Musik

Evolusi Musik BLOODMOON Terangkum di Debut EP ‘Giving Up Air’

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 22 Agustus 2022
Evolusi Musik BLOODMOON Terangkum di Debut EP ‘Giving Up Air’

EP Giving Up Air dirilis bersamaan dengan video musik As Times Goes By. (Foto: Siaran Pers BLOODMOON)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PRODUSER musik kelahiran Indonesia BLOODMOON alias Dougy Mandagi dari band The Temper Trap, baru saja merilis EP perdananya berjudul Giving Up Air. Berisikan enam lagu, Giving Up Air adalah karya reflektif dari perjalanan musik Dougy, bertransformasi dari bocah Indonesia yang tumbuh besar di Amerika, menjadi seorang remaja dengan aksen Amerika yang kental di sebuah sekolah menengah di Bali.

“Saya bangga akhirnya merilis dan membagikan karya yang telah menjadi bagian penting dari kehidupan saya dalam dua tahun ke belakang. Rasanya membebaskan ketika tahu bahwa lagu-lagu ini tidak lagi hanya milik saya, namun milik semua orang yang merasa terhubung dengannya. Saat itulah keajaiban yang sebenarnya terjadi,” kata Dougy lewat keterangan yang diterima MerahPutih, Jumat (19/8).

Baca juga:

BLOODMOON Hadirkan Single 'Deeper' Jelang EP Perdananya

View this post on Instagram

A post shared by BLOODMOON (@_bloodmoonmusic)

Dalam pembuatan EP Giving Up Air, BLOODMOON terinspirasi dari musik elektronik dan kembali ke masa lalunya sebagai caranya untuk memahami arah musik baru dan berani yang dijalaninya sekarang. Untuk pertama kalinya ia merasa nyaman mengungkapkan kisah hidupnya yang luar biasa.

Bagi Dougy EP ini menandai momen full circle dalam evolusi musiknya. Dimulai dengan menjadi seorang bocah Indonesia yang terobsesi dengan musik dan kini sebagai orang dewasa yang mencari tanpa henti dan akhirnya menetap di tempat yang tepat. Setelah bertahun-tahun 'bepergian', kini Dougy berada di rumahnya.

EP ini juga dirilis bersama dengan video musik dari single As Times Goes, lagu yang menceritkan sebuah reuni sekaligus perpisahan dengan masa lalu. As Time Goes By adalah komposisi synth-heavy euforik yang mencerminkan bagaimana BLOODMOON menemukan dirinya yang baru dan otentik.

Baca juga:

for Revenge Cerita tentang Kebesaran Hati lewat Single ‘Untuk Siapa?’

Disutradarai oleh Deby Sucha, video klip untuk lagu ini menggambarkan realisme kasar dari subkultur trek-trekan motor di Jakarta. Diproses secara visual dengan treatment VFX datamoshing eksperimental untuk menciptakan estetika surealis yang menakjubkan secara visual. Ini berbicara tentang gagasan penemuan dan eksperimentasi, dua konsep yang sangat penting bagi perjalanan BLOODMOON.

Dougy menjadi satu-satunya penyanyi Asia di kancah indie rock awal 2000-an di Melbourne. Setelah The Temper Trap mengukuhkan diri sebagai salah satu musisi internasional terbesar Australia, Dougy memutuskan untuk hiatus di 2016 dan mencari sesuatu yang baru dan dekat dengan dirinya. Setelah sejumlah pengalaman yang mengubah hidupnya kini, Dougy memantapkan diri untuk menjalankan passion di ranah musik elektronik. (kna)

Baca juga:

‘Nicole’ Jadi Album Nostalgia NIKI di Masa Remaja

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
ShowBiz
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
Girl group A2O Lite langsung mencuri perhatian publik Korea Selatan.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Fakta Unik A2O Lite, Girl Group Baru Garapan Mantan Bos SM Entertainment
ShowBiz
TroyBoi dan Fabian Mazur Rilis 'Shoulder Lean', Hadirkan Trap dengan Bass Menghentak
TroyBoi dan Fabian Mazur merilis 'Shoulder Lean' melalui Ultra Records, menghadirkan musik trap bernuansa gelap dengan sub-bass dalam dan drop menghentak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
TroyBoi dan Fabian Mazur Rilis 'Shoulder Lean', Hadirkan Trap dengan Bass Menghentak
Indonesia
Setelah Delapan Tahun, Jangar Kembali dengan Album Penuh Raja Pasir
Pada akhirnya, Raja Pasir merekam Jangar dalam fase kehidupan yang berbeda dibandingkan ketika mereka merilis album penuh sebelumnya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Setelah Delapan Tahun, Jangar Kembali dengan Album Penuh Raja Pasir
ShowBiz
A2O Lite Sukses Besar di Tangga Lagu Streaming Korea, Girl Group Besutan Lee Soo-man Langsung Curi Perhatian
Single digital debut grup tersebut, Neon, telah memuncaki tangga lagu Top 100 Melon pada Rabu (14/10) pukul 23.00, atau 29 jam setelah dirilis.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
A2O Lite Sukses Besar di Tangga Lagu Streaming Korea, Girl Group Besutan Lee Soo-man Langsung Curi Perhatian
Bagikan