K-Drama

Song Kang, 'Son of Netflix' Penakluk Beragam Peran

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Juli 2021
Song Kang, 'Son of Netflix' Penakluk Beragam Peran

Song Kang telah tampil di empat drama Netflix. (foto: Instagram @songkangfanbase)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KARIERNYA mungkin belum sepanjang para sunbae, tapi Song Kang jelas tak boleh dianggap biasa. Setelah debut di 2017 lewat peran pendamping di drama The Liar and His Lover, wajah Kang mulai wara-wiri di industri hiburan Korea Selatan.

Aktor kelahiran 23 April 1994 ini dinominasikan di kategori Rookie Award pada SBS Entertainment Award. Nominasi itu ia terima atas penampilannya sebagai host acara musik Inkigayo dan variety show Village Survival, the Eight.

Lampu sorot makin mengarah kepada Kang saat ia membintangi drama Netflix Love Alarm pada 2019. Bintang yang menolak tawaran sebagai idola K-pop ini mengalahkan 900 aktor lain yang diaudisi untuk peran Hwang Sun-oh.

BACA JUGA:

Setelah Monster, Song Kang Jadi Fakboi di ‘Nevertheless’

Penampilan Kang di Love Alarm sukses bikin banyak orang baper. Tidak mengehrankan jika Netflix ikut kepincut pesona aktor 27 tahun ini. Hingga Juli 2021, Kang telah membintangi empat drama Netflix. Hal itu membuatnya mendapat julukan 'Son of Netflix'.

Dengan predikat aktor yang laris dikontrak layanan streaming ternama itu, Kang membuktikan diri sebagai aktor yang tak takut mengambil peran berbeda di tiap drama. Sejauh ini, ia memang memerankan karakter berbeda di tiap drama. Termasuk di drama terakhirnya, Neverthless.

1. Chaebol sedih yang kurang perhatian

love alarm
Song Kang mencuri perhatian di Love Alarm. (foto: Instagram @lovealarmofficial)

Setelah mengalahkan 900 saingan untuk audisi Love Alarm, Kang membawakan karakter Hwang Sun-oh. Karakter itu digambarkan sebagai anak konglomerat (chaebol) yang tumbuh tanpa cinta dan kasih sayang orangtua. Sun-oh yang baru kembali ke Korea masuk ke sekolah yang sama dengan Kim Jo-jo. Keduanya bertemu dan timbullah percikan cinta itu.

Dengan tinggi 185 cm, bahu bidang, dan senyum cerah, Kang dengan mudah menampilkan karakter anak orang kaya yang terkenal dan tampan. Lebih daripada itu, Kang dengan baik memerankan karakter yang berani mengungkapkan perasaannya kepada gadis yang disuka. Hal itulah yang membuatnya sukses mencuri perhatian penonton.

Di season kedua Love Alarm, karakter Sun-oh muncul dengan sisi lain. Keberanian dan kebebasannya dalam menyatakan perasaan cinta berubah menjadi kesedihan. Tragedi di akhir season pertama mengubah Sun-oh menjadi sad boy. Kang berubah dari sweet talker menjadi pria sedih yang merindukan cinta pertamanya.


2. Siswa depresi yang berubah jadi monster dengan rasa kemanusiaan

Sweet Home
Menurunkan berat badan demi peran di Sweet Home. (foto: Instagram @sweethomenetflix_)

Tak lama setelah tampil di Love Alarm, Kang kembali bermain di drama Netflix lainnya, Sweet Home. Drama horor yang diangkat dari webtoon itu benar-benar berbeda dari drama sebelumnya yang diperankan Kang.

Setelah tragedi yang menimpa keluarganya, Cha Hyun-soo--karakter yang diperankan Kang--memutuskan meninggalkan rumah dan pindah ke apartemen Green Home. Tak lama setelah Hyun-soo pindah, terjadi sebuah kekacauan. Manusia berubah menjadi monster. Mereka mengincar manusia lainnya. Para penghuni apartemen kemudian memutuskan mengunci diri di dalam bangunan. Berharap bisa selamat.

Namun, di tengah kekacauan itu, Hyun-soo, siswa SMA yang depresi dan punya pikiran bunuh diri, malah berubah menjadi monster. Menolak menyakiti manusia lainnya, Hyun-soo berjuang melawan hasrat monsternya. Alih-alih, ia memanfaatkan kekuatannya untuk memerangi para monster.

“Saya mencoba membayangkan seperti apa Hyun-soo dalam kehidupan nyata, merenungkan bagaimana menunjukkan diriku sebagai seorang penyendiri dan introvert. Saya membayangkan ekspresi wajah seseorang yang tidak memiliki keinginan untuk hidup dan sedang menunggu kematian,” tutur Song, seperti dilansir The Korean Herald.

Sebenarnya, menurut Zula, Kang terlalu berotot untuk memerankan Hyu-soo di Sweet Home. Meski demikian, untuk memerankan siswa SMA sebatang kara yang depresi, Kang rela memangkas bobot tubuh hingga menghilangkan sejumlah otot. Kang, seperti dikabarkan SCMP, mewarisi gen atletis dari sang ayah yang merupakan seorang atlet.

BACA JUGA:

Diprediksi Bersinar, 3 Aktor Korea Paling Dinanti di 2021

3. Balerina berbakat yang butuh motivasi

navillera
Belajar balet demi bermain di Navillera. (foto: Netflix.com)

Dengan tubuh Kang yang atletis, tak sulit membayangkannya menjadi seorang balerino. Tetap saja, ia menjalani enam bulan latihan balet demi memerankan karakter Lee Chae-rok di drama Netflix Navillera.

Navillera berkisah tentang kakek 70 tahun bernama Sim Deok-chul (Park In-hwan) yang sangat ingin menjadi balerino. Saat mengetahui dirinya mengidap alzheimer, Deok-chul memutuskan mengejar mimpi masa mudanya, yakni tampil menari balet di atas panggung. Ia hanya ingin menarikan Black Swan dan merasakan 'terbang'.

Ia kemudian bertemu Lee Chae-rok, seorang balerino muda yang kehilangan motivasi. Di usia 23 tahun, Chae-rok yang berbakat dalam balet harus berjuang secara finansial untuk meraih mimpinya. Kecintaannya pada balet perlahan memudar saat ia dihdapkan pada banyak kesulitan.

Namun, pertemuannya dengan Deok-chul mengubah Chae-rok selamanya. Kegigihan kakek 70 tahun itu menginspirasi Chae-rok. Karakter Chae-rok yang ketus, tidak peduli, dan arogan perlahan berubah saat Deok-chul masuk ke kehidupannya. Hubungan keduanya berkembang seiring waktu. Momen-momen keduanya membuat Navillera menggugah dan menyentuh.

Kang menampilkan Chae-rok dengan sangat baik. Ia bisa terlihat aroga, gigih, tapi rapuh dan peduli di saat yang sama. Karakter asli Kang yang introvert dan pemalu sepertinya membantunya memerankan Chae-rok dengan baik.

4. Neverthless

neverthless
Tampil berani di Neverthless.(foto: Instagram @jtbcneverthless)

Di Juni 2021, Kang kembali ke layar Netflix lewat drama Neverthless. Kali ini ia tampil berani di drama dengan rating 19+.

Neverthless merupakan drama adaptsi dari webtoon laris Korea. Kang memerankan karakter Park Jae-eon, seorang mahasiswa yang terpikat pada Yoo Na-bi (diperankan Han So-hee dari drama The World of the Married).

Kisah Neverthless diawali romansa kabur antara Na-bi dan Jae-eon. Na-bi ialah perempuan yang mendambakan hubungan, tapi tak percaya cinta. Di lain sisi, Jae-eon ialah pria penggoda, tak tertarik menjalin hubungan. Ketika keduanya bertemu, kekacauan itu dimulai.

Setelah dua episode pertama tayang, sejumlah penonton mengomentari penampilan aktor yang menyebut Leonardo DiCaprio sebagai sumber insprasi ini. Banyak yang geregetan dengan karakter Jae-eon. Ia terlihat ramah, menggoda para perempuan, tapi di saat yang sama, karakter yang diperankan Kang itu misterius dan susah diraih.

Kombinasi karakter yang rumit, kisah yang kabur, dan adegan mesra Kang dan So-hee membuat Neverthless diperbincangkan. Sutradara Kim Ga-ram memuji betapa chemistry Kang dan So-hee bisa amat terjalin dengan kuat. Chemistry itu telah terlihat sejak foto-foto dan video teaser serial ini beredar. Usia yang terpaut tidak terlalu jauh membuat mereka memiliki chemistry yang cukup kuat.

“Ada banyak adegan yang menggetarkan hati di dalam drama kami,” kata Song Kang tentang drama terbarunya bersama Netflix ini.(dwi)

#K-Drama #Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
Mononoke: The Curse of the Serpent menjadi film ketiga sekaligus penutup trilogi Mononoke. Film ini tayang di Netflix 29 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
'Mononoke: The Curse of the Serpent' Jadi Penutup Trilogi, Tayang di Netflix 29 September
ShowBiz
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
Saat duo bersaudara tersebut tiba, karpet hitam sudah hampir kosong.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Liam dan Noel Gallagher Datang Telat ke Pemutara Perdana 'Oasis: Don’t Look Back in Anger' di London
ShowBiz
Kim You Jung Bintangi '100 Days of Deception', Drama Netflix tentang Pencopet di Masa Pendudukan Jepang
Kim You Jung membintangi 100 Days of Deception, drama Korea Netflix tentang pencopet yang menjadi mata-mata di masa pendudukan Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kim You Jung Bintangi '100 Days of Deception', Drama Netflix tentang Pencopet di Masa Pendudukan Jepang
ShowBiz
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
Trailer terbaru film dokumenter Musk karya Alex Gibney menyoroti sisi kontroversial Elon Musk, dari ambisi hingga berbagai penilaian keras terhadap karakternya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Film Dokumenter 'Musk' Siap Bongkar Ambisi, Kontroversi, dan Sisi Gelap Elon Musk
ShowBiz
'Take Charge of My Heart' Tayang 9 Oktober 2026 di Netflix, Kisahkan Cinta Unik antara Jantung Buatan dan Listrik
Chae Soo Bin dan Kim Young Kwang membintangi drama Korea Take Charge of My Heart yang menggabungkan romansa, komedi, dan fantasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Take Charge of My Heart' Tayang 9 Oktober 2026 di Netflix, Kisahkan Cinta Unik antara Jantung Buatan dan Listrik
ShowBiz
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
Andrew Garfield berharap film The Uprising yang tayang 11 September 2026, dapat menggugah masyarakat dan membuat para miliarder merasa ketakutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Bukan Sekadar Film Pemberontakan, Andrew Garfield Ungkap Pesan di 'The Uprising'
ShowBiz
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
The Whisper Man mencetak debut fantastis di Netflix. Film thriller psikologis itu sudah ditonton 23,2 juta kali.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
'The Whisper Man' Ditonton 23,2 Juta Kali di Netflix, Langsung Masuk 10 Besar
ShowBiz
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
Nathan Fielder membuat film dokumenter 'You Can See Everything' tentang Elizabeth Holmes. Film ini mengikuti kehidupan Holmes hingga ke penjara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Nathan Fielder Diam-Diam Bikin Dokumenter 'You Can See Everything', Ikuti Hidup Elizabeth Holmes hingga ke Penjara
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
ShowBiz
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Film adaptasi Indonesia 'Descendants of the Sun' dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo, disutradarai Hanung Bramantyo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
'Descendants of the Sun' Jadi Film Indonesia, Reza Rahadian dan Dian Sastrowardoyo Siap Bawa Kisah Yoo Shi-jin dan Kang Mo-yeon ke Layar Lebar
Bagikan