MerahPutih.com - Pendaftaran bakal cawali dan cawawali Pilwakot Solo 2020 di KPU Solo baru dibuka tanggal 4 September mendatang. Baru ada pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dari PDIP yang muncul.
Sedangkan, calon lain seperti Putri Woelan Sari Dewi, dan Syailendra, yang merupakan cucu dari PB XII Keraton Surakarta yang masuk bursa penjaringan PKS belum ada kepastian pencalonannya.
Baca Juga
PKS Solo Ngotot Lawan Gibran, Purnomo: Peluangnya Maju Tipis
Menanggapi munculnya dua nama tersebut, cawali Gibran mengungkapkan keinginannya agar ada calon lawan untuk bertarung memperebutan kursi Wali Kota Solo.
"Saya senang jika dalam kontestasi Pilkada Solo 2020 makin banyak lawan. Itu akan membuat pertarungan lebih menarik," ujar Gibran," Minggu (2/8).
Suami Selvi Ananda ini mengatakan munculnya nama-nama seperti Putri Woelan Sari Dewi, Syailendra yang masuk penjaringan PKS dan dari Independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) akan menjadikan masyarakat Solo bayak pilihan pemimpin. Ia mengaku akan lebih bersemangat untuk memenangi Pilwakot Solo jika ada lawannya.
"Saya jadi lebih bersemangat jika ada lawannya. Demokrasi di Solo menjadi lebih ramai," kata dia.
Baca Juga
Gibran-Teguh Tebar Pesona, Kenakan Baju Seragam Politik Bergambar Naik Banteng
Gibran mendoakan dan memberikan semangat pada semua calon yang ada agar lolos dalam penjaringan partai dan verifikasi faktual (verfak) supaya bisa mendaftar di KPU.
"Selamat berjuang, semoga dilancarkan untuk menjadi rival Pilwakot Solo nanti," tutup Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)