MerahPutih.com - Laga pembuka matchday pertama Liga Champions 2026/2027 dipastikan bakal menyajikan tensi panas saat Fenerbahce menerima lawatan wakil Italia, AS Roma, di Sukru Saracoglu Stadium, Kamis (10/9) pukul 23.45 WIB malam.
Momen bersejarah ini menandai kembalinya Fenerbahce ke panggung megah kasta tertinggi Eropa setelah 18 tahun absen. Begitu pula AS Roma yang akhirnya memutus penantian panjang selama tujuh musim. Pertempuran sengit di Istanbul diprediksi bakal ditentukan efektivitas lini depan kedua tim.
Baca juga:
Pelatih Fenerbahce Temukan Titik Lemah AS Roma, Malam Ini Tinggal Eksekusi!
Kecepatan Vedat Muriqi Kunci Fenerbahce Bongkar Kelemahan AS Roma
Tuan rumah mengandalkan kecepatan kilat Vedat Muriqi sebagai ujung tombak tunggal, ditopang kreativitas lini kedua yang diisi Irfan Can Kahveci, Kerem Akturkoglu, hingga Mason Greenwood.
Di sisi lain, kekuatan tuan rumah sedikit tergerus akibat absennya bek kiri Jayden Oosterwolde yang menderita cedera hamstring, hukuman akumulasi Matteo Guendouzi, serta kondisi Marco Asensio yang masih diragukan.
Meski diterpa masalah kelengkapan skuad, pelatih Ismail Kartal sudah mengantongi celah taktis dari skema high-pressing berisiko tinggi yang kerap diperagakan oleh skuad asuhan Gian Piero Gasperini.
Ruang kosong di garis pertahanan tinggi Roma dinilai menjadi area empuk bagi Muriqi untuk melancarkan serangan balik mematikan yang sanggup menghukum lini belakang lawan.
Kami telah menganalisis setiap detail permainan Roma,
Pelatih Fenerbahce, Ismail Kartal, dikutip dari laman GZT, Kamis (10/9).

Vedat Muriqi (menghadap ke depan), striker tunggal Fenerbahce. Foto: Fenerbahce
Dyabala-Malen Duet Monster dari Serie A
Di sisi lain, Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini hampir pasti menurunkan duet maut Paulo Dybala dan Donyell Malen sebagai andalan di lini depan dalam skema 3-4-2-1.
Ancaman terbesar bagi lini pertahanan Fenerbahce datang dari performa monster Donyell Malen yang sukses menggelontorkan lima gol hanya dari dua laga awal Serie A, termasuk hat-trick saat mencukur Fiorentina.
Duetnya Paulo Dybala juga tidak kalah cemerlang. Tiga gol Malen ke gawang Fiorentina semuanya berkat assist pemain Argentina itu, serta satu gol pembuka pesta kemenangan Roma.
Keangkeran Dybala juga didukung rekor mentereng di Liga Champions. Capaian fantastis dalam 16 penampilan terakhir sebagai starter di Liga Champions, dia terlibat langsung dalam 12 gol, dengan rincian 11 gol dan satu assist.
Baca juga:
Fenerbahce vs AS Roma: Giallorossi Wajib Waspada, Klub Italia Punya Sejarah Buruk Main di Turki
Prediksi Line Up Fenerbahce vs Roma 10 September 2026
Fenerbahce (4-2-3-1):
Ederson; Muldur, Skriniar, Ake, Brown; Kante, Yuksek; Aydin, Akturkoglu, Greenwood; Muriqi.
Pelatih: Ismail Kartal
Roma (3-4-2-1):
Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Molina, Cristante, Kone, Wesley; Dybala, Mora; Malen.
Pelatih: Gian Piero Gasperini