MerahPutih.com - Hubungan antara penyerang asal Brasil, Richarlison, dengan klubnya Tottenham Hotspur berada di titik nadir.
Pemain berusia 29 tahun tersebut dilaporkan tengah mengupayakan pemutusan kontrak secepatnya usai tak terima diturunkan kasta secara mendadak ke tim U-21 Spurs.
Baca juga:
Richarlison Tempuh Jalur Hukum demi Pulang Kampung
Bahkan, eks pemain Manchester United itu siap bertempur lewat jalur hukum dengan Spurs agar bisa segera pulang kampung dan membela klub masa kecilnya, Vasco da Gama, sebelum bursa transfer Brasil ditutup pada 11 September mendatang.
Karena itu, para pengacara Richarlison akan mengajukan permohonan ke pengadilan untuk memutus kontraknya dengan Tottenham,
tulis laporan majalah olahraga Brasil, Globo, dikutip Kamis (10/9)
Ketegangan ini bermula saat manajer anyar Spurs, Roberto De Zerbi, memberikan keputusan yang sangat menyakitkan bagi Richarlison.
De Zerbi memilih tidak menyertakan nama Richarlison dalam slot pemain 'asing' terakhir untuk skuad Premier League, dan justru memberikannya kepada Xavi Simons yang saat ini tengah dibekap cedera lutut.
"Kubu sang striker berpendapat bahwa Tottenham tidak bisa mengambil keputusan untuk membuang pemain itu dari tim utama ke U-21," tulis Globo.
Baca juga:
Tottenham Hotspur Patok Harga Murah Penyerang Timnas Brasil Richarlison
Harga Kemahalan dan Aturan FIFA Bikin Opsi Transfer Richarlison Buntu
Niat Richarlison untuk angkat kaki sebenarnya sempat melirik mantan klubnya, Everton, pada bursa transfer musim panas ini. Dilansir Goal.com, kesepakatan dengan Everton itu batal terwujud.
Pilihan terakhir Richarlison kini tertuju pada Vasco da Gama yang berniat menampungnya. Sayangnya, negosiasi mengalami jalan buntu. Tottenham mematok harga transfer mencapai 25 juta euro, angka yang mustahil dipenuhi klub asal Rio de Janeiro itu saat ini.
Opsi skema peminjaman pun tertutup rapat akibat regulasi. Tottenham diketahui telah memenuhi kuota maksimal enam pemain yang dipinjamkan ke klub internasional sesuai aturan FIFA.
Enam pemain yang terlanjur dipinjamkan tersebut meliputi Pape Matar Sarr dan Guglielmo Vicario (Juventus), Radu Dragusin (Fiorentina), Kota Takai serta Yang Min-hyeok (Sint-Truiden), dan João Souza (FC Porto).
Kini Richarlison menghadapi ancaman setengah musim yang suram tanpa menit bermain di tim utama. Ironi pahit tersendiri bagi salah satu pilar senior di London Utara dengan catatan 134 penampilan, 32 gol, serta 15 assist untuk The Lilywhites itu. (*)