Ditolak Jalan Sehat Bareng di Solo, Jokowi Terbang ke Palu
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers)
MerahPutih.com - Tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin rencananya akan menggelar jalan sehat bersama Presiden Joko Widodo di di arena car free day Jalan Slamet Riyadi, Solo Minggu (30/9). Namun Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menolak kegiatan tersebut.
Alasannya, CFD di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Solo merupakan area terlarang untuk kegiatan politik. “Kami tetap konsisten untuk melarang adanya kegiatan politik di kawasan CFD. CFD harus bebas dari kegiatan yang berkaitan dengan politik," ujar Rudy.
Nah, sebagai gantinya, panitia jalan sehat akan menggelar doa bersama dan penggalangan dana bagi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).
Menurut Direktur Program Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin (TKN Jokowi - Ma’ruf) Aria Bima, kegiatan doa bersama sebagai pengganti jalan sehat adalah permintaan langsung Jokowi.
Menurut Bima, doa bersama dan penggalangan dana itu sebagai bentuk dukacita atas bencana gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulteng. "Atas permintaan Jokowi, untuk acara jalan sehat ditunda dan diganti dengan acara dengan doa bersama," ucap Bima.
Doa bersama itu melibatkan perwakilan dari lima agama. “Doa bersama akan diikuti dari lima agama yang ada dan dipimpin oleh Habib Novel (Novel bin Muhammad Alaidrus, red),” tutur Bima.
Sementara itu, pada Minggu (30/9) Joko Widodo dijadwalkan akan mengunjungi Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) yang baru mengalami gempa bumi 7,4 skala richter, Jumat (28/9) lalu.
"Rencana pak Presiden akan melakukan kunjungan di Palu hari ini, tapi kami belum tahu persis pukul berapa tibanya di sini," tutur Humas dan Antarmedia Basarnas Pusat, Yusuf di Kantor Basarnas Sulteng di Palu, Minggu seperti dilansir Antara.
Rencana Kedatangan Presiden Jokowi di Palu, kata dia, telah dikoordinasikan dengan pihak Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) serta Pemerintah Provinsi Sulteng untuk mempersiapkannya.
"Untuk posko utama Basarnas ditempatkan di Kantor Basarnas Palu, dan posko utama BPBD di Kantor Gubernur Sulteng. Rencananya, Presiden akan pimpin apel besar di kantor gubernur," kata Yusuf.
Yusuf juga menyampaikan selain rencana Presiden Joko Widodo, juga saat ini beberapa pejabat telah tiba ke Palu seperti Menkopolhukam Wiranto dan Panglima TNI Jend TNI Hadi Thahjanto, serta Kepala Basarnas Pusat Marsda M Syaugi. (*)