MerahPutih Teknologi - Meskipun standar untuk 5G belum ditetapkan, namun jaringan komersialnya diharapkan beroperasi pada tahun 2020. Ericsson telah menunjukkan fungsionalitas inti dari 5G, yang akan sangat penting untuk memungkinkan adopsi teknologi baru untuk komunikasi antara perangkat. (Baca: Nokia dan NTT DoCoMo Persiapkan Jaringan 5G)
Seperti dikatakan technotification, Ericsson telah mencapai hasil yang mengesankan, dengan membukukan kecepatan hingga5 Gb / s uji pada radio teknologi 5G besutan mereka. Pada Mobile World Congress di Barcelona bulan ini mereka juga telah memamerkan dua teknologi 5G, yaitu 5G dual-LTE Connectivity dan Multipoint Connections in 5G Network. (Baca: Aliansi Menjadi Puncak Dari Inovasi Wireless Charger)
Pada pengujian radio 5G tebarunya, Ericsson berfokus pada interaksi antar perangkat mobile dan jaringan akses radio, baik di dalam ruangan dan di ruang terbuka. (Baca: Coba Aplikasi Sebelum Diunduh Dengan AdPlay)
5G dual-LTE connectivity merupakan perangkat 5G yang dapat bervariasi di tiap daerah yang menggunakan akses jaringan radio LTE dan 5G. Perangkat tersebut dapat membangun hubungan paralel dan lancar, sehingga dapat menggunakan koneksi dua jenis jaringan tersebut. Dukungan untuk konektivitas ganda 5G-LTE akan memungkinkan jaringan 5G menawarkan dukungan beberapa standar band frekuensi di perusahaan dan di jaringan radio.
Multipoint connections in 5G network dapat menghubungkan dua BTS jaringan 5G secara bersamaan, yang akan meningkatkan kecepatan transmisi dan throughput jaringan melalui beberapa aliran data, serta meningkatkan kekuatan sinyal lemah atau variasinya. Jaringan multipoint 5G akan sangat penting untuk mendukung jaringan multi-layer yang mengandung cakupan secara makro.