MerahPutih.com - Panggung megah Stadio Olimpico dipastikan bakal membara saat duel panas AS Roma meladeni Inter Milan pada lanjutan Serie A malam ini, Sabtu (19/9) pukul 23.00 WIB.
Laga bertensi tinggi ini menjadi arena pembuktian paling krusial bagi juru gedor AS Roma, Donyell Malen, untuk membuktikan dirinya jauh lebih mematikan ketimbang sang peraih capocannoniere musim lalu, Lautaro Martinez.
Baca juga:
Klasemen Liga Italia Serie A Setelah AS Roma Gilas Fiorentina 4-0, Donyell Malen Catat Hat-trick
Penyerang asal Belanda berusia 27 tahun itu langsung tancap gas dengan mengemas enam gol dari empat giornata awal musim ini, meninggalkan Lautaro yang baru mengoleksi dua gol.
Dia memiliki kemampuan luar biasa untuk menerjemahkan gerakan yang tampaknya sederhana menjadi sebuah gol,
Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, dilansir dari Sky Sport Italia.
Ledakan Malen Siap Akhir Era Top Skor Kapten Inter
Ketajaman luar biasa Malen mendadak jadi sorotan media-media ternama dunia lantaran berhasil mencatatkan statistik fantastis berupa kontribusi 21 gol dan 25 assist sejak berseragam Giallorossi pada pertengahan Januari lalu.
Sebanyak 14 gol di antara dicetak Malen di Serie A musim lalu. Hanya terpaut tiga di bawah torehan Kapten sekaligus striker Inter Milan Lautaro Martinez, peraih capocannoniere pencetak gol terbanyak Serie A musim lalu dengan 17 gol.
Baca juga:
Lautaro Martinez tak Dipanggil Timnas Argentina? Inter Milan Malah Dapat Keuntungan
Bahkan, banyak pengamat sepak bola Italia beranggapan Malen lebih layak meraihnya karena pemain timnas Belanda itu baru bergabung dengan Giallorossi di paruh kedua musim dari Aston Villa.
Kembali ke musim ini, koneksi mematikan bersama second striker Paulo Dybala menjadi kunci utama yang melipatgandakan daya ledak Malen di lini depan Roma.
Koneksi yang menyenangkan, umpan-umpan Dybala selalu luar biasa,
Donyell Malen
Gertakan Balasan Kuartet Inter Milan dan Psywar Curtis Jones
Meski torehan gol Lautaro Martinez masih berada di bawah Malen pada awal musim ini, kapten tim berjuluk El Toro itu tetap menjadi hantu menakutkan yang pernah membungkam publik Olimpico musim lalu.
Kebangkitan duet tandemnya, Marcus Thuram, yang sukses mencetak dua gol dan satu assist di dua laga terakhir kian mempertebal rasa percaya diri sang juara bertahan.

Lautaro Martinez striker Inter Milan. Foto: Dok. Inter Milan
Gelandang baru Inter Milan, Curtis Jones, melemparkan psywar panas dengan menegaskan bahwa kedalaman lini serang timnya sama sekali tidak gentar menghadapi gebrakan tuan rumah.
"Jika Malen punya Dybala, kami punya Lautaro dan Marcus (Thuram)," tandas Jones. (*)