FIA Longgarkan Persyaratan Vaksin COVID-19
Menonton langsung F1 jadi kian mudah. (Foto: F1)
SETELAH pandemi COVID-19 pada Maret 2020, FIA sebagai regulator olahraga balap jet darat Formula 1 menerapkan serangkaian aturan protokol kesehatan, baik untuk mereka yang berpartisipasi dalam jalannya pekan balap maupun penonton.
Langkah itu dilakukan untuk menghindari risiko penyebaran virus COVID-19 sekaligus menjaga keselamatan seluruh orang yang berada di paddock F1. Misalnya, saat dunia menemukan vaksin COVID-19, seluruh orang yang ingin datang langsung ke sirkuit saat pekan balap wajib sudah divaksinasi.
Berkat aturan itu, penyelenggara bisa mengizinkan media, penonton, dan personel dari luar untuk kembali dan mendatangi lintasan kembali secara langsung. Setelah aturan mengenai vaksinasi teratur diterapkan, pada 2022, FIA mengakhiri aturan tes wajib COVID-19 dan penggunaan masker selama berada di area sirkuit.
Baca juga:
Formula 1 Uji Coba Sprint Qualifying
Namun, kini dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan Motorsport, setelah pertemuan terakhir FIA World Motor Sport Council (WMSC) di Bologna, Italia, ditegaskan bahwa pada 2023 nanti, peraturan yang berlaku pada 2020 akan dilonggarkan, salah satunya ialah mengenai vaksinasi.
Selama musim balap F1 2022, seluruh orang yang bekerja di area paddock termasuk para pembalap dan mekanik, harus menunjukkan bukti vaksinasi (dua dosis yang diakui WHO), atau surat pembebasan medis oleh dokter sebagai tanda bahwa kondisi tubuh mereka tidak layak untuk divaksinasi.
Hal itu bisa terjadi setelah beberapa negara melonggarkan aturan atau protokol COVID-19 mereka selama 2022. Bahkan, cukup banyak negara yang tidak lagi mewajibkan pendatang untuk menunjukkan bukti vaksinasi mereka ketika hendak memasuki negara tersebut.
Baca juga:
Dokumenter Formula 1 'Drive to Survive' Season 4 Telah Rilis di Netflix
WMSC juga menyatakan bahwa FIA tidak akan lagi menggelar fasilitas tes Covid-19 di tempat atau sirkuit selama pekan balap berlangsung. Sebelumnya, setiap sirkuit yang menggelar pekan balap selalu menyediakan fasilitas tersebut sejak Juli 2020 silam.
Memang, pada musim 2022 ini, FIA sudah menghapus adanya fasilitas tersebut sebagai syarat, namun tetap mendorongnya agar sirkuit tetap menyediakan fasilitas tersebut terus terbuka bagi seluruh orang yang ingin hadir secara langsung ke lintasan.
Kendati seluruh pelonggaran, FIA tetap menganjurkan bagi mereka yang memiliki gejala Covid-19 agar tetap melakukan tes Covid-19 untuk memastikan mereka aman dalam mengunjungi pekan balap secara langsung. Tujuannya agar mereka yang bekerja di paddock tetap dapat berkegiatan secara optimal. (waf)
Baca juga:
LEGO McLaren Formula 1 Bikin Koleksimu Makin Epik
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Daftar Pembalap F1 2026: Cadillac Debut, Verstappen-Hadjar Jadi Tandem di Red Bull
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia