Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dituduh Keturunan PKI, Menteri Nasir Lapor Polisi

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 11 Januari 2018
Dituduh Keturunan PKI, Menteri Nasir Lapor Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. (MP/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhamad Nasir melaporkan seseorang ke Polda Metro Jaya karena diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik.

"Iya betul. Hari selasa laporannya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada merahputih.com, Kamis (11/1).

Laporan itu dibuat atas nama Kepala Bagian Advokasi Hukum pada Biro Hukum dan Organisasi Kemristek dan Dikti, Polaris Siregar. Dalam laporan itu, terlapor masih dalam penyelidikan. "Kasus ditangani krimsus," beber Argo.

Dalam kronologi laporan polisi yang dibuat Polaris, Nasir disebut keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI). Hal itu disampaikan seseorang yang tak dikenal menggunakan aplikasi pesan, Whatsapp.

Selain disebut keturunan PKI, pesan dari nomor +6281386433596 juga menjelek-jelekan kepemimpinan Nasir selama menjabat sebagai Menristekdikti yang dinilai tak becus mengurus Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"PTN Terus jadi korban percobaan berkeputusan dan kepemimpinan Sinasir g****k. Walaupun saya bukan rektor, tetapi memahami jeritan hati perilaku Nasir yang lebih kejam dari PKI. Jangan-jangan Nasir juga ini turunan PKI," tulis pesan WA yang diterima Menteri Natsir (Ayp)

#M Nasir #Partai Komunis Indonesia (PKI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bagikan