Di Brazil, Investasi Apple Ternyata Tidak Mengangkat Kesejahteraan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 05 November 2016
Di Brazil, Investasi Apple Ternyata Tidak Mengangkat Kesejahteraan

Pegawai pabrik IT Foxconn China. (Dok./China.org.cn)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Penegasan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara bahwa produsen smartphone harus membangun fasilitas riset dan pengembangan di Indonesia jika ingin menjual produknya, bisa jadi merupakan angin segar bagi iklim investasi di tanah air.

Tapi ada baiknya kita belajar dari Brazil, yang memiliki fasilitas riset dan pengembangan produk Apple terbesar setelah di Amerika Serikat.

Fasilitas di Indonesia katanya yang kedua terbesar setelah Brazil. Lalu apa yang membanggakan? Ada nilai positif kah untuk masyarakat Indonesia, selain sebagai calon pembeli produk teknologi Apple. Misalnya kesejahteraan bagi pegawai yang bekerja di fasilitas itu. Apakah Apple akan menampung lebih dari 20 ribu pegawai Indonesia? Sukur-sukur lebih banyak.

Kita ke Brazil.

Di negeri kelahiran Pele itu, sejak April 2011, Apple ternyata mensubkan produksi perangkat Applenya ke perusahaan Taiwan Group Foxconn Technology.

Sebelumnya reuters mencatat, President Dilma Rousseff dan para menteri-menterinya berjanji bahwa investasi US$ 12 milyar selama enam tahun akan mengubah sektor teknologi Brasil, dengan produksi teknologi layar sentuh. Telah dipresentasikan menciptakan rantai pasokan baru (Tingkat Kandungan Dalam Negeri - TKDN), menghasilkan pekerjaan berkualitas tinggi yang menurunkan harga gadget yang didambakan.

Kenyataannya empat tahun kemudian, tidak ada janji tersebut yang terwujud.

Belakangan ketahuan, Foxconn hanya menampung sebagian kecil dari 100.000 pekerjaan yang diminta pemerintah dan rata-rata pegawai lokal yang bekerja melakukan perakitan, skill keterampilannya rendah. Dan Foxconn hanya sedikit memberi dampak positif bagi sektor teknologi Brazil dan sangat sedikit menciptakan rantai pasokan lokal (TKDN).

iPhone sekarang sudah dirakit di bilangan São Paulo, satu-satu pabrik di dunia yang dibuat di luar China. Namun harganya hampir US$ 1.000 untuk iPhone 5S dengan spek 32-gigabyte tanpa kontrak – salah satu harga termahal di dunia atau sekitar dua kali lipat dari produk yang sama yang mereka jual di AS.

Brasil sangat sedikit memperoleh keuntungan dari investasi Foxconn, bisa jadi karena regulasi industrinya yang lemah. Insentif pajak yang mahal justru membuat defisit anggaran pemerintah yang tidak memacu pertumbuhan. Brazil saat ini nyaris resesi apalagi produktivitas tenaga kerjanya juga stagnan.

Meski begitu Apple Inc (AAPL.O) tetap mendulang untung. Penjualan iPhone di Brazil masih meningkat. Hasil riset Gartner mencatat pengiriman keseluruhan produk meningkat lebih dari 40 persen menjadi 2,9 juta tahun lalu.

Namun manajemen Apple menolak untuk menceritakan keuntungannya itu. Sedang perwakilan pemerintah Brasil dan Foxconn juga menolak berkomentar mengapa investasi tersebut justru tidak mendatangkan manfaat bagi rakyat Brazil.

Di China upah 1,3 juta buruh Foxconn, naik. Untuk mengatasinya Foxconn berusaha melakukan efisiensi dengan mempekerjakan lebih banyak robot dan mengekspansikan bisnisnya secara global dalam produksi produk elektronik langsung di pasar tempat mereka berjualan.

Tapi iklim politik dan ekspektasi pengelolaan pabrik di luar China sangat beresiko bagi Foxconn, yang flagship unitnya terdaftar sebagai Hon Hai Precision Industry Co Ltd (2317.TW).

Di Indonesia, pemerintah selama bertahun-tahun telah gembar-gembor bahwa Foxconn akan berinvestasi hingga US $ 10 milyar. Namun rencana itu masih gamang karena situasi politik belum memungkinkan.

Di Brasil seperti juga di Indonesia, politisi dan pejabat pemerintahnya adalah orang-orang yang sesumbar dan berusaha menjual proyek ini setelah bertemu dengan pihak Foxconn.

Sementara terkait regulasi kesejahteraan, kesehatan pegawainya sendiri, mereka sangat berhati-hati dan sangat perhitungan.

Inilah saatnya kita betul-betul harus berhati-hati dalam menyambut tawaran investasi yang tampaknya menggiurkan. Brazil sudah menjadi korban. Indonesia bisa belajar dari Brazil. (dsyamil)

BACA JUGA

  1. Apple Cari Lokasi Untuk Riset Di Indonesia
  2. Apple akan Buka Toko Pertamanya di Asia Tenggara

 

#Apple
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
iPhone 18 Pro Bermasalah? Pengguna Keluhkan Bunyi Aneh dari Speaker
Menariknya, kemunculan suara aneh tersebut tidak selalu terjadi ketika pengguna memutar audio.
Yusuf Abdillah - Kamis, 01 Oktober 2026
iPhone 18 Pro Bermasalah? Pengguna Keluhkan Bunyi Aneh dari Speaker
Tekno
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
iPad Mini 8 akan meluncur Oktober 2026. Perangkat ini bakal hadir dengan upgrade besar-besaran.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
iPad Mini 8 Dikabarkan Meluncur Oktober 2026, Bawa Layar OLED dan Chip A20 Pro
Tekno
Harga iPhone Dikabarkan Naik Lagi Mulai 2027, ini Penyebabnya
Harga iPhone kembali naik mulai 2027. Penyebabnya kemungkinan besar karena makin mahalnya biaya chip memori.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Harga iPhone Dikabarkan Naik Lagi Mulai 2027, ini Penyebabnya
Tekno
Samsung Masih Jadi Nomor 1, Apple dan Xiaomi Mengekor di Pasar HP Global
Samsung memimpin pasar global pada kuartal pertama dan kedua 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Samsung Masih Jadi Nomor 1, Apple dan Xiaomi Mengekor di Pasar HP Global
Tekno
Kamera iPhone 18 Pro Raih Posisi Kedua di DXOMARK, Cuma Kalah dari Huawei Pura 80 Ultra
Kamera iPhone 18 Pro mendapat skor tinggi di DXOMARK. HP tersebut hanya kalah dari Huawei Pura 80 Ultra.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Kamera iPhone 18 Pro Raih Posisi Kedua di DXOMARK, Cuma Kalah dari Huawei Pura 80 Ultra
Tekno
iPhone Duo Diprediksi Bakal Jadi Barang Langka, Ini Masalahnya
iPhone Duo diprediksi bakal sulit didapat hingga akhir 2026. Ini masalahnya.
Yusuf Abdillah - Kamis, 17 September 2026
iPhone Duo Diprediksi Bakal Jadi Barang Langka, Ini Masalahnya
Lifestyle
Apple Rilis iPhone Duo Samsung yang Cuan, Penjualan Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Penjualan Galaxy Z Fold 8 di Korea Selatan naik sekitar 10 persen dalam sepekan setelah iPhone Duo diperkenalkan jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Apple Rilis iPhone Duo Samsung yang Cuan, Penjualan Galaxy Z Fold 8 Malah Naik
Tekno
Fitur Parental Control iOS 27 Makin Canggih! Ini Cara Ampuh Batasi Screen Time Anak
Pusing atur screen time anak? Kenalan dulu dengan fitur parental control iOS 27 terbaru dari Apple! Simak cara mudah membatasi akses gadget anak agar lebih aman di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 September 2026
Fitur Parental Control iOS 27 Makin Canggih! Ini Cara Ampuh Batasi Screen Time Anak
Tekno
Bedah Tuntas 8 Fitur Baru iOS 27: Mulai dari Siri AI Cerdas Hingga Tampilan Liquid Glass
iOS 27 resmi rilis untuk iPhone 11 ke atas! Nikmati performa super kilat, kecanggihan Siri AI, dan fitur Apple Intelligence terbaru. Cek cara updatenya di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 15 September 2026
Bedah Tuntas 8 Fitur Baru iOS 27: Mulai dari Siri AI Cerdas Hingga Tampilan Liquid Glass
ShowBiz
Harga iPhone 16 hingga iPhone 17 Naik Rp 1,7 Juta, Ternyata ini Penyebabnya
Apple menaikkan harga iPhone 16 hingga iPhone 17. Penyebabnya dikarenakan permintaan memori yang tinggi.
Soffi Amira - Minggu, 13 September 2026
Harga iPhone 16 hingga iPhone 17 Naik Rp 1,7 Juta, Ternyata ini Penyebabnya
Bagikan