Enggak cuma Sekali, Aktor ini Bahkan Bermain di 2 Film Superhero

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 06 Juli 2019
Enggak cuma Sekali, Aktor ini Bahkan Bermain di 2 Film Superhero

Beberapa aktor memerankan lebih dari satu superhero. (foto: screenrant)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMERANKAN satu superhero saja sudah keren. Namun, aktor berikut memerankan superhero lebih dari sekali. Super banget deh.

Berikut aktor yang memerankan superhero lebih dari sekali, seperti dilansir dari Business Insider.

1. Ben Affleck

ben affleck
Membenci perannya sebagai Daredevil. (foto: screenrant)


Berpindah peran dari Matt Murdock menjadi Bruce Wayne sepertinya membuat Ben Affleck kembali ke zona nyaman dunia superhero. Film Daredevil yang dirilis pada 2003 ternyata amat dibenci Affleck.

Dilansir dari MovieWeb, Affleck lebih berharap pindah dari dunia Marvel dan menjadi Batman di dunia DC. "Itulah (Batman v Superman: Dawn of Justice) film yang aku ingin perankan. Aku ingin menjadi satu dengan film ini. Aku benci sekali dengan Daredevil. Aku ingin menjadi peran yang aku bisa lakukan, bukan karena hanya superheronya," ujarnya.

Walaupun ia berkata demikian, banyak fan yang menyebut Affleck masih ada potensi bagus untuk menjadi Daredevil di MCU.

2. Josh Brolin

josh brolin
Josh Brolin terobsesi jadi penjahat. (foto: screenrant)

Perannya menjadi pemimpin Black Order dan menjadi musuh terbesar Deadpool membuatnya menyukai hidup di dunia MCU. Walaupun Brolin lebih menginginkan menjadi Thanos daripada menjadi Cable, ia sepertinya benar-benar ingin kejar tayang untuk berperan sebagai antagonis di dunia Marvel.

Dikutip dari CinemaBlend, Brolin ingin membawakan peran antagonis yang akan menghajar Avengers ataupun X-Force. "Lihat, aku suka sekali bermain menjadi Cable. Ekspektasiku sungguh rendah untuk memilih Cable ataupun Thanos. Aku suka melihat diriku di layar lebar, aku suka melihat diriku berkedip, senyum, aku melihat mataku, dan aksiku. Aku merasa hidup di dunia Marvel ini," ujarnya membanggakan diri tersorot di layar lebar dunia superhero.

3. Chris Evans

chris evans
Habis kontrak jadi alasan Chris Evans. (foto: screenrant)

Mengubah diri dari Human Torch menjadi Captain America memang membuat Chris Evans eksis di layar kaca. Heroic Hollywood menyebut kontrak yang sudah berakhir ialah alasan Evans keluar dari film Fantastic Four.

Jadi saat Avi Arad melemparkan properti pada Fantastic Four, termasuk juga aktor-aktornya, ke film Marvel lainnya, Evans kembali ke dunia Marvel menjadi Steve Rogers.

4. Tom Hardy

tom hardy
Dari penghancur Batman ke Venom.(foto: screenrant)


Untuk mengubah dirinya dari penghancur Batman menjadi seseorang yang dirasuki oleh symbiote berbahaya membuat Tom Hardy memang berambisi untuk menyatu dengan karakteristiknya yang memang terlihat jahat dilayar lebar, ataupun bisa terlihat baik dan terkesan innocent.

Dilansir IGN, kepindahan Hardy untuk menjadi Venom ternyata memiliki alasan tertentu lho! Ia ternyata didorong anaknya yang menginginkan dia menjadi Venom. "Anakku ialah fans berat Venom. Dia panutanku untuk menjadi Venom di layar lebar," ujar Hardy saat Comic Con di San Diego pada 2018 lalu.

5. Ryan Reynolds

ryan reynolds
Membenci Green Lantern. (foto: screenrant)


Jika kamu menonton dua film Deadpool, sepertinya kamu mengerti alasan dia berpindah dari Hal Jordan dengan cincin hijaunya menjadi seorang mutan yang bernama Wade Wilson. Alasannya untuk berpindah sudah jelas. Ia membenci film Green Lantern.

Jika dilihat dari review filmnya, sepertinya alasannya akan semakin meningkat selain alasan lainnya yang salah satunya ialah karena Hal Jordan tidak berbusana sesaat ia berubah menjadi Green Lantern.(dnz)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan