K-Pop

Dituduh Menyebarkan Video Seks dalam Skandal Burning Sun, Jung Joon-young Ditahan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 19 Maret 2019
Dituduh Menyebarkan Video Seks dalam Skandal Burning Sun, Jung Joon-young Ditahan

Jung Joon-young akan jalani penahanan dalam skandal video seks. (foto: billboard.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEGA skandal yang tengah menerpa dunia hiburan Korea Selatan masih bergulir. Salah satunya, polisi terus melakukan penyelidikan atas tuduhan menyebarkan video seks yang dialamatkan kepada Jung Joo-young.

Dalam perkembangan terbaru, polisi meminta surat penahanan untuk Joon-young. Hal itu sebagai buntut dari tuduhan merekam video seks bersama perempuan tanpa izin. Bintang variety show 2 Days & 1 Night itu juga mendistribusikan video seks tersebut kepada teman-temannya di group chat.

jung joo-young
Jung Joon-young mengakui menyebar video seksnya. (foto: Instagram @kpopsourcebr)

Selain menahan Joon-young, polisi juga meminta penuntut untuk mengeluarkan surat perintah yang ditujukan staf klub malam bermarga Kim. Surat itu dikeluarkan atas tuduhan yang sama. Demikian pernyataan Kantor Polisi Metropolitan Seoul yang menangani kasus ini seperti dilansir Yonhap.

Joon-young dituduh merekam video seks dengan 10 perempuan yang tidur dengannya. Ia juga mengunggah video itu di chat room KakaoTalk untuk dilihat teman-teman pesohornya, termasuk Seungri dari grup BIGBANG. Jung Joon-young yang sempat menghabiskan masa kecil di Jakarta itu diinterogasi dua kali oleh polisi, pada Kamis dan Minggu.

jung joon-young
Setelah mengakui menyebar video seks, Joon-young embali ke Korea, Selasa (12/3). (Foto: Instagram @erzza_schar_azznable)

Atas tuduhan itu, Joon-young telah mengakuinya. Ia langsung meminta maaf dan menyampaikan penyesalan yang mendalam. Ia bahkan telah menyatakan menarik diri dari dunia hiburan Korea Selatan.(*)

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan