Eks Menlu Iran Salahkan AS atas Kematian Raisi
Presiden Iran, Ebrahim Raisi. Foto: Dok/Islamic Republic of Iran
MerahPutih.com - Mantan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, menyalahkan Amerika Serikat atas kematian Presiden Ebrahim Raisi dan beberapa pejabat tinggi pemerintah Iran. Presiden Raisi dan beberapa pejabat tersebut mengalami kecelakaan helikopter, pada Senin (20/5).
Kepada televisi pemerintah pada Senin (20/5), Zarif mengatakan, sanksi sepihak yang dikenakan Washington terhadap Teheran berdampak buruk pada industri penerbangan sipil Iran. Ia juga menyebutkan, AS telah melarang penjualan suku cadang pesawat di Iran.
“Ini akan masuk dalam daftar hitam kejahatan AS terhadap rakyat Iran,” kata Zarif.
Iran akan menggelar prosesi pemakaman bagi Presiden Raisi, Menlu Hossein Amir-Abdollahian, dan para pejabat tinggi lainnya yang tewas dalam kecelakaan helikopter itu, Selasa (21/5).
Baca juga:
Dari Jaksa hingga Jadi Presiden Iran, Mengenal Lebih Dekat Sosok Ebrahim Raisi
Setelah operasi pencarian sepanjang malam terhambat cuaca buruk, Raisi, Amir-Abdollahian, dan para pejabat tinggi pada Senin (20/5) pagi, dinyatakan meninggal dunia.
Puluhan tim penyelamat darurat dikirim ke daerah pegunungan di Provinsi Azerbaijan Timur di barat laut Iran, tempat kecelakaan itu terjadi pada Minggu (19/5) sore.
Menurut Konstitusi Iran, Wakil Presiden Pertama, Mohammad Mokhber, akan mengambil alih kekuasaan kepresidenan, dan pemilihan umum akan diadakan dalam waktu 50 hari. (*)
Baca juga:
Model Helikopter yang Ditumpangi Presiden Iran Dipertanyakan
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
6 Jenazah Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan 250 Meter dari Puncak Gunung Bulusaraung
Jenazah Pramugari ATR 42-500 Florencia Lolita Teridentifikasi, Dikenali dari Sidik Jari dan Gigi
Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Pesawat ATR 42-500 dari Tebing Curam Bulusaraung
Tim SAR Evakuasi Korban Jatuhnya Pesawat ATR-42-500 di Sulsel Hari ini, Identitas belum Diketahui
Korban Tewas Kecelakaan di Spanyol Capai 42 Orang, Bentuk Tim Khusus Penyelidikan
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran