Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Enggak Ada lagi Rap Monster di BTS

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 14 November 2017
Enggak Ada lagi Rap Monster di BTS

Rap Monster kini berganti nama jadi RM. (foto: Allkpop)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BOYBAND Korea BTS membuat pengumuman pada Senin (13/11) di fancafe mereka. Pengumuman kali ini bukan tentang jadwal tampil mereka, melainkan tentang pergantian nama. Bukan, bukan nama band, melainkan nama frontman mereka.

Rap Monster, frontman BTS, mengumumkan nama panggungnya berganti menjadi RM.

Rapper yang lahir dengan nama Kim Namjoon itu telah merilis musik dan rekaman dengan nama RM di masa lalu. Ia juga pernah dikenal dengan nama RM atau RapMon dalam beberapa kesempatan. Baru kali ini Rap Monster meresmikan pergantian nama itu.

Pergantian nama itu dilakukan dengan mempertimbangkan panjangnya nama Rap Monster. Sebagai konsekuensinya, RM memastikan bahwa Rap Monster tidak lagi mewakili siapa dia dulunya dan karyanya sebelumnya.

"Aku amat menyadari bahwa ini amat berbeda dengan apa yang ingin aku sajikan dalam hal bermusik selama lima tahun ke belakang, dan musik yang ingin aku bagi di masa depan," ujar RM seperti dikutip dari Soompi.

Pergantian nama itu dilakukan kurang dari seminggu sebelum penampilan BTS di American Music Award, Minggu (19/11). Selain itu, BTS juga akan merilis lagu Mic Drop, hasil kolaborasi dengan Desiigner dan Steve Aoki, pada 24 November mendatang.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan