Digitalisasi Lahirkan Fenomena Technostress, Perusahaan Wajib Ambil Langkah Pencegahan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 24 Juli 2024
Digitalisasi Lahirkan Fenomena Technostress, Perusahaan Wajib Ambil Langkah Pencegahan

Perusahaan harus ambil tindakan untuk mencegah terjadinya technostress.(foto: dok HashMicro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DIGITALISASI gencar diterapkan di berbagai sektor. Di balik penerapan digitalisasi terjadi fenomena yang masih luput dari perhatian banyak pihak. Salah satunya fenomena technostress.

HashMicro, perusahaan ERP terkemuka ASEAN, ikut menyoroti fenomena ini. Technostress didefinisikan sebagai ketakutan atau kecemasan yang dialami individu dalam menghadapi teknologi. Menurut beberapa penelitian, technostress merupakan bentuk resistance to change. Hal itu berarti stres yang muncul bukan berasal dari teknologi itu sendiri, melainkan dari rasa enggan atau takut untuk beradaptasi dengan sistem baru.

Dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, HashMicro mengatakan fenomena technostress bisa dicegah dan diatasi secara menyeluruh. Berdasarkan pengamatan HashMicro, terdapat dua hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi technostress yaitu dukungan perusahaan dan memilih implementasi teknologi dengan user experience yang menyenangkan.

“Perusahaan harus bisa mengambil langkah proaktif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk karyawan dalam prosesnya,” kata Chief Business Development Officer of HashMicro Lusiana Lu. Menurut Lu, perusahaan yang baru melakukan digitalisasi membutuhkan komitmen bersama antara perusahaan dan partner penyedia teknologi.

Baca juga:

HashMicro Luncurkan Tagline 'Bring Joy to Work' untuk Kerja Ceria

Hal itu penting dilakukan perusahaan karena karyawan mengalami technostress cenderung memiliki tingkat kecemasan yang tinggi. Hal itu dapat menyebabkan burnout karena mereka harus mempelajari teknologi baru dari awal. Selain itu, technostress juga dapat menyebabkan frustrasi, terutama jika sistem sering mengalami eror. Selain itu, technostress juga bisa menghambat komunikasi internal karena adanya gap informasi antarkaryawan.

Ketika karyawan terbebas dari stres yang diakibatkan teknologi, pekerjaan bisa lebih terbantu dan karyawan bisa lebih fokus untuk mengerjakan hal-hal strategis. Hal itu akan meningkatkan moral dan motivasi karyawan, yang pada akhirnya berujung pada peningkatan produktivitas.

Dengan mengatasi technostress, karyawan dapat kembali fokus pada pekerjaan mereka dan meningkatkan kualitas hasil kerja. Karyawan yang fokus dan konsentrasi tinggi akan lebih jarang membuat kesalahan dan menghasilkan pekerjaan yang lebih akurat.

Untuk mencegah technostress di kantor, perusahaan dapat melakukan beberapa hal berikut:

1. Perusahaan perlu melibatkan karyawan dalam proses implementasi teknologi baru. Lakukan survei atau diskusi kelompok untuk memahami kebutuhan, kekhawatiran, dan ekspektasi mereka. Pertimbangkan umpan balik tersebut untuk menyelesaikan mencegah terjadinya permasalahan akibat technostress.

2. Implementasikan teknologi baru secara bertahap. Hindari perubahan drastis yang dapat membebani karyawan. Berikan waktu yang cukup bagi mereka untuk beradaptasi dan terbiasa dengan sistem baru.

3. Pilih teknologi yang mudah digunakan dan dipahami. Pastikan penyedia teknologi yang dipilih bisa membuat panduan pelatihan dan dokumentasi dengan jelas dan ringkas. Kedua pihak harus melakukan uji coba dan mencatat setiap detil kekurangan saat implementasi. Pihak penyedia teknologi harus mampu memperbarui sistem berdasarkan masukan dari calon penggunanya.

"Di HashMicro, kami percaya bahwa kebahagiaan karyawan merupakan kunci untuk mencapai kesuksesan bisnis. Oleh karena itu, kami berkomitmen menyediakan solusi teknologi yang mudah digunakan dan program pelatihan komprehensif untuk membantu karyawan dalam beradaptasi dengan teknologi baru. Kami yakin bahwa dengan teknologi yang tepat dan dukungan yang memadai, perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang bahagia dan produktif bagi semua karyawan," tutup Lusiana.(*)

Baca juga:

Luhut Bicara Ekonomi dan Digitalisasi

#Teknologi #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
iPhone Duo Kini Dukung Apple Pencil di iOS 27.2, Begini Cara Menggunakannya
iPhone Duo kini mendukung Apple Pencil di iOS 27.2. Berikut fitur hingga cara menggunakannya di iPhone lipat pertama Apple.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
iPhone Duo Kini Dukung Apple Pencil di iOS 27.2, Begini Cara Menggunakannya
Tekno
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Resmi Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max resmi meluncur. Namun, kedua HP ini hadir dengan baterai lebih kecil di pasar global.
Soffi Amira - Kamis, 22 Oktober 2026
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Resmi Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Tekno
Video Unboxing iPhone Duo Mulai Beredar, Lipatan Layar Ternyata Masih Terasa saat Disentuh?
Seperti apa layar HP lipat pertama Apple saat digunakan? Video awal iPhone Duo ini memperlihatkan lipatan yang samar dan area engsel yang lunak.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Video Unboxing iPhone Duo Mulai Beredar, Lipatan Layar Ternyata Masih Terasa saat Disentuh?
Tekno
Apple Perluas Layanan Self Service Repair, Komponen iPhone 18 Pro Kini Sudah Tersedia
Apple kini menjual komponen resmi iPhone 18 Pro. Pemilik pun bisa memperbaiki sendiri HP tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Apple Perluas Layanan Self Service Repair, Komponen iPhone 18 Pro Kini Sudah Tersedia
Tekno
Bocoran Spesifikasi OPPO Reno 17 Pro, Bawa Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
OPPO Reno 17 Pro dikabarkan membawa kamera 200MP dan baterai 7.000mAh. Spesifikasi lengkapnya pun kini mulai terungkap.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Bocoran Spesifikasi OPPO Reno 17 Pro, Bawa Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Tekno
POCO X8s Diam-diam Sudah Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
POCO X8s kini sudah resmi meluncur di Vietnam. HP ini membawa chipset Snapdragon 7 Gen 4.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
POCO X8s Diam-diam Sudah Meluncur, ini Spesifikasi dan Harganya
Tekno
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
iPhone 18 standar diperkirakan membawa desain kamera belakang lebih lebar. HP ini kemungkinan meluncur 2027?
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
iPhone 18 Dirumorkan Bawa Kamera Belakang Lebih Besar, ini Bocoran Desainnya
Tekno
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Redmi K100 bakal meluncur dengan baterai 10.000mAh. HP ini kabarnya bakal debut 27 Oktober 2026.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Redmi K100 Siap Meluncur dengan Baterai Jumbo 10.000 mAh, Debut 27 Oktober 2026?
Olahraga
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
POCO X8s segera meluncur usai mengantongi sertifikasi NBTC Thailand. HP ini membawa Snapdragon 7 Gen 4.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
POCO X8s Tiba-tiba Muncul di NBTC Thailand, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Biaya perbaikan iPhone Duo bisa menembus Rp 28 juta. Harga resmi ini baru saja dirilis di India.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Biaya Perbaikan iPhone Duo Tembus Rp 28 Juta, Hampir Setengah Harga HP Baru!
Bagikan