DPR Tegur Pertamina karena Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam

Dwi AstariniDwi Astarini - 2 jam, 7 menit lalu
DPR Tegur Pertamina karena Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan Komisi VI DPR RI, Mufti Anam/ dok media DPR

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM – KOMISI VI DPR RI mengkritik PT Pertamina (Persero) yang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax dan Pertamax Green 95 mulai Rabu (10/6).

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan Komisi VI DPR RI Mufti Anam kecewa karena pihaknya tidak pernah menerima informasi ataupun diajak berdiskusi sebelum kebijakan penaikan harga diumumkan kepada publik.

“Kami tidak pernah mendapatkan informasi sebelumnya, tidak pernah diajak berdiskusi dan tidak pernah dimintai pertimbangan terkait dengan penaikan harga Pertamax ini,” kata Mufti Anam dalam keterangannya, Rabu (10/6).

Menurut Mufti, meskipun Pertamax dan Pertamax Green merupakan BBM nonsubsidi, dampak kebijakan tersebut tetap akan dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Baca juga:

Harga BBM Naik, Pertamax dari Rp 12.300 Jadi Rp 16.250 per Liter



Oleh karena itu, ia menilai langkah Pertamina yang minim komunikasi berpotensi menimbulkan polemik di tengah publik.

Berkali-kali kami sudah menyampaikan keberatan terhadap pola pengambilan kebijakan seperti ini. Penaikan harga BBM, meskipun nonsubsidi, tetap berdampak pada masyarakat luas dan seharusnya tidak dilakukan dengan cara yang terkesan sembunyi-sembunyi dan minim komunikasi.

Mufti Anam, Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan Komisi VI DPR RI



Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan DPR memiliki fungsi pengawasan sekaligus representasi rakyat yang seharusnya diperhatikan dalam pengambilan kebijakan strategis yang menyentuh kebutuhan masyarakat. “Jangan sampai pemerintah terkesan mengambil keputusan sendiri tanpa memedulikan aspirasi masyarakat dan masukan dari DPR,” tegasnya.

Mufti kemudian meminta pemerintah dan Pertamina memperbaiki pola komunikasi dengan parlemen agar kebijakan yang berdampak luas tidak lagi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. “Oleh karena itu, kami meminta pemerintah dan Pertamina lebih terbuka, lebih menghargai fungsi pengawasan DPR dan tidak mengulangi pola komunikasi yang selama ini menimbulkan kekecewaan publik,” katanya.

Pertamina menaikkan harga Pertamax (RON 92) dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter.(knu)




#Harga BBM #Harga Pertamax #Pertamax
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Tegur Pertamina karena Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam
Meskipun Pertamax dan Pertamax Green merupakan BBM nonsubsidi, dampak kebijakan tersebut tetap akan dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Dwi Astarini - 2 jam, 7 menit lalu
DPR Tegur Pertamina karena Naikkan Harga Pertamax Diam-Diam
Indonesia
Pemakai Kelas Menengah, Kenaikan Harga Pertamax Diklaim Tidak Pengaruhi Inflasi
Pengguna BBM nonsubsidi mayoritas berasal dari kelompok masyarakat menengah ke atas sehingga tidak berpengaruh terhadap sektor-sektor yang menjadi penentu inflasi.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 11 menit lalu
Pemakai Kelas Menengah, Kenaikan Harga Pertamax Diklaim Tidak Pengaruhi Inflasi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Tak Diantisipasi, Migrasi Besar-besaran ke Pertalite Bisa Terjadi
Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani meminta pemerintah mengantisipasi dampak kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Tak Diantisipasi, Migrasi Besar-besaran ke Pertalite Bisa Terjadi
Indonesia
Harga Pertamax Naik Tajam, Anggaran Subsidi BBM Berpotensi Meningkat
DPR dan pemerintah masih melakukan simulasi untuk menghitung dampak perpindahan konsumsi BBM terhadap inflasi maupun kebijakan energi secara keseluruhan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Naik Tajam, Anggaran Subsidi BBM Berpotensi Meningkat
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Penyesuaian tarif per 10 Juni 2026 merubah peta harga sejumlah produk bahan bakar nonsubsidi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Indonesia
Rupiah Menguat ke Rp17.900 Imbas Kenaikan Harga Pertamax
Suntikan modal asing pada lelang obligasi serta penguatan indeks saham domestik ikut memperkokoh posisi rupiah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.900 Imbas Kenaikan Harga Pertamax
Berita
Harga BBM Naik Mulai Hari Ini, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Pertalite Bagaimana?
Harga BBM naik mulai 10 Juni 2026. Pertamax kini Rp16.250 per liter. Simak harga BBM Pertamina hari ini, Pertalite, dan daftar lengkap per provinsi.
ImanK - Rabu, 10 Juni 2026
Harga BBM Naik Mulai Hari Ini, Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Pertalite Bagaimana?
Indonesia
Pertamax Naik Hampir Rp 4 Ribu, Pertamina: Dinamika Harga Pasar Minyak Global
Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green Rp17.000. K
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Pertamax Naik Hampir Rp 4 Ribu, Pertamina: Dinamika Harga Pasar Minyak Global
Indonesia
Harga Pertamax Melonjak ke Rp 16.250 per Liter, Pertamina Sebut Sesuai Keputusan Pemerintah
Harga BBM Pertamax kini naik menjadi Rp 16.250 per liter. Pertamina pun mengungkapkan alasan kenaikan harga tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Melonjak ke Rp 16.250 per Liter, Pertamina Sebut Sesuai Keputusan Pemerintah
Indonesia
Harga BBM Naik, Pertamax dari Rp 12.300 Jadi Rp 16.250 per Liter
Pertamina resmi menaikkan harga Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Harga BBM Naik, Pertamax dari Rp 12.300 Jadi Rp 16.250 per Liter
Bagikan