MerahPutih.com - Vincent Kompany mungkin satu-satunya penonton di Parc des Princes, yang tidak menikmati pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions 2025/26 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Munchen.
Sebab, ia dilarang berada di pinggir lapangan akibat menjalani skorsing satu pertandingan. Kompany merasa sangat jauh dari aksi pertandingan saat ia duduk bersama staf di kursi media sambil mengenakan earphone.
"Ini tidak menyenangkan. Jika ini tidak pernah terjadi lagi, saya akan puas," kata Kompany kepada Prime Video.
Perubahan dan kejutan dalam kemenangan leg pertama PSG dengan skor 5-4 terlihat jelas di wajah Kompany. Asisten Aaron Danks menggantikannya untuk memimpin di pinggir lapangan, kemudian Kompany tersenyum dan berjabat tangan dengan staf di babak pertama.
Baca juga:
PSG Tumbangkan Bayern Munchen 5-4, Luis Enrique: Laga Terbaik Sepanjang Karier Saya
Namun, ia tampak muram ketika timnya terpuruk hingga tertinggal 5-2 sebelum bangkit kembali.
"Saya tidak bisa mengambil keputusan dari jarak 80 meter (262 kaki). Tapi saya menghargai cara para pemain merespons, dari tribun penonton yang tinggi," ujarnya.
Luis Enrique Sebut PSG vs Bayern Munchen Jadi Pertandingan Terbaik
Sementara itu, pelatih PSG, Luis Enrique, memiliki pandangan berbeda dari pinggir lapangan. Ia mengatakan, bawa itu adalah pertandingan terbaik sepanjang kariernya sebagai pelatih.
Namun, Luis Enrique terkadang duduk di tribun atas keinginannya sendiri untuk mendapatkan pandangan taktis tentang pertandingan, tetapi Kompany tidak yakin.
"Saya tidak tahu mengapa. Saya tidak akan melakukan itu," kata pelatih asal Belgia itu.
Kompany berada di luar area lapangan atau bangku cadangan tim sesuai aturan UEFA. Ia juga dilarang masuk ke ruang ganti.
Baca juga:
Laga PSG vs Bayern Munchen Cetak Sejarah, Fans Remehkan Duel Atletico Madrid vs Arsenal
Danks memimpin pertandingan untuk pertama kalinya sejak masa interim dua pertandingan di Aston Villa pada 2022 lalu. Ia merupakan spesialis bola mati Bayern, tetapi timnya masih kebobolan gol sundulan mudah dari tendangan sudut ketika Joao Neves melewati Jamal Musiala, yang membuat PSG unggul 2-1.
Kemudian, sundulan Dayot Upamecano dari tendangan bebas untuk gol ketiga Bayern lebih sesuai harapan.
Harry Kane dan Michael Olise mencetak gol untuk Bayern, sementara Khvicha Kvaratskhelia, Neves, dan Ousmane Dembele mencetak gol untuk memberi PSG keunggulan 3-2 di babak pertama.
Setelah sundulan Upamecano memperkecil selisih, PSG memperbesar keunggulan setelah jeda melalui sundulan kedua Kvaratskhelia dan Dembele sebelum Luis Diaz mencetak gol indah untuk memperkecil selisih menjadi satu gol bagi Bayern menjelang leg kedua.
Baca juga:
Manchester United Dekati Liga Champions Musim Depan, Michael Carrick: Jangan Terlalu Merayakan
Setelah menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan karena tiga kartu kuning, Kompany akan kembali ke area teknisnya untuk leg kedua pada Kamis depan.
Ia menginginkan atmosfer yang lebih meriah daripada saat kemenangan perempat final yang menggembirakan atas Real Madrid.
"Ada semangat yang luar biasa saat melawan Madrid. Kita membutuhkan tidak kurang dari itu, kita membutuhkan lebih banyak lagi, dan hanya itu yang bisa saya minta," katanya. (sof)