Dikeluarkan dari Writers Guild of America, Park Chan-wook Bantah Langgar Aturan Organisasi

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 13 Agustus 2025
Dikeluarkan dari Writers Guild of America, Park Chan-wook Bantah Langgar Aturan Organisasi

Park Chan-wook.(foto: Allkpop)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SUTRADARA ternama Korea Selatan Park Chan-wook membantah telah melanggar peraturan Writers Guild of America (WGA) setelah ia dikeluarkan dari organisasi itu. Chan-wook dengan tegas menyatakan ia tidak pernah terlibat dalam penulisan naskah selama mogok kerja WGA pada 2023.

Dalam pernyataan pada 12 Agustus, perwakilan dari Moho Film menjelaskan, sebagai anggota baru WGA, Chan-wook menjabat penulis, sutradara, dan produser eksekutif serial HBO The Sympathizer bersama produser eksekutif sekaligus penulis bersama Don McKellar.

“Seluruh naskah The Sympathizer telah selesai dan proses syuting sudah dimulai jauh sebelum mogok kerja WGA dimulai pada 2 Mei 2023,” kata perwakilan tersebut.

Pada saat mogok kerja berlangsung, serial tersebut sudah dalam tahap pascaproduksi. “Penyuntingan tidak dianggap sebagai penulisan menurut aturan WGA, sehingga diperbolehkan. Selama proses penyuntingan, HBO mengusulkan perubahan pada beberapa latar,” lanjut pernyataan tersebut.

Oleh karena itu, menurut pernyataan tersebut, kedua pihak mengadakan pertemuan ide untuk menentukan apakah perubahan itu bisa dilakukan dengan menggunakan rekaman yang sudah ada. “Mereka membuat kerangka pendekatan kreatif yang mungkin, tapi karena mengetahui penulisan naskah baru dilarang selama mogok kerja, mereka tidak menulis atau merevisi naskah apa pun hingga setelah mogok kerja berakhir,” imbuhnya.

Pada Desember 2024, WGA menginvestigasi kedua penulis terkait dengan dugaan pelanggaran aturan mogok kerja. “Panel sidang yang terdiri dari sesama penulis menyimpulkan bahwa pelanggaran tersebut tidak disengaja dan berasal dari kesalahpahaman mengenai peran pascaproduksi. Panel merekomendasikan hanya memberikan peringatan secara pribadi,” kata Moho Film.

“Namun, pada April 2025, Dewan WGA menolak rekomendasi panel tersebut dan, tanpa penjelasan lebih lanjut, mengeluarkan keduanya dari keanggotaan,” imbuh pihak Moho Film.

Baca juga:

Lee Byung-hun akan Terima Penghargaan Special Tribute di Festival Film Internasional Toronto, Disebut Sensasi Global



Menurut Moho Film, Chan-wook sempat mempertimbangkan untuk mengajukan banding, tetapi akhirnya memutuskan untuk tidak melakukannya. Alasannya yakni nonanggota masih dapat bekerja sebagai penulis dan ia tengah fokus menyelesaikan pascaproduksi No Other Choice di Korea Selatan. Oleh karena itu, ia tidak dapat mencurahkan waktu panjang yang dibutuhkan untuk banding. “Park Chan-wook selalu menunjukkan rasa hormat yang mendalam kepada sesama penulis dan kreator, serta tetap berkomitmen pada solidaritas dengan mereka,” kata perusahaan itu.

WGA baru-baru ini mengonfirmasi pengeluaran Chan-wook dan McKellar, dengan klaim keduanya telah menulis bersama The Sympathizer selama mogok kerja. Namun, Moho Film berkeras bahwa tidak ada pelanggaran.

Mogok kerja WGA 2023, yang berlangsung dari Mei hingga September, bertujuan menentang penggunaan AI dalam penulisan naskah, memperbaiki kondisi kerja di era streaming global, dan menjamin stabilitas pekerjaan yang lebih baik. Tujuh penulis dikenai sanksi atas pelanggaran aturan mogok kerja, dengan empat di antaranya mengajukan banding atas pengeluaran mereka. Chan-wook dan McKellar tidak mengajukan banding.

Chan-wook dikenal secara internasional lewat karya-karya seperti Oldboy (2003) dan The Handmaiden (2016). Pada September tahun ini, Chan-wook akan kembali dengan proyek terbarunya, No Other Choice.(dwi)

Baca juga:

‘Nobody 2’, Film Debut Timo Tjahjanto di Hollywood, Gabungkan Aksi, Drama Keluarga, dan Celine Dion

#Park Chan Wook #Film #Korea Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Spider-Man: Brand New Day akan merilis cuplikan baru. Kabarnya, Claire Temple bakal muncul di cuplikan tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
'Spider-Man: Brand New Day' Bakal Hadirkan Cuplikan Baru, Claire Temple Kembali?
Lifestyle
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
Film-film ini bisa menjadi pilihan tontonan untuk memperluas perspektif dan melihat bagaimana peristiwa tersebut memengaruhi kehidupan banyak orang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Rekomendasi 8 Film untuk Melihat Tragedi 1965 dari Sisi Lain
ShowBiz
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
Hulk dikabarkan bakal muncul di Avengers: Doomsday. Russo bersaudara akhirnya buka suara soal kemunculan hero tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Hulk Dikabarkan Muncul di 'Avengers: Doomsday', Russo Bersaudara Akhirnya Buka Suara
ShowBiz
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Film Game of Thrones: Aegon's Conquest bakal tayang 1 Juni 2029. Film ini mengisahkan penaklukan Westeros oleh Raja Aegon I Targaryen.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Film 'Game of Thrones: Aegon's Conquest' Tayang 1 Juni 2029, ini Sinopsisnya
Indonesia
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
Sebanyak tujuh pahlawan revolusi gugur dalam peristiwa G30S/PKI. Kisahnya pun diangkat ke dalam film.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Kisah 7 Pahlawan Revolusi yang Gugur saat Peristiwa G30S/PKI, Diceritakan dalam Film
ShowBiz
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Sinopsis film Pengkhianatan G30S/PKI menceritakan tentang penculikan jenderal hingga peristiwa Lubang Buaya.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Sinopsis Film 'G30S/PKI': Kisah Penculikan Jenderal hingga Peristiwa Lubang Buaya
Indonesia
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
Film G30S PKI memiliki durasi yang sangat panjang, yaitu 4 jam 31 menit. Namun, ada alasan di balik panjangnya durasi tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Durasi Film G30S/PKI Tembus Lebih dari 4 Jam, Ternyata ini Alasan di Baliknya
ShowBiz
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
Lindsay Lohan kembali ke genre komedi romantis lewat film Netflix “Return to You” dan reuni dengan sutradara Mark Waters.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lindsay Lohan Reuni dengan Mark Waters di Film Terbaru Netflix 'Return to You'
ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
ShowBiz
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Aplikasi Iblis menjadi debut Dimas Anggara sebagai sutradara. Film horor produksi NIH Pictures ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi Junior Roberts.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
'Aplikasi Iblis' Hadirkan Horor Berbalut Teknologi, Film Debut Garapan Dimas Anggara
Bagikan