Di Negara Ini, Warganya Mengaku Alami Orgasme yang Memuaskan

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 09 September 2017
Di Negara Ini, Warganya Mengaku Alami Orgasme yang Memuaskan

Ilustrasi. (Foto:pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENCAPAI orgasme merupakan salah satu tujuan dalam berhubungan seksual. Faktanya, tak sedikit pasangan yang mengaku sulit untuk mencapai orgasme.

Baru-baru ini, sebuah survei yang dilakukan pembuat mainan seks, Lelo, meninjau 2.200 orang dari 21 negara yang berbeda untuk mengetahui seks dan kebiasaan seksual mereka.


Dari survei itu Norwegia diketahui merupakan negara dengan frekuensi orgasme tersering di dunia. Sepertiga (35%) dari penduduk Norwegia melaporkan mengalami orgasme paling tidak satu kali dalam satu hari. Penduduk Inggris juga mencapai orgasme satu kali dalam sehari walaupun hanya 11%.

Secara rata-rata, klimaks secara global ialah 2–3 kali dalam seminggu. Hampir setengah (41%) dari penduduk Swedia mengaku termasuk dalam rata-rata.

Sementara itu, penduduk Brasil termasuk yang jarang mencapai orgasme. Sepertiga (30%) dari mereka hanya mengalami orgasme seminggu sekali. Bahkan, 15% penduduk Kanada tidak pernah mengalami orgasme.

Selain frekuensi, survei itu juga menilai intensitas dari orgasme. Negara Cile, Italia, dan Spanyol merupakan negara dengan intensitas orgasme yang tinggi. Sekitar 10%–13% dari penduduk tersebut menilai intensitas orgasme mereka 10 dari 10.

Berbeda dengan Australia, 2% dari responden menilai intensitas orgasme mereka hanya 1 dari 10. Padahal, Australia merupakan negara peringkat 3 dalam frekuensi terjadinya orgasme. Bisa jadi intensitas orgasme akan menurun ketika sering terjadi.

Kebiasaan berteriak saat mencapai kepuasan seksual juga dinilai. Warga Brasil dan Norwegia mengaku berteriak ketika orgasme dengan persentase 65% dan 40%. Negara yang termasuk sunyi ketika orgasme ialah Portugal (42%) dan Australia (34,8%). Karena itu, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara banyaknya suara yang dikeluarkan dan intensitas orgasme.

Amerika yang diprediksi memiliki frekuensi orgasme sering dan intensitas tinggi justru tidak demikian. Negara itu berada di urutan tengah pada setiap kategori. Hampir sepertiga (28%) penduduk Amerika menilai intensitas orgasme mereka 7 dari 10.

Seperti dipersepsikan sebelumnya, lebih dari 90% pria mencapai orgasme setiap melakukan hubungan seksual, sedangkan wanita hanya 64%.

Orgasme dapat lebih mudah dicapai jika Anda berkomunikasi terbuka kepada pasangan. Kehidupan seksual yang baik tentunya dapat meningkatkan kebahagiaan dan keharmonisan hubungan.(*)

Baca juga Sering Berpikir Negatif? Mungkin Anda Kurang Tidur

Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me
Bagikan