Didukung Pemerintah China, Startup AI Manus Bakal Jadi Penerus DeepSeek

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 21 Maret 2025
Didukung Pemerintah China, Startup AI Manus Bakal Jadi Penerus DeepSeek

Manus, startup AI asal China, mendapat dukungan besar dari Beijing dan siap menantang dominasi global dengan inovasi terbarunya. (Foto: Freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perusahaan rintisan akal imitasi/artificial intelligence (AI) asal China, Manus, baru saja mendaftarkan asisten AI yang berfokus pada pasar domestik dan tampil untuk pertama kalinya di perusahaan media milik negara.

Ini menandai strategi Beijing untuk mendukung perusahaan AI lokal yang telah diakui di luar negeri. Padahal sebelumnya, startup AI swasta asal China lainnya, yaitu DeepSeek, meluncurkan model AI yang menggebrak dunia.

Sejak DeepSeek mengejutkan Silicon Valley dengan merilis model AI yang sebanding dengan pesaing AS, namun dengan biaya yang jauh lebih rendah, investor China terus mencari startup lokal berikutnya yang bisa mengguncang tatanan teknologi global.

Beberapa pihak menyoroti sepak terjang Manus. Perusahaan ini viral di platform X beberapa minggu lalu dengan merilis agen AI umum pertama di dunia, yang mampu membuat keputusan dan menjalankan tugas secara mandiri dengan lebih sedikit perintah dibandingkan chatbot AI seperti ChatGPT dan DeepSeek.

Baca juga:

Apa Itu DeepSeek AI? Pesaing Terberat ChatGPT yang Mengubah Dunia Artificial intelligence

"Beijing kini menunjukkan dukungannya terhadap peluncuran Manus di China, mirip dengan responsnya terhadap kesuksesan DeepSeek," tulis reuters.com (21/3).

Pada Selasa, Stasiun Televisi Nasional China, CCTV, untuk pertama kalinya menayangkan liputan tentang Manus, menampilkan video perbedaan antara agen AI-nya dan chatbot AI DeepSeek.

Pemerintah kota Beijing juga mengumumkan bahwa versi China dari produk Manus sebelumnya, asisten AI bernama Monica, telah menyelesaikan pendaftaran yang diperlukan untuk aplikasi AI generatif di China, melewati rintangan regulasi penting.

Regulator China mewajibkan semua aplikasi AI generatif yang dirilis di negara tersebut untuk mematuhi aturan ketat. Sebagian untuk memastikan produk ini tidak menghasilkan konten yang dianggap sensitif atau merusak oleh Beijing.

Pekan lalu, Manus mengumumkan kemitraan strategis dengan tim di balik model AI Qwen milik raksasa teknologi Alibaba.

Langkah ini dapat memperkuat peluncuran domestik agen AI Manus, yang saat ini hanya tersedia bagi pengguna dengan kode undangan dan memiliki daftar tunggu sebanyak 2 juta orang. (*)

Baca juga:

Startup Bioteknologi AS Sukses Ternakkan Tikus Imut-Imut Berambut Emas Serupa Woolly Mammoth, Gajah Purba yang Telah Punah

#Artificial Intelligence #Teknologi #China
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Tekno
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Infinix XBOOK 14 NEO hadir di Indonesia dengan bobot 1,2 kg, Intel Core, Folax AI, baterai hingga 13 jam, dan sertifikasi US Military-grade.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Infinix XBOOK 14 NEO Hadir di Indonesia, Laptop 1.2 Kg dengan Sertifikasi US Military-Grade
Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Vivo S2 FE kabarnya segera meluncur 6 Oktober 2026. HP ini kemungkinan membawa baterai 10.000 mAh.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Vivo S2 FE Segera Meluncur 6 Oktober 2026, Jadi Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh?
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Xiaomi 18 Pro kini bisa terhubung ke Apple Watch. Pengguna dapat menerima panggilan hingga notifikasi.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Xiaomi 18 Pro Kini Bisa Terhubung ke Apple Watch, ini Fitur yang Didukung
Tekno
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
OBSBOT Meet Flip mengusung desain fold-to-protect, memungkinkan pengguna menutup lensa secara fisik hanya dengan melipat perangkat.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
OBSBOT Meet Flip, Webcam 4K Ringkas dengan Desain Lipat dan Fitur AI Mumpuni untuk Meeting
Tekno
Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Meta menyebut Charm akan siap dikirimkan untuk liburan Desember mendatang.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
 Kejutan, Meta Kenalkan Perangkat AI Portabel Muse Charm
Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Berita
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
OpenAI meluncurkan GPT-6 Sol dan GPT-6 Luna pada 22 September 2026. Keduanya membawa peningkatan efisiensi, pemrograman, alignment, dan biaya API.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
OpenAI Perkenalkan GPT-6 Sol dan Luna, Intip Perbedaan dan Kemampuannya
Tekno
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Vivo S2 FE kini kembali bocor di internet. HP itu akan membawa baterai 10.000 mAh dan chipset Dimensity terbaru.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Vivo S2 FE Kembali Bocor, Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh dan Chipset Dimensity 7300e
Tekno
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Baterai Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max global lebih kecil dari versi China. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max Global Punya Baterai Lebih Kecil, Beda dengan Versi China
Bagikan