DoggyHouse Records Rayakan 10 Tahun dengan #DekadeDedikasi
DoggyHouse Records kini berusia satu dekade. (foto: dok/DoggyHouse Records)
MerahPutih.com - Label rekaman independen asal Yogyakarta DoggyHouse Records resmi berusia satu dekade. Tak hanya terus berkarya, label rekaman ini juga sudah memiliki sistem manajemen sejak 2014. DoggyHouse Records merayakan pencapaian tersebut dengan mengeluarkan semangat #DekadeDedikasi.
“Label rekaman ini berdedikasi untuk mempromosikan musik terbaik dari artis independen di Indonesia. Walaupun label rekamannya dimiliki oleh band ska legendaris, namun musik yang dipromosikan tidak terbatas pada musik ska saja,” tulis pihak DoggyHouse Records dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com pekan lalu.
DoggyHouse Records akan merayakan satu dekade usianya dengan menggelar live session yang sifatnya gratis dan terbuka untuk umum. Berlokasi di JNM Bloc, live session tersebut akan digelar pada 23 Mei dan menghadirkan Dubyouth, King Masmus, Megatruh, vinyl spinning oleh Dub Dee T dan Buddy Jam serta workshop lathe cut vinyl bersama Koffin.
DoggyHouse Records telah membantu sejumlah musisi dalam berkarya seperti Dubyouth, musisi vegan, King Masmus, solo-is Fajar Merah, big band ska, Sentimental Moods, group country dari Bali, John & The Jail Story, unit ska Pantura, Another Project, juga duo dangdut hip hop, NDX AKA serta Libertaria yang pernah viral dengan single Kewer–Kewer.
Baca juga:
Morrissey Klaim Sudah Beli Hak Atas Dua Albumnya dari Capitol Records
Selain itu, DoggyHouse Records juga berdedikasi untuk memberikan tempat bagi band dan musisi yang potensial untuk diangkat. Bebearapa debut single dan album yang pernah dirilis seperti indiepop darling, Summer in Vienna, Malang ska revival, Slowright, duo Rasvan Kikoo (yang kemudian berubah nama menjadi Raski), raw punk trio, Cakrux, juga solois Keynie, Richad Bernado & Heruwa. (far)
Bagikan
Berita Terkait
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Kolaborasi Bareng Jacson Zeran, Ecko Show, dan Diva Aurel, Silet Open Up Hadirkan Single 'Taguling Guling'