MerahPutih.com - Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi) membuka alasan pemicu turunnya elektabilitas suaranya di Pulau Sumatera. Ada tiga hal yang diakui Jokowi menjadi penyebab turunnya elektabiltasi dirinya dan Cawapres Ma'ruf Amin di sana.
"Problemnya adalah harga komoditas itu turun. Harga sawit turun, harga karet turun, dan harga kelapa juga," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Tim Kampanye Daerah Provinsi Jambi, kemarin, dilansir dari Antara.
Namun, Jokowi menegaskan penurunan yang terjadi tidak terlalu signifikan. "Di Sumatera (elektabilitas) kami turun, termasuk di Jambi, di Riau, ya meskipun sedikit," imbuh Kepala Negara.
Menurut Jokowi, kondisi itu menyebabkan petani sawit, karet, dan kelapa menyalahkan pemerintah. Namun, dia berkilah pemerintah tak bisa mengintervensi harga komoditas itu di dunia.
Alasannya, kata Jokowi, harga komoditas itu adalah bagian dari mekanisme harga yang diatur oleh pasar global. "Pemerintah, kami tidak mungkin mempengaruhi harga global. Ya, karena itu adalah mekanisme pasar," ujar Jokowi.
Persiden mencontohkan Uni Eropa melaksanakan banned bagi komoditas sawit Indonesia karena mereka sedang mengembangkan minyak dari bunga matahari sebagai pengganti minyak sawit.
"Untuk melindungi bisnis mereka, maka sawit kita diblok. Jadi, ini urusan bisnis mereka," tandas mantan Wali Kota Solo itu. (*)