Merahputih.com - Derby Merseyside antara Everton vs Liverpool pada Minggu (19/4) malam WIB diprediksi menjadi sorotan utama Liga Inggris karena untuk pertama kalinya digelar di Hill Dickinson Stadium.
Pertandingan panas ini menjadi ajang pembuktian konsistensi bagi Everton yang sedang naik daun, sekaligus ujian berat bagi Liverpool yang tengah berjuang mengembalikan performa terbaik mereka di bawah asuhan Arne Slot.
Ujian Berat Arne Slot Pasca Gugur di Liga Champions
Di sisi lain, Liverpool datang dengan membawa luka setelah tersingkir dari babak perempat final Liga Champions oleh Paris Saint-Germain.
Baca juga:
Liverpool Saling Sikut dengan Manchester City Demi Bintang Palmeiras
Meski baru saja menang 2-0 atas Fulham di liga, rekor tandang The Reds melawan tim papan atas cukup mengkhawatirkan. Liverpool hanya mencatat tiga kemenangan dari 22 laga tandang terakhir melawan tim di posisi sepuluh besar.
Manajer Arne Slot kini fokus penuh untuk mengamankan posisi lima besar guna menjamin tempat di kompetisi kontinental musim depan. Laga ini diprediksi berjalan sengit karena kedua tim hanya terpaut lima poin di papan klasemen, menjadikan atmosfer Hill Dickinson Stadium semakin membara dalam debut derby-nya.
Dominasi Liverpool dan Ambisi Balas Dendam Everton
Catatan sejarah menunjukkan dominasi signifikan tim tamu dalam dua dekade terakhir. Everton tercatat hanya memenangkan lima dari 52 pertemuan liga terakhir melawan rival sekotanya tersebut sejak awal tahun 2000.
Statistik menunjukkan rasio kemenangan The Toffees merosot tajam ke angka 9,6 persen dibandingkan periode 1992-1999 yang mencapai 40 persen.

Meskipun demikian, optimisme menyelimuti kubu tuan rumah setelah kemenangan bersejarah 2-0 di Goodison Park pada April 2024 lalu. Manajer Everton, David Moyes, melontarkan kritik pedas terkait persepsi keuntungan wasit yang sering diterima tim lawan.
"Jika Anda bertanya kepada manajer Liga Premier mana pun sepanjang sejarah, mereka akan memberi tahu Anda bahwa jika ada satu klub yang selalu mendapat keputusan menguntungkan, itu adalah Liverpool," ujar David Moyes.
Kondisi Skuad dan Momentum Tim 2025-2026
Liverpool datang dengan modal kemenangan 2-1 pada pertemuan pertama di Anfield musim ini lewat gol Ryan Gravenberch dan Ekitike.
Baca juga:
Hugo Ekitike Cedera Achilles, Striker Liverpool Terancam Absen Piala Dunia 2026
Namun, skuad asuhan Arne Slot sedang menghadapi badai cedera serius setelah kehilangan Hugo Ekitike yang harus absen hingga akhir musim.
Situasi ini menjadi peluang emas bagi Everton yang tampil konsisten dengan tiga kemenangan dari lima laga terakhir.
Suporter tuan rumah juga menyiapkan teror mental melalui tifo provokatif yang mengubah ikon budaya Liverpool menjadi biru.
Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian apakah Everton mampu mematahkan rekor buruk mereka atau justru Liverpool yang akan memperpanjang dominasi di stadion baru sang rival.
Prediksi Pemenang
Superkomputer Opta menempatkan Everton sedikit di depan dengan probabilitas kemenangan mencapai 37,3%. Angka ini menunjukkan kepercayaan diri tinggi bagi skuat asuhan David Moyes saat menjamu rival sekota.
Sementara itu, Liverpool mengantongi peluang sebesar 36,3% untuk mencuri tiga poin penuh dari markas lawan. Selisih satu persen ini menggambarkan betapa ketatnya kekuatan kedua tim saat ini di papan klasemen Premier League.
Selain kemenangan bagi salah satu pihak, kemungkinan laga berakhir tanpa pemenang atau seri berada di angka 26,4%. Kondisi ini mencerminkan tensi tinggi yang selalu menyelimuti pertemuan dua klub raksasa asal pelabuhan tersebut.
Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim dalam upaya mengamankan posisi di zona kompetisi Eropa. Liverpool berusaha bangkit setelah tersingkir dari Liga Champions, sementara Everton ingin mencatatkan sejarah manis di stadion baru mereka dengan menaklukkan sang tetangga merah.