Erick Thohir Ditantang Bongkar Dugaan Korupsi Asuransi Jiwasraya
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah). ANTARA/Aji Cakti
MerahPutih.com - Kementerian BUMN kembali disorot publik mengenai kinerjanya. Kali ini giliran PT Asuransi Jiwasraya yang dirudung masalah.
Ditengarai Jiwasraya terlilit kasus gagal bayar yang mengakibatkan kerugian negara ditaksir mencapai Rp13,7 triliun. Masalah ini memaksa kementerian BUMN putar otak mengatasi masalah yang telah bertahun-tahun membayangi Jiwasraya.
Baca Juga
Direktur Suropati Syndicate M Shujahri menilai bahwa skema yang diambil Erick Thohir terkait persoalan Jiwasraya sudah tepat. Shujahri berseberangan dengan komentar beberapa pihak yang menilai kementrian BUMN tidak serius mengatasi masalah PT Asuransi Jiwasraya
“Jiwasraya itu sedang didorong masalah hukumnya ke Kejaksaan Agung ada indikasi kerugian hingga Rp13 triliun, perlu dicatat itu karena inisiatif kementrian BUMN sendiri membawa masalah ini ke ranah hukum jadi bisa dibilang tidak ada yang akan dilindungi dalam proses hukum ini, yang salah tetap salah, jadi tinggal tunggu pihak kejaksaan menindaklanjuti oknum yang merugikan negara selama ini,” kata Shujahri, Minggu (22/12).
Selain masalah hukum, kata dia, Kementrian BUMN juga dinilai cepat tanggap dengan rekomendasi DPR terkait persoalan gagal bayar dan performa manajemen yang buruk di jiwasraya. Di saat bersamaan, Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan akan melakukan restrukturisasi di Jiwasraya.
“Pak Erick Thohir juga sudah berstatement bahwa semua gagal bayar akan dipertanggungjawabkan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Tidak hanya itu pemerintah bahkan secara khusus menyiapkan dukungan dari BUMN-BUMN lain untuk membantu Jiwasraya agar bisa kembali sehat,” jelasnya
Dalam mengatasi kasus ini, Shujahri menekankan bahwa masalah Jiwasraya lebih kompleks karena ada sistem yang perlu diubah secara hati-hati.
“Publik hanya perlu sabar sambil tetap mengamati kinerja pemerintah dalam menyelesaikan Jiwasraya," kata dia.
Shujahri menilai, permasalahan jiwasraya ini sudah coba diatasi dengan berbagai macam solusi namun selama bertahun-tahun masih belum selesai.
Baca Juga
DPR Dukung Langkah Bersih-Bersih Erick Thohir di Perusahaan BUMN
"Artinya ini bukan perkara mudah dan butuh solusi yang tepat sehingga wajar jika skema penyelamatan yang akan diambil harus detil dan hati-hati agar tidak berulang lagi," kata dia.
"Saya lihat sejauh ini pihak kementrian BUMN sangat terbuka mengabarkan kondisi terbaru mengenai Jiwasraya sehingga publik bisa memantau,” jelasnya. (Knu)
Bagikan
Berita Terkait
Menpora Ultimatum 3 Federasi Bereskan Masalah Dualisme Kepengurusan
Timnas Indonesia Akan Jajal Bulgaria, Kepulauan Salomon, atau St. Kitts Nevis, Erick Thohir: Ujian Bersaing di Level Dunia
John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Bidik Piala Dunia 2030
Kirim 290 Atlet, Menpora Targetkan RI Bawa Pulang 83 Emas ASEAN Para Games
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Erick Thohir Ungkap Skema Bonus Atlet SEA Games 2025 Masih Dibahas Kemenkeu
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Tim Indonesia ‘Tempel’ Thailand di Peringkat Atas SEA Games 2025, Erick Thohir : Tetap Fokus, jangan Hilang Konsentrasi
Menpora Minta Jangan Kaget Kalau Beda Bonus Medali Emas dan Perak SEA Games Jauh