Dukungan Rocket Rockers dan Noh Salleh untuk Palestina di Lagu 'Barisan Kebencian'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 22 Januari 2024
Dukungan Rocket Rockers dan Noh Salleh untuk Palestina di Lagu 'Barisan Kebencian'

Rocket Rockers rilis video musik terbaru. (Foto: Dok/Rocket Rockers)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Tak sedikit musisi yang menyuarakan keberpihakannya terhadap negara Palestina, mengingat tragedi yang terjadi. Bahkan adapula yang membuat sebuah karya untuk menyatakan dukungan tersebut, seperti yang dilakukan unit pop punk asal Bandung Rocket Rockers yang merilis lagu Barisan Kebencian.

Sebuah pernyataan dari Rocket Rockers tentang keberpihakan mereka terhadap Palestina. Lewat lagu ini, Rocket Rockers bersama Noh Salleh mempertegas sikapnya.

Baca juga:

Bunga Citra Lestari Rekam Ulang Lagu Dari Hati Milik Clubeighties

Terpilihnya musisi asal Malaysia sebagai kolaborator, dikarenakan sikap Salleh yang selalu menyuarakan korban kekejaman perang dan masalah manusia tersebut di media sosialnya.

“Menyatakan keberpihakan itu bukan ancama, tapi kita sedang membangun harapan,” tulis Rocket Rockers dalam unggahan di Instagramnya pada Sabtu (20/1).

Baca juga:

Album My Life Milik Sherina Kini Hadir di Platform Digital

Lagu Barisan Kebencian menceritakan tentang genosida yang tengah terjadi di Palestina. Sebuah peristiwa yang sudah mencorengkan Hak Asasi Manusia. Lagu tersebut juga sudah dirilis dalam bentuk video musik arahan sutradara Fauzan Yahdian.

Dalam video berdurasi 4.35 menit tersebut menampilkan potongan-potongan video dari suasana dan kekejaman yang terjadi di sana. Adapun Adhin Abdul Hakim dipercaya sebagai aktor utama untuk vide musik ini.

Selama 25 tahun berkarya di industri musik Indonesia, Rocket Rockers mengaku tak pernah membuat musik seperti yang tertuang dalam lagu Barisan Kebencian.

“Lirik lagu ini dikemas sebaik mungkin sebagai pengingat ke masyarakat di Indonesia tentang keadaan yang terjadi di Palestina,” ucap vokalis Rocket Rockers Aska saat mengomentari lagu tersebut. (Far)

Baca juga:

Teuku Montana dan Malik Daytona Bicara Masalah Hidup di Single 'Easy'

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 38 menit lalu
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
ShowBiz
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Koleksi tersebut ditempatkan berdampingan dengan memorabilia sejumlah musisi legendaris dunia, termasuk Michael Jackson.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Memorabilia Agnez Mo kini Dipajang Permanen di Hard Rock Hollywood
Bagikan