Eleanor Whisper Bicara soal Luka dan Penerimaan Lewat Single 'Ini Hal Biasa'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Eleanor Whisper Bicara soal Luka dan Penerimaan Lewat Single 'Ini Hal Biasa'

Eleanor Whisper lepas single baru. (Foto: dok/eleanor whisper)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Eleanor Whisper merilis single terbaru berjudul Ini Hal Biasa pada 9 Oktober 2026. Lagu yang mengangkat tema penerimaan terhadap luka dan kesedihan ini menjadi pengantar menuju album ketiga mereka yang direncanakan meluncur pada 2027.

Single Ini Hal Biasa kini tersedia di berbagai platform streaming digital. Eleanor Whisper juga menghadirkan video lirik yang dapat disaksikan melalui kanal YouTube mereka.

Di balik perilisannya, lagu ini menyimpan perjalanan kreatif yang cukup panjang. Ditulis pada 2024, Ini Hal Biasa sempat menjadi bagian dari proses penggarapan album kedua Eleanor Whisper, Mati Bersemi. Namun, pengerjaannya belum selesai saat itu sehingga sejumlah bagian lagu masih dibiarkan terbuka.

Dua tahun kemudian, Eleanor Whisper kembali menggarap lagu tersebut. Proses penyempurnaan dan rekaman akhirnya membawa Ini Hal Biasa menuju perilisan pada 2026.

Baca juga:

Lahir dari Kebiasaan Video Call, Akbar Chalay dan Mingse Hadirkan Single 'Kok Masih Rindu?'

Berawal dari Kegelisahan Personal

Ferri Neldy Ananda, penulis lagu Ini Hal Biasa, mengungkapkan bahwa karya tersebut berangkat dari pengalaman dan kegelisahan personal. Perasaan hampa, kebingungan, serta rasa sakit yang bercampur dengan sedikit harapan akan cinta menjadi titik awal penulisan lagu ini.

Waktu itu hidup terasa cukup hampa. Ada bingung, ada sakit, tapi di saat yang sama masih ada sedikit rasa cinta. Rasanya seperti berada di satu titik di mana banyak hal terjadi, tapi saya sendiri tidak terlalu mengerti semuanya sedang membawa saya ke mana,

Personel Eleanor Whisper, Ferri Neldy Ananda.

Seiring berjalannya waktu, perspektif terhadap pengalaman tersebut perlahan berubah. Hal-hal yang sebelumnya terasa menyakitkan mulai dapat dipahami dari sudut pandang berbeda.

Perubahan itu bukan berarti luka sepenuhnya menghilang. Namun, jarak waktu memberi kesempatan untuk melihat kembali pengalaman masa lalu dan memahaminya dengan lebih jernih.

Memaknai Kesedihan sebagai Bagian dari Kehidupan

Pemahaman tersebut menjadi inti pesan yang ingin disampaikan Eleanor Whisper melalui Ini Hal Biasa. Band ini memandang kesedihan sebagai bagian yang wajar dalam kehidupan, sebagaimana kebahagiaan yang juga datang silih berganti.

Keduanya menjadi bagian dari perjalanan seseorang. Pengalaman hidup terbentuk melalui berbagai keputusan, perkataan, cara memandang keadaan, hingga pemikiran yang terus tersimpan dalam diri.

Alih-alih menawarkan cara untuk menghapus rasa sakit, Eleanor Whisper memilih pendekatan yang lebih terbuka: menghadapi dan mengakui luka sebagai bagian dari pengalaman hidup.

Sikap tersebut tergambar dalam penggalan lirik berikut:

“Lalu kubiarkan semua luka terbuka, Takkan kubiarkan semua luka terulang...”

Bagi Ferri, membiarkan luka tetap terbuka bukan berarti seseorang harus terus terjebak dalam kesedihan. Sebaliknya, sikap itu menjadi bagian dari proses menerima kenyataan bahwa pengalaman menyakitkan memang pernah terjadi.

Dengan mengakui pengalaman tersebut, seseorang memiliki kesempatan untuk mengambil pelajaran sekaligus mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Baca juga:

Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'

Tentang Penerimaan dan Hal-Hal yang Tak Selalu Berakhir Bahagia

Melalui Ini Hal Biasa, Eleanor Whisper mengajak pendengar melihat penerimaan sebagai bagian dari perjalanan hidup yang tidak selalu berjalan sesuai harapan.

Ada kalanya seseorang harus menghadapi kehilangan, mengakui keputusan yang keliru, menerima sesuatu yang tidak pernah berhasil didapatkan, atau memahami suatu keadaan setelah semuanya berlalu.

Dalam konteks tersebut, penerimaan bukan tentang menghapus masa lalu atau menganggap rasa sakit tidak berarti. Sebaliknya, pengalaman yang pernah terjadi dapat dipahami sebagai bagian dari perjalanan yang membentuk cara seseorang memandang kehidupan.

Pendekatan inilah yang memberi ruang bagi Ini Hal Biasa untuk berbicara tentang kesedihan tanpa harus menawarkan akhir yang selalu membahagiakan.

Menjadi Pengantar Album Ketiga Eleanor Whisper

Perilisan Ini Hal Biasa juga menandai langkah awal Eleanor Whisper menuju perjalanan musikal berikutnya. Single ini diperkenalkan sebagai pembuka untuk album ketiga mereka yang direncanakan meluncur pada 2027.

Setelah melewati proses kreatif yang dimulai sejak 2024, lagu ini akhirnya hadir sebagai karya tersendiri sekaligus pengantar menuju babak baru perjalanan Eleanor Whisper. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Eleanor Whisper Bicara soal Luka dan Penerimaan Lewat Single 'Ini Hal Biasa'
Eleanor Whisper merilis 'Ini Hal Biasa'. Lagu yang ditulis sejak 2024 ini menjadi pembuka album ketiga mereka pada 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Eleanor Whisper Bicara soal Luka dan Penerimaan Lewat Single 'Ini Hal Biasa'
ShowBiz
Lyodra Rilis Album 'Terkunci di Kamu', Kisahkan Perjalanan dari Luka hingga Jatuh Cinta Lagi
Lyodra menghadirkan 10 lagu dalam album Terkunci di Kamu. Kisahkan perjalanan dari luka masa lalu menuju penerimaan dan keberanian mencintai kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Lyodra Rilis Album 'Terkunci di Kamu', Kisahkan Perjalanan dari Luka hingga Jatuh Cinta Lagi
ShowBiz
Makna Lirik Lagu 'You Broke Me First' Tate McRae, Kisah Luka Setelah Dikhianati
Makna lirik lagu You Broke Me First dari Tate McRae mengisahkan pengkhianatan, patah hati, dan perjuangan menerima perpisahan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Makna Lirik Lagu 'You Broke Me First' Tate McRae, Kisah Luka Setelah Dikhianati
ShowBiz
Bukan Sekadar Debut EP, Portura Tuangkan Keresahan Personal dalam 'FRAMES'
Portura merilis FRAMES, mini album debut berisi lima lagu orisinal yang mengeksplorasi musik rock alternatif, keresahan sosial, dan pengalaman personal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Bukan Sekadar Debut EP, Portura Tuangkan Keresahan Personal dalam 'FRAMES'
ShowBiz
Arti Lirik lagu 'Cinta Tanpa Memiliki' dari Fadhil Music, Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Lagi patah hati? Cari tahu makna mendalam dan lirik lagu Cinta Tanpa Memiliki dari Fadhil Music versi slow rock yang emosional banget di sini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 12 Oktober 2026
Arti Lirik lagu 'Cinta Tanpa Memiliki' dari Fadhil Music, Sakitnya Mencintai Dalam Diam
Lifestyle
Kebebasan Lintas Generasi Musisi Malam Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends
Hearing session akan berlangsung di Psychocandy Records, Kemang, Jakarta Selatan. Acara tersebut akan mempertemukan sejumlah pelaku musik
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Kebebasan Lintas Generasi Musisi Malam Tribute to Pestolaer: Nothing Best But Friends
ShowBiz
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
Gavendri memperkenalkan album kedua Sympathy/Empathy berisi 11 lagu tentang kehilangan, pertumbuhan, dan harapan, termasuk lagu 'On & On'.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Dari Kehilangan hingga Harapan, Gavendri Merangkai Cerita dalam Album 'Sympathy/Empathy'
ShowBiz
Rayakan 20 Tahun, lightcraft Rilis Ulang EP 'The Modern Seasons' dengan Aransemen Baru
lightcraft menghidupkan kembali EP debut The Modern Seasons yang dirilis pada 2006 dengan aransemen elektronik baru untuk merayakan 20 tahun perjalanan mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Rayakan 20 Tahun, lightcraft Rilis Ulang EP 'The Modern Seasons' dengan Aransemen Baru
ShowBiz
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
BOL4 menggelar konser [Red Square] di Jakarta pada 14 November 2026. Simak harga tiket mulai Rp 850 ribu dan jadwal penjualan 11 Oktober.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
BOL4 Gelar Konser [Red Square] di Jakarta, Cek Harga dan Jadwal Penjualan Tiket
ShowBiz
Jadwal Konser Jakarta Oktober 2026: Avenged Sevenfold, TULUS, BABYMONSTER, hingga Ye
Simak 5 agenda konser dan festival musik Jakarta Oktober 2026, dari Avenged Sevenfold dan Festival Teman TULUS hingga BABYMONSTER dan Ye.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
Jadwal Konser Jakarta Oktober 2026: Avenged Sevenfold, TULUS, BABYMONSTER, hingga Ye
Bagikan