Emmy Awards 2025, ‘The Pitt’ Raih Penghargaan Drama Terbaik dan ‘The Studio’ Pecahkan Rekor Komedi

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 15 September 2025
Emmy Awards 2025, ‘The Pitt’ Raih Penghargaan Drama Terbaik dan ‘The Studio’ Pecahkan Rekor Komedi

'The Studio' menang besar di Emmy Awards 2025.(foto: Instagram @lionsgatetv)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ‘THE Studio’ menutup ajang Emmy dengan pesta setelah meraih penghargaan Serial Komedi Terbaik sekaligus memecahkan rekor kemenangan terbanyak untuk kategori komedi dalam satu musim dengan 13 trofi. Di ajang yang sama, Adolescence dan The Pitt merebut penghargaan utama lainnya malam itu.

“Aku benar-benar malu dengan betapa bahagianya ini membuatku,” kata Seth Rogen, salah seorang pencipta serial The Studio saat ia menerima piala Emmy didampingi para pemain dan kru dari serial komedi Apple TV+ tentang dunia perfilman itu.

Keempat Emmy yang dibagikan dalam ajang Emmy yang digelar di Peacock Theater, Los Angeles, Minggu (14/9) malam jatuh ke tangan Rogen. Selain penghargaan serial komedi, ia juga meraih penghargaan Penyutradaraan Terbaik bersama Evan Goldberg (rekan lama sekaligus pencipta bersama The Studio), dan Penulisan Terbaik bersama Goldberg dan tim.

Musim perdana The Studio membawa gebrakan besar dan Emmy langsung terpikat sejak awal. Mungkin karena Hollywood memang menyukai cerita tentang dirinya sendiri, tentunya dengan bintang tamu kelas A, atau karena industri televisi gemar kisah yang menyindir keangkuhan orang film.

The Pitt memenangi Drama Terbaik, sedangkan bintang utamanya, Noah Wyle, meraih Aktor Drama Terbaik. Ini menjadi piala Emmy pertamanya setelah lima kali nominasi tanpa kemenangan di era 1990-an untuk ER.

Katherine LaNasa juga membawa pulang Aktris Pendukung Drama Terbaik untuk serial medis HBO Max tersebut. Bak dongeng Cinderella, LaNasa menyingkirkan lawan tangguh seperti Severance dan The White Lotus.

Sementara itu, serial Netflix Adolescence meraih enam kemenangan, termasuk Aktor Terbaik untuk Stephen Graham dan Aktor Pendukung Terbaik untuk Owen Cooper. Ia bahkan mencatatkan rekor sebagai pemenang Emmy termuda dalam lebih dari 40 tahun.

Baca juga:

Emmy Awards 2025, Nominasi dan Pemenang Lengkap



“Tiga tahun lalu aku bukan siapa-siapa. Ini benar-benar terasa tak nyata. Jujur saja, saat mulai ikut kelas drama beberapa tahun lalu, aku bahkan tak menyangka bisa sampai ke Amerika, apalagi berdiri di sini. Malam ini membuktikan bahwa jika kamu mau mendengar, fokus, dan berani keluar dari zona nyaman, kamu bisa meraih apa pun dalam hidup,” kata Cooper dalam pidato kemenangannya, dikutip The Korea Times.

Aktris Pendukung Terbaik jatuh kepada Erin Doherty, yang memerankan terapis lawan main Cooper dalam sebuah episode menegangkan Adolescence. Graham juga menang untuk kategori Penulisan Terbaik.

Cristin Milioti meraih Aktris Terbaik Serial Terbatas lewat The Penguin. Itu menjadi kemenangan pertama malam itu untuk serial HBO dari semesta Batman. Sebelumnya, serial itu memboyong delapan penghargaan di Creative Arts Emmy.

Britt Lower dan Tramell Tillman masing-masing meraih Emmy pertama mereka untuk Severance, sebuah satire tempat kerja ala Orwell dari Apple TV+. Lower memenangi Aktris Drama Terbaik, sedangkan Tillman meraih Aktor Pendukung Drama Terbaik.

“Pelatih akting pertamaku sangat keras, kawan. Tapi semua ibu hebat memang begitu. Ibu ada untukku saat tak ada seorang pun, ketika tak ada orang lain yang mau datang,” kata Tillman memberi penghormatan kepada sang ibu yang hadir di tengah penonton.

Kemenangan Tillman sudah diprediksi, tetapi kemenangan Lower mengejutkan banyak pihak karena Kathy Bates dipandang sebagai favorit kuat lewat Matlock.

Jean Smart memenangi Aktris Komedi Terbaik untuk Hacks. Ini piala Emmy keempat untuknya. Di usia 73, ia memperpanjang rekornya sebagai perempuan tertua yang pernah meraih kategori itu. Selain Smart, semua pemenang akting tahun ini ialah peraih pertama kali. Rekan main Smart sekaligus partner adegan tetapnya, Hannah Einbinder, akhirnya meraih Aktris Pendukung Komedi Terbaik setelah empat kali nominasi tanpa kemenangan.

Ia bercanda bahwa ia sudah telanjur nyaman dengan gaya ‘lebih keren kalau kalah’. “Tapi ini keren juga!” teriaknya, lalu menutup pidato dengan mengutuk lembaga imigrasi AS (ICE) dan berteriak, “Bebaskan Palestina!”

LaNasa kembali meraih sorotan dengan kemenangan Aktris Pendukung Drama Terbaik untuk The Pitt, kejutan besar di kategori yang sebelumnya diprediksi bakal dimenangi salah satu dari tiga nominasi The White Lotus. “Aku sangat bangga dan terhormat,” kata LaNasa dengan wajah terharu.

Dalam kejutan terbesar di malam itu, Jeff Hiller meraih Aktor Pendukung Komedi Terbaik untuk Somebody Somewhere, mengalahkan Ike Barinholtz dari The Studio dan lainnya.

Dalam acara yang disiarkan CBS dari Peacock Theater itu, Stephen Colbert menjadi orang pertama yang naik panggung untuk membacakan penghargaan. Acaranya baru-baru ini dibatalkan secara kontroversial oleh jaringan tersebut. Penampilannya pun disambut standing ovation panjang.

“Selagi aku punya perhatian kalian, ada yang butuh pekerja?” selorohnya.
Tak lama, Colbert dan acaranya kemudian meraih Talk Series Terbaik untuk pertama kalinya.

Dalam urutan acara yang tidak biasa, host Nate Bargatze baru menyampaikan monolog pembuka setelah penghargaan pertama diumumkan. Acara dibuka dengan sketsa bersama bintang Saturday Night Live Mikey Day, Bowen Yang, dan James Austin Johnson. Mereka bergabung dengan Bargatze yang berperan sebagai Philo T Farnsworth, penemu televisi, yang melontarkan opini soal masa depan TV.(dwi)

Baca juga:

Nominasi Emmy Awards 2025 Diumumkan, ‘Severance’ Mendominasi

#Emmy Awards #Film #Selebritas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Sinopsis film Pengkhianatan G30S/PKI menceritakan tentang penculikan jenderal hingga peristiwa Lubang Buaya.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Indonesia
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
Film G30S PKI memiliki durasi yang sangat panjang, yaitu 4 jam 31 menit. Namun, ada alasan di balik panjangnya durasi tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
ShowBiz
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
Lindsay Lohan kembali ke genre komedi romantis lewat film Netflix “Return to You” dan reuni dengan sutradara Mark Waters.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
ShowBiz
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot "Blade"
Ali mengatakan ia sendiri tidak ahu alasan pasti di balik status reboot 'Blade' yang tak kunjung terwujud.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Mahershala Ali Sebut MCU Rugi tak Wujudkan Reboot
ShowBiz
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
Avengers: Endgame Encore mencetak keuntungan Rp 1,55 triliun. Rekor milik Avatar pun makin terancam.
Soffi Amira - Selasa, 29 September 2026
'Avengers: Endgame Encore' Raup Untung Rp 1,55 Triliun, Makin Dekati Rekor 'Avatar'
ShowBiz
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
Kamila Andini menyoroti collective power perempuan lewat film Empat Musim Pertiwi yang tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Kamila Andini Soroti Collective Power Perempuan lewat Film 'Empat Musim Pertiwi'
ShowBiz
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
LEGO ONE PIECE Animated Special tayang global di Netflix 29 September 2026. Simak 5 fakta, termasuk Usopp sebagai narator dan kembalinya pemeran live-action.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Usopp Jadi Pendongeng, Ada yang Berbeda dari 'LEGO ONE PIECE Animated Special'
ShowBiz
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
Film animasi DreamWorks Forgotten Island tayang 2 Oktober 2026. Simak 7 fakta tentang Jo, Raissa, Pulau Nakali, mitologi Filipina, dan para pengisi suara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bukan Sekadar Animasi, Film 'Forgotten Island' Punya Kisah Persahabatan yang Tak Biasa
Bagikan