Elektabilitas Deddy Mizwar Ungguli Banyak Tokoh
Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar. (MP/Mauritz)
MerahPutih.com – Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menyebut elektabilitas Deddy Mizwar semakin naik menghadapi Pilgub Jawa Barat 2018. Deddy Mizwar unggul lebih dari 30% dari beberapa tokoh lain yang digadang-gadang bakal maju memperebutkan Jabar 1.
LKPI menggelar survei dengan tajuk "Jajak Pendapat Masyarakat Jabar Mengukuhkan Tokoh yang Diinginkan Sebagai Gubernur Jabar Pada Pilkada 2018".
“Bahkan kami sudah menggelar survei tersebut dua kali,” ujar Direktur Eksekutif LKPI Arifin Nur Cahyono kepada wartawan di Bandung, Selasa (26/9).
Survei pertama pada Mei lalu, dikatakan Arifin, Wakil Gubernur Jabar ini masih unggul atas tokoh potensial lainnya. Saat itu, elektabilitas Deddy Mizwar 34,5% unggul atas Rieke Diah Pitaloka (17,2%), Dede Yusuf (10,2%), Ridwan Kamil (7,9%), Dedi Mulyadi (7,1%), Mochamad Sohibul Iman (4,4%), Netty Prasetyani (3,7%).
“Adapun yang belum memberikan pilihan 6,2%,” tambahnya.
LKPI kemudian menggelar survei yang kedua pada September 2017 ini, diperoleh hasil yang tak jauh beda. Deddy Mizwar tetap unggul dengan tingkat elektabilitas lebih dari 30%.
Ada beberapa tokoh yang dianggap potensial untuk menjadi orang nomor satu di Jabar. Mereka adalah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi, Sekda Jabar Iwa Karniwa, Bupati Majalengka Sutrisna, Anggota DPR dari PDIP Puti Guntur Soekarno dan Rieke Diah Pitaloka, Ketua Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Demokrat Dede Yusuf serta Ketua Kadin Jawa Barat Agung Suryamal Sutrisno.
“Untuk survei September 2017 ini untuk tingkat popularitas Deddy Mizwar masih unggul, Deddy Mizwar 92,3%, Rieke Dyah Pitaloka 83,8%, Dede Yusuf 81,5%, Puti Guntur Soekarnoputra 59,2%, Dedi Mulyadi 57,3%, Ridwan Kamil 54,3%, Agung Suryamal 49,2%, Iwa Karniwa 49,1% dan Sutrisna 48,2 %,” paparnya.
Ditambahkan Arifin, LKPI kemudian memberikan pertanyaan terbuka dan langsung kepada para responden mengenai siapa yang akan dipilih menjadi Gubernur Jabar.
“Dari pertanyaan itu dihasilkan Deddy Mizwar 33,3%, Rieke Dyah Pitaloka 11,3%, Ridwan Kamil 10,6%, Dede Yusuf 10,4%, Puti Guntur Soekarno 6,4%, Dedi Mulyadi 6,2%, Iwa Karniwa 4,1%, Agung Suryamal 3,8% dan Sutrisna 1,2%. Tidak menjawab 12,7%,” tuturnya.
Masih soal tingkat elektabilitas, LKPI kemudian memberikan pertanyaan terbuka dan tertutup. Hasilnya ternyata cukup mencengangkan. Didapatkan hasil bahwa tingkat keterpilihan Deddy Mizwar meningkat dari 33,3% menjadi 37,3% persen, Rieke Dyah Pitaloka dari 11,3% menjadi 11,4%. Ridwan Kamil turun dari 10,6% menjadi 9,4%, Dede Yusuf dari 10,4% menjadi 9,8%, Dedi Mulyadi dari 6,2% juga turun menjadi 5,6%.
Puti Guntur Soekarno naik dari 6,4% menjadi 6,8%, Iwa Karniwa dari 4,1% menjadi 2,8%, Agung Suryamal juga turun dari 3,8% menjadi 3,7% dan Sutisna dari 1,2% menjadi 1,1%.
Dari kesimpulan survei bahwa tingkat keterpilihan Deddy Mizwar semakin melejit, sedangkan Ridwan Kamil cenderung menurun tingkat elektabilitasnya, dan Puti Guntur yang terbilang baru dan belum banyak sosialisasi tapi tren elektabilitas meningkat. Survei jelang Pilgub Jawa Barat LKPI ini digelar pada 6-16 September 2017 dengan melibatkan sebanyak 2178 responden berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2014.
“Mereka tersebar di 9 kota dan 18 kabupaten pada 626 kecamatan. Survei ini menggunakan metode multistage random sampling, dengan tingkat kepercayaan survei 95% dan margin of error sebesar -/+ 2.1%,” bebernya. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Kecewa Dengan Golkar, Tokoh Desa Bekasi Dorong Dedi Mulyadi Independen
Bagikan
Berita Terkait
Soal Pilkada 2024, Ridwan Kamil: Jawa Barat atau Jakarta Sama Saja
Ridwal Kamil Dinilai Realistis Tarung di Jabar Dibanding di Jakarta
Ridwan Kamil Pertimbangkan Opsi Maju di Pilgub DKI atau Jabar di 2024