SIAPA yang tidak suka cokelat? Makanan satu ini memang menjadi favorit banyak orang. Rasanya manis, sedikit pahit dengan aroma yang lezat. Siapa sangka, cokelat ternyata punya sejumlah manfaat untuk kesehatan.
Manfaat kesehatan pada cokelat ada pada kandungan ialah kokoa. Zat flavanol dalam kokoa memiliki efek antioksidan yang mampu mengurangi kerusakan sel yang memengaruhi risiko kesehatan, seperti sakit jantung. Kandungan flavanol dalam cokelat susu lebih sedikit jika dibandingkan dengan cokelat hitam (dark chocolate).
Beberapa manfaat cokelat untuk kesehatan, yakni:
- Menurunkan tekanan darah. Konsumsi cokelat dapat menekan tekanan darah sistolik hingga dua poin.
- Meningkatkan HDL (high-density lipoprotein) yang juga dikenal sebagai kolesterol baik. Cokelat juga sekaligus dapat menurunkan LDL(low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat.
- Mencegah diabetes dengan memperbaiki resistansi insulin. Untuk penderita diabetes tipe 2, manfaat lain yang didapatkan ialah meminimalisasi komplikasi akibat gula darah yang tinggi.
- Memperlancar aliran darah.
- Mengurangi sindrom kelelahan kronis yang dialami tiap hari.
- Zat biologis aktif dari cokelat seperti methylxanthine menunjukkan kemampuan untuk memicu gairah seksual.
Jika Anda ingin mengambil manfaat cokelat untuk kesehatan, pilihlah bubuk kokoa tanpa pemanis yang dapat disajikan pada susu rendah lemak, bubur gandum, atau makanan dan minuman lain yang Anda konsumsi.
Satu sendok makan bubuk kokoa tanpa pemanis mengandung 20 kalori, sekitar 0,5 gram lemak dan 1 gram serat. Kokoa jenis itu juga tidak mengandung lemak jenuh.
Namun, Anda juga perlu teliti sebelum membeli cokelat. Perhatikan label pada kemasan dari produk yang Anda pilih. Sebaiknya hindari produk dengan banyak bahan tambahan serta pemanis yang berlebihan.(*)
Baca juga Menyulap Cokelat Bubuk Menjadi Cokelat Batangan