Di Balik Konsep Avatar Aespa
Mengusung konsep avatar. (Foto: Soompi)
GRUP idola K-pop pendatang baru alias rookie, Aespa, memberikan sentuhan baru di dunia K-pop. Merek mengusung konsep avatar yang hadir dalam dunia futuristik dan berhasil menambahkan sentuhan unik pada profil mereka. Tampilan avatar ini pun selalu hadir di single mereka, seperti Black Mamba, Forever, dan Next Level.
Nama Aespa diambil dari kata dalam bahasa Inggris yakni avatar, experience, dan aspect yang berarti bertemu diri lain melalui avatar dan mengalami dunia baru. Dalam konsep tersebut, grup bentukan SM Entertainment yang beranggotakan Karina dan Winter dari Korea Selatan, Ningning dari Tiongkok, serta Giselle keturunan Korea-Jepang, muncul dengan avatar virtualnya sendiri.
“Bertemu dengna avatar dan menjalani petualangan adalah konsep yang belum ada sebelumnya. Sangat bagus kami datang untuk membangun warna dan gaya yang unik,” kata Winter mengutip Yonhap.
Baca juga:
Karina menggambarkan aespa sebagai grup perempuan beranggotakan delapan orang ketika memasukkan empat avatar. Ia mengatakan hal ini melalui pelatihan untuk sepenuhnya merangkul konsep tersebut.
“Kami belajar tentang konsep tersebut sejak lama karena kami bisa melanjutkan aktivitas setelah belajar dan memahami konsep tersebut. Sekarang kita sudah memahami sepenuhnya. aespa tidak memiliki masalah sinkronisasi dengan masing-masing avatar,” katanya.
Dalam lagu terbarunya Next Level, aespa menggunakan konsep avatar dan berada di sebuah angkasa luar yang futuristik. Next Level menceritakan kisah aespa berkelana ke alam liar untuk menemukan Black Mamba.
Baca juga:
“Next Level menggambarkan bagaimana kami pergi ke hutan belantara untuk menyelesaikan masalah memutuskan hubungan dengan avatar kami karena Black Mamba. Lagu ini menceritakan kisah setelah single pertama kami, Black Mamba,” kata Ningning.
Mengutip Soompi, Next Level adalah remake dari lagu dengan judul yang sama dari lagu tema film Fast & Furious: Hobbs & Shaw (2019). aespa telah membuatulang Next Level menjadi lagu hip-hop dance dengan rap yang groovy dan riff bass yang energik.
aespa berada di bawah naungan SM Entertainment sejak November 2020. Debut pertamanya Black Mamba menjadi perhatian galobal dan sempat populer di berbagai tangga lagu negara-negara besar, seperti di Billboard Global exclude AS, QQ Music, dan menjadi video grup K-pop yang paling cepat mencapai 100 juta penonton di YouTube. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Peminat Konser BTS Membeludak, Presiden Meksiko Surati Presiden Korea Selatan Minta Tambah Jadwal Konser
Tiket Tur Dunia ARIRANG BTS Terjual Cepat, sudah Sold Out untuk Pertunjukan Amerika Utara dan Eropa
Krisna Trias dan Satine Zaneta Rayakan Perbedaan lewat Single 'Harmoni'
Harry Styles Comeback dengan Single 'Aperture', Kisah Membuka Hati untuk Cinta Baru
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
Virgoun Rilis 'Tak Setara', Lagu tentang Hubungan yang Kehilangan Keseimbangan