Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dua Tas di Depan Mapolda Ternyata Isinya Buku dan Pakaian

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 18 Oktober 2017
Dua Tas di Depan Mapolda Ternyata  Isinya Buku dan Pakaian

Ilustrasi Teror Peledakan (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim penjinak Bom memastikan 2 buah tas yang dicurigai berisi bahan peledak yang ditemukam didepan pintu III atau pintu pejalan kaki Gedung Mapolda Metro Jaya bukanlah Bom.

"Setelah di cek isi tas itu berupa pakaian dan buku-buku," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, rabu (18/10).

Argo mengatakan, penemuan itu saat anggota piket melihat ada dua buah tas yang tergeletak didekat pintu pejalan kaki. Tas itu sudah dua hari berada di tempatnya. "Saat ditanya-tanyain ga yang tau tas siapa," ucapnya.

Dengan tidak mau mengambil resiko, anggota piket menghubungi Karoops Polda Metro Jaya. Karoops lalu menghubungi tim penjinak bom dan setela digeledah tidak ditemukan adanya bom.

"ini masih kota bawa ke provos kemudian akan kita cek tas itu milik siapa dan akan di tanyakan apakan ada yang menitipkan dan ini masih kita dalami," jelasnya. (Ayp)

Baca juga berita terkait tas mencurigakan dalam artikel berikut: Pemilik Tas Mencurigakan Diperiksa Polresta Depok

#Kombes (Pol) Raden Prabowo Argo Yuwono
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan