Fashion

(Di)vision Usung Tema Kekacauan Makan Malam untuk Copenhagen Fashion Week 2023

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 03 Februari 2023
(Di)vision Usung Tema Kekacauan Makan Malam untuk Copenhagen Fashion Week 2023

Model perempuan mengenakan riasan nyentrik di CPHGFW 2023. (Foto: Instagram/di_vsn))

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEREMPUAN dengan rambut bergelombang mendentingkan sebuah sendok ke sebuah gelas. Tamu yang hadir pun langsung beralih pandangan mereka kepadanya. Perempuan tersebut mengenakan gaya busana two piece dengan atasan crop top off shoulder berwarna merah muda dan rok senada dengan gradasi dari merah muda ke putih.

Sontak Perempuan itu berdiri dan disambut dengan sorakan riuh beserta tepukan yang diberikan oleh para tamu. Hal tersebut karena rok bawah yang digunakan oleh perempuan tersebut memiliki sobekan sampai pahanya dan menyatu dengan taplak meja yang ia duduki.

Baca Juga:

Brand Lokal Unjuk Diri di London Fashion Week 2022

Terkejut untuk yang kedua kalinya, para tamu seketika memberikan tepukan yang semakin gemuruh. Sebab perempuan tersebut berjalan menyeret rok tersebut dengan hidangan yang masih di atas meja seketika ikut terseret. Kejadian tersebut diunggah melalui sebuah akun TikTok dari jenama (Di)vision yang ternyata menjadi salah satu gimmick pada parade busana Copenhagen Fashion Week 2023, Kamis (2/2).

(Di)vision mengeluarkan koleksi Dress for Disaster. (Foto: Instagram/@di_vsn)

Dilansir Culted, jenama (Di)vision kali ini ingin mengangkat tema ‘Dress for Disaster’ pada peragaan busananya, yang ditampilkan dalam rangkaian acara tahunan Copenhagen Fashion Week Autumn Winter 2023. Dress for Disarter memiliki makna sebuah acara makan malam berantakan. Desainer (Di)vision Simon dan Nana Wicks menggabunkan dua era, yaitu era 90an dan Y2K ke dalam busananya.

Baca Juga:

Pagelaran Digital London Fashion Week

Gaya busana yang mengusung bahan olah limbah menjadi ciri khas Simon dan Nana dalam merancang busananya. Termasuk untuk peragaan busananya kali ini, yang menggunakan kain deadstock untuk mengurangi limbah akibat krisis iklim.

Iringan lagu Numb dari Linkin Park yang diaransemen secara jazz, menambah kesan mewah pada makan malam tersebut. Tata letak ruangan juga dibuat secara khusus untuk sebuah parade busana.

Sebanyak 32 busana ditampilkan. (Foto: Instagram/@di_vsn)

Sebanyak 32 busana ditampilkan pada peragaan busana tersebut, termasuk perempuan yang menyeret taplak meja itu. Motif kotak-kotak dan bergaris menjadi busana yang sering muncul dalam parade itu. Penggunaan sarung tangan dan jenis busana yang oversize semakin memperkuat tema 90an dan Y2K pada Dress for Disarter.

Pada peragaan busana tersebut para model juga mengenakan sepatu kets yang berkolaborasi antara (Di)vision dan Asics dengan menambahkan kain deadstock dan denim pada desainnya. Sepatu kets ini akan mulai diperjual belikan melalui platform ritel Denmark yaitu Naked, dengan semua keuntungannya akan disumbangkan untuk kegiatan amal. (mro)

Baca Juga:

5 Tren Kecantikan Populer di London Fashion Week 2022



#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Bagikan