Dituntut 5 Tahun Bui, Suami Inneke Mutung Sama KPK: Percuma Kooperatif!

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 20 Februari 2019
Dituntut 5 Tahun Bui, Suami Inneke Mutung Sama KPK: Percuma Kooperatif!

/media/1f/b9/00/1fb9006bb9e48dfc6f2b93b7527de35d.jpg

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Fahmi Darmawansyah terdakwa kasus suap kepada mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein, dituntut maksimal 5 tahun penjara dan denda Rp200 juta.

Jaksa menyebutkan Fahmi terbukti bersalah setelah memberikan sejumlah uang kepada Kalapas dan barang berharga demi fasilitas mewah serta izin bebas keluar masuk penjara.

Terdakwa dituntut maksimal juga karena dianggap masih saja mengulangi perbuatan meskipun sudah berada di dalam penjara. Suami artis Inneke Koesherawati itu mendekam di Lapas Sukamiskin karena telah menyuap pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla).

sukamiskin
Lapas Sukamiskin Bandung. Foto: Foto: Dok Kanwil Kemenkumham Jabar

Usai sidang pembacaan tuntutan, Fahmi mengungkapkan kekecewaannya terhadap KPK. Apalagi, dia merasa tidak layak dituntut hukuman maksimal dalam kasus ini karena merasa sudah bersikap kooperatif selama proses penyidikan.

"Jadi percuma sama KPK, kooperatif tidak kooperatif akhirnya tidak ada kepercayaan sama orang lain. Saya sudah kooperatif dan kita lihat juga semua orang lain kooperatif, dijebak saja sama KPK," kata dia, dilansir Antara, Rabu (20/2).

"Saya ini bukan siapa-siapa, dituntut maksimal. Kita tahu, kalau dibandingkan dengan penyelenggara negara. Ini uang, uang saya pribadi, kita juga bukan penyelenggara negara kan," tandas terdakwa lagi. (*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me
Bagikan