dan program TV, diluncurkan di AS Selasa (5/9) lalu.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan