Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave

Det-Plag Lust lepas single baru. (Foto: dok/det plag lust)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah membuka babak baru melalui EP Unleashing Human pada awal 2025, unit neo-sun contemporary rock asal Bogor, Det-Plag Lust, kembali menghadirkan karya terbaru.

Kali ini, mereka merilis single berjudul Glass Season yang menjadi penanda perkembangan musikal sekaligus medium untuk menyampaikan keresahan terhadap berbagai persoalan sosial dan politik yang terjadi saat ini.

Melalui lagu tersebut, Det-Plag Lust merangkai amarah, kecemasan, dan kritik sosial ke dalam komposisi yang sarat makna.

Lirik Glass Season mengangkat berbagai isu, mulai dari eksistensialisme, rasa hampa, relasi kuasa yang abusif, hingga bagaimana sistem kekuasaan secara perlahan memengaruhi cara manusia memandang dirinya sendiri dan dunia di sekitarnya.

Rilisan ini dimetaforakan melalui lirik-lirik yang berbicara tentang eksistensialisme, kehampaan, relasi kuasa yang abusif, serta bagaimana struktur kekuasaan perlahan membentuk cara kita melihat diri sendiri dan dunia di sekitar kita,

Cycojano Det-Plag Lust.

Padukan Kultur Rampak Lokal dan Industrial Rave

Glass Season tidak hanya menawarkan gagasan baru dari sisi lirik. Single ini juga menjadi ruang eksplorasi musikal bagi Det-Plag Lust.

Untuk pertama kalinya, mereka memadukan elemen kultur rampak lokal dengan karakter industrial rave. Perpaduan tersebut menghasilkan lanskap suara yang lebih agresif dan ritmis, sekaligus menjadi representasi fase terbaru perjalanan musik mereka.

Eksperimen musikal itu turut diperkuat melalui pendekatan penulisan lirik yang berbeda dari karya-karya sebelumnya.

Alih-alih menggunakan narasi linear, Det-Plag Lust memilih menghadirkan pengulangan frasa layaknya mantra atau pupuh untuk membangun pengalaman mendengarkan yang lebih mendalam.

"Di lagu ini, kami juga melakukan pendekatan lirik yang lebih repetitif seperti mantra atau pupuh yang terus diulang. Kami ingin membangun pengalaman yang lebih imersif, bukan sekadar membuat lagu," lanjut Cycojano.

Dalam proses produksinya, Det-Plag Lust melibatkan sejumlah kolaborator.

Proses rekaman drum, gitar, dan vokal ditangani oleh Devha Carnadi dari Studio 45 sebagai operator rekaman. Sementara itu, tahap mastering dipercayakan kepada Deni 'Denol' Noviandi.

Band ini juga didukung Lukman Nurhakim dan Rio 'Ohel' sebagai tim produksi.

Selain itu, proses kreatif mereka turut melibatkan Maulana Adnan, fotografer asal Bogor yang sebelumnya telah bekerja sama dengan sejumlah band lokal seperti Rrag dan Starrducc.

Baca juga:

Ratihara Debut Lewat 'Mau Goyang (Sawer Dulu)', Padukan Musik Elektronik dan Koplo

Sebelum memasuki tahap rekaman, Det-Plag Lust terlebih dahulu menjalani rangkaian workshop kreatif di Cikerti Connection.

Proses tersebut menjadi fondasi penting dalam merumuskan arah musikal Glass Season.

Di saat yang sama, rangkaian workshop itu turut memperkuat identitas baru yang ingin ditampilkan Det-Plag Lust melalui rilisan terbaru mereka. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Rex Orange County Bawa Kenangan Masa Kecil dalam 'Grandma Song', Cerita tentang Kehilangan hingga Kerinduan
Rex Orange County kembali dengan 'Grandma Song', lagu dalam album Dream Fatigue yang membawa cerita tentang kerinduan, kehilangan, dan kenangan masa kecil.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Rex Orange County Bawa Kenangan Masa Kecil dalam 'Grandma Song', Cerita tentang Kehilangan hingga Kerinduan
ShowBiz
Rizky Febian Hadirkan Single 'Adu Pandang', Ketika Benih Cinta Tumbuh dari Saling Tatap
Rizky Febian merilis single “Adu Pandang” pada 25 September 2026. Lagu romantis ini mengisahkan benih cinta yang tumbuh dari saling tatap.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Rizky Febian Hadirkan Single 'Adu Pandang', Ketika Benih Cinta Tumbuh dari Saling Tatap
ShowBiz
Hammersonic 2027 Kasih Clue Band Bertopeng, Nama Sleep Token hingga Slipknot Jadi Spekulasi
Hammersonic 2027 akan digelar 22–23 Mei di Jakarta dengan tema 'The Awakening'. Clue band bertopeng dari Ravel Junardy memicu spekulasi penampil.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Hammersonic 2027 Kasih Clue Band Bertopeng, Nama Sleep Token hingga Slipknot Jadi Spekulasi
ShowBiz
Polemik Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Berakhir, Seluruh Fee Manggung Dikembalikan
Polemik batalnya Juicy Luicy tampil di XYZ Liveground 2026 Batam berakhir. Penyelenggara memastikan seluruh fee telah dikembalikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Polemik Juicy Luicy Batal Tampil di Batam Berakhir, Seluruh Fee Manggung Dikembalikan
ShowBiz
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
Stevan Pasaribu menggandeng Andi Rianto dan Kamga dalam lagu “Siapa yang Tahan”, yang mengangkat kisah hubungan penuh luka dan batas kesabaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Stevan Pasaribu Gandeng Andi Rianto, Ungkap Sisi Lain Sebuah Hubungan lewat Single 'Siapa yang Tahan'
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
Makna lagu Out of Time The Weeknd mengisahkan penyesalan karena terlambat menyadari kesalahan dalam mempertahankan sebuah hubungan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Out of Time' The Weeknd tentang Hubungan yang Kian Menjauh
ShowBiz
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
Float merilis EP 'Constant Changes' bersama single 'Yang Kembali Pulih' yang membawa pesan tentang luka, keraguan, dan keberanian untuk bangkit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Float Bicara tentang Luka, Kecemasan, dan Kekuatan untuk Bangkit di Lagu 'Yang Kembali Pulih'
ShowBiz
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
KickFlip merilis 'Puzzle Piece' sebagai pembuka mini album KICK OFF THE WALL Pt. 1. Lagu ini mengangkat kecemasan, jati diri, dan ketidaksempurnaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
KickFlip Rilis Single 'Puzzle Piece', Lirik Lagunya Bicara tentang Proses Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
Park Eun Bin merayakan 30 tahun perjalanan debut lewat album spesial. Lagu 'Dreams Come True' mengisahkan perjuangan mengejar dan mewujudkan impian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Ada Kesepian hingga Keputusasaan, Ini Makna Lagu 'Dreams Come True' Park Eun Bin
ShowBiz
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Rendy Orthodoxy Chants menghadirkan dua sisi berbeda di 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago', ledakan amarah hingga kegelisahan menghadapi ketidakpastian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Rendy Orthodoxy Chants Terjemahkan Kegelisahan Lewat 'Raging Cult' dan 'False Hope Archipelago'
Bagikan