SETIAP orang punya cara tersendiri untuk mendalami misi mereka. Emma Watson memilih melakukannya dengan membubuhkan tato.
Saat aktirs 27 tahun itu menghadiri acara pesta pasca-Oscar Vanity Fair di Beverly Hills, Minggu (4/3) malam waktu AS, semua mata tertuju pada sebuah tato di lengannya. Tato itu bertuliskan, 'Time's Up'.
Tulisan di lengan Watson itu berwarna hitam dengan bentuk kursif. Meskipun menjadi menegaskan dukungan Watson untuk gerakan penghentian kekerasan seksual terhadap perempuan, tampaknya tato itu tak akan bertahan lama di lengan Watson. Pasalnya, tato itu bukanlah permanen.
Ini bukanlah kali pertama Watson mendukung gerakan Time's Up. Pada Februari lalu, bintang Harry Potter itu menyumbangkan 1 juta pound sterling atau sekitar Rp 19 miliar untuk Justice and Equality Fund. Lembaga itu merupakan badan yang memerangi pelecehan seksual, kekerasan, dan diskriminasi.
Selain itu, saat menghadiri Golden Globes 2018 lalu, Watson hadir dengan gaun hitam sebagai bentuk dukungannya.
Setelah merebaknya kasus pelecehan seksual oleh Harvey Weinsteins, acara-acara penghargaan Hollywood mulai membuka mata untuk isu kesetaraan gender dan penghentian kekerasan seksual terhadap perempuan.
Sejumlah nama aktris beken ikut ambil bagian dalam gerakan Time's Up dan #MeToo, semisal Oprah Winfrey, Alyssa Milano, hingga Lady Gaga. (dwi)