MerahPutih.com - Empat penggemar, termasuk seorang remaja laki-laki, ditangkap setelah laga West Ham vs Arsenal, yang penuh kontroversi VAR di menit-menit terakhir.
Penangkapan tersebut dilakukan menyusul kekalahan West Ham 1-0 dari Arsenal di London Stadium pada Minggu (10/5) malam.
Kepolisian Metropolitan mengatakan, bahwa dua pria berusia 48 dan 36 tahun, ditangkap karena dicurigai melakukan perkelahian dan penyerangan.
Seorang remaja laki-laki juga diborgol karena dicurigai melakukan penyerangan yang dinilai rasial. Sementara itu, seorang pria lain berusia 31 tahun, ditangkap karena memiliki zat Kelas B.
Baca juga:
Drama VAR West Ham vs Arsenal, Premier League Ungkap Penyebab Gol Dianulir
Laga West Ham vs Arsenal Ternodai Kontroversi VAR di Menit Akhir
Keempat orang tersebut telah ditahan dan tetap berada di tahanan. Lalu, pihak kepolisian bekerja sama dengan West Ham untuk melanjutkan penyelidikan.
“Petugas Kepolisian Metropolitan menangkap empat orang di Stadion London pada Minggu, 10 Mei setelah pertandingan antara West Ham United dan Arsenal," kata seorang juru bicara kepolisian dikutip dari The Sun, Senin (11/5).
“Dua pria – berusia 48 dan 36 tahun – ditangkap karena dicurigai melakukan perkelahian dan penyerangan, sementara seorang remaja laki-laki ditangkap karena dicurigai melakukan penyerangan yang bermotivasi rasial."
Baca juga:
Klasemen Liga Inggris 2025/26 Tanpa VAR Terungkap, Arsenal Bisa Kehilangan Peluang Juara
Pertandingan berakhir dengan kontroversi menyusul keputusan VAR yang membatalkan gol West Ham di menit-menit akhir.
Gol penyama kedudukan Callum Wilson pada menit ke-95 melewati garis gawang, tetapi dibatalkan setelah pemeriksaan panjang atas pelanggaran Pablo terhadap David Raya saat tendangan sudut.
Kontroversi tersebut memicu kemarahan di antara para pemain dan penggemar di dalam stadion. Hal itu membuat pasukan Mikel Arteta tetap berada di posisi terdepan dalam perebutan gelar Premier League 2025/26. (sof)