Dokter Paru: Pakai Masker Cegah Penularan COVID-19 hingga 80 Persen

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 09 September 2020
Dokter Paru: Pakai Masker Cegah Penularan COVID-19 hingga 80 Persen

Ilustrasi pemakaian masker. Foto: Pxabay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dokter spesialis paru, dr Pad Dilangga, Sp.P mengatakan, bahwa pemakaian masker bisa mencegah penularan COVID-19 hingga 80 persen. Apalagi, jika masyarakat bisa menjaga jarak.

"Kalau semua orang patuh menggunakan masker resiko penularan hanya sedikit, kita dapat mencegah hingga 80 persen, tapi kalau ditambah dengan menjaga jarak risiko penularan hanya 2 hingga 0 persen, sehingga masker ini penting sekali," ucapnya di Bandarlampung, Rabu (9/9)

Oleh karena itu, ia meminta warga untuk patuh memakai masker dan jangan merasa sesak dan takut saat menggunakan masker sebab masker menjadi kebiasaan baru di tengah pandemi.

Baca Juga

KPK Soroti Pengembang di Jabar Yang Minim Serahkan Fasum dan Fasos

"Masker adalah sarana penyaring udara yang kita hirup agar tidak terkena percikan air liur ataupun beragam hal yang mengakibatkan kita tertular COVID-19, dan masih terlihat ada masyarakat yang belum patuh dalam menggunakan masker," ujarnya dilansir Antara.

"Kalau masyarakat takut menghirup karbon dioksida saat menggunakan masker, tentu hal tersebut salah sebab, masker memiliki rongga dan pori-pori untuk mengeluarkan karbon dioksida dan menyaring oksigen yang kita hirup," ucapnya.

Pengggunaan masker oleh tenaga kesehatan. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)
Pengggunaan masker oleh tenaga kesehatan. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Ia menjelaskan, dalam penggunaan masker masyarakat juga perlu memperhatikan standar dan durasi pemakaian, guna bekerja maksimal dalam mencegah persebaran COVID-19.

"Kita harus melihat sudah berapa lama durasi menggunakan masker, sebab masker harus diganti setiap 4 jam sekali, lalu jangan menyentuh bagian luar masker dan upayakan menggunakan masker dengan benar, sebab saat ini kita harus peduli dengan kesehatan diri untuk mencegah penularan COVID-19," pungkasnya.

Baca Juga

Relawan Vaksin COVID-19 Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Berdasarkan pantauan di Kota Bandarlampung masih ditemukan masyarakat yang abai dalam menerapkan protokol kesehatan terutama penggunaan masker saat berada di tempat publik salah satunya di kafe saat malam hari. (*)

#Masker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lifestyle
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Malah bikin kulit jadi kering loh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Bagikan