Deretan Fakta Membayangi Pertemuan Tottenham Hotspur Vs Manchester United di Final Liga Europa

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 21 Mei 2025
Deretan Fakta Membayangi Pertemuan Tottenham Hotspur Vs Manchester United di Final Liga Europa

Final Liga Europa 2024/2025. (UEFA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah fakta membayangi pertemuan dua wakil Inggris Tottenham Hotspur dan Manchester United di final Liga Europa 2024/2025 yang akan digelar di Stadion San Mames, Bilbao, Kamis (22/5) dini hari WIB.

Tottenham Hostspur dan Manchester United akan bertemu setelah masing-masing menyingkirkan Bodo/Glimt dan Bilbao di semifinal.

Partai ini menjadi kesempatan bagi kedua tim mendapat memori baik musim ini setelah terpuruk di kompetisi domestik. Hingga pekan 37, Tottenham berada di tangga 17 atau satu tingkat di atas zona degradasi, sedangkan Man United di posisi 16.

Berikut deretan fakta pertemuan Tottenham Hotspur vs Manchester United di final Liga Europa 2024/2025:

1. Laga ini menjadi keenam kalinya dua tim asal Inggris bertemu final kompetisi utama Eropa dan yang ketiga yang melibatkan Tottenham Hotspur. Sebelumnya Spurs mengalahkan Wolverhampton pada final Piala UEFA 1971-72 dan dibekuk Liverpool di final Liga Champions 2018-19.

2. Ini akan menjadi final Liga Europa keempat yang mempertemukan dua tim dari negara yang sama, setelah 2011 (Porto 1-0 Sporting Braga), 2012 (Atletico Madrid 3-0 Athletic Club), dan 2019 (Chelsea 4-1 Arsenal).

Baca juga:

Tottenham Selalu Menang atas Man United dalam 3 Pertemuan Terakhir, Postecoglou: Tidak Penting

3. Satu-satunya pertemuan Tottenham Hotspur dan Manchester United sebelumnya di kompetisi utama Eropa terjadi pada babak 16 besar Piala Winners 1963-64. Saat itu Setan Merah menang dengan agregat 4-3 dalam dua leg di bawah asuhan Matt Busby.

4. Tottenham Hotspur telah memenangkan ketiga pertemuan mereka dengan Manchester United di semua kompetisi musim ini, dua kali di Premier League (3-0 tandang, 1-0 kandang) dan sekali di Piala Liga (4-3 di kandang). Satu-satunya lawan yang pernah dibekuk Spurs empat kali dalam satu musim adalah Manchester City pada 1992-93. Sementara satu-satunya tim yang mengalahkan Setan Merah empat kali dalam satu musim adalah Everton pada 1985-86.

5. Manchester United tidak pernah menang dalam enam pertemuan terakhir mereka dengan Tottenham Hotspur di semua kompetisi (dua imbang dan empat kalah). Setan Merah tidak pernah gagal menang dalam tujuh pertandingan melawan Spurs sebelumnya.

6. Manchester United tetap menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan dalam kompetisi utama Eropa musim ini, menang sembilan kali dan seri lima kali dari 14 pertandingan. Mereka ingin menjadi tim keempat yang memenangkan Liga Europa tanpa pernah kalah setelah Chelsea pada 2018-19, Villarreal pada 2020-21, dan Eintracht Frankfurt pada 2021-22.

7. Tottenham Hotspur ingin memenangkan trofi utama pertama mereka sejak Piala Liga 2007-08 di bawah Juande Ramos. Gelar Eropa terakhir Spurs adalah Piala UEFA 1983-84 di bawah Keith Burkinshaw.

8. Ini akan menjadi final Eropa kesembilan Manchester United. Hanya Liverpool (15) yang mencapai lebih banyak di antara klub-klub Inggris. Setan Merah gagal memenangkan tiga dari empat final terakhir mereka.

9. Ruben Amorim akan menjadi manajer ketiga yang memenangkan trofi utama di musim pertamanya sebagai pelatih Manchester United, setelah Jose Mourinho pada 2016-17 (Piala Liga dan Liga Europa) dan Erik ten Hag pada 2022-23 (Piala Liga).

10. Ange Postecoglou dari Tottenham adalah pelatih Australia pertama yang pernah memimpin tim ke final Eropa. (*)

# Tottenham Hotspur #Manchester United #Liga Europa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Manchester City Terancam Sanksi Berat, Wayne Rooney Ogah MU Dapat Gelar Gratis
Legenda Manchester United, Wayne Rooney, tidak ingin klubnya menerima gelar Premier League secara retroaktif.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Manchester City Terancam Sanksi Berat, Wayne Rooney Ogah MU Dapat Gelar Gratis
Olahraga
Manchester United Kebut Proyek Stadion Baru 100 Ribu Penonton, Begini Perkembangannya
Manchester United mulai siapkan proyek stadion baru berkapasitas 100 ribu penonton. Kini, mereka mencari sosok untuk memimpin rencana tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Manchester United Kebut Proyek Stadion Baru 100 Ribu Penonton, Begini Perkembangannya
Olahraga
Manchester United Terpuruk, Michael Carrick Diminta Cadangkan 3 Pemain ini
Michael Carrick diminta mencadangkan tiga pemain Manchester United. Pemain tersebut dianggap memengaruhi performa MU musim ini.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Manchester United Terpuruk, Michael Carrick Diminta Cadangkan 3 Pemain ini
Olahraga
Manchester United dan Arsenal Kompak Kepincut Bek Muda Porto Alberto Costa
Manchester United dan Arsenal mulai memantau bek muda Porto, Alberto Costa.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Manchester United dan Arsenal Kompak Kepincut Bek Muda Porto Alberto Costa
Olahraga
Curhat Patrick Dorgu di Manchester United: Capek Jadi Pemain Serbabisa, Maunya Fokus Bek Kiri
Bintang muda Manchester United, Patrick Dorgu, buka suara soal perannya yang terus digeser-geser. Ia tegaskan lebih nyaman fokus main sebagai bek kiri murni!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Curhat Patrick Dorgu di Manchester United: Capek Jadi Pemain Serbabisa, Maunya Fokus Bek Kiri
Olahraga
Manchester City Terancam Sanksi, Manchester United dan Liverpool Bisa Raih Gelar Premier League
Manchester United dan Liverpool berpeluang meraih gelar Premier League, setelah kasus Manchester City mencuat.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Manchester City Terancam Sanksi, Manchester United dan Liverpool Bisa Raih Gelar Premier League
Olahraga
Manchester City Didakwa Langgar Aturan Keuangan, Manchester United Hitung Potensi Kerugian
Manchester United menghitung potensi kerugian akibat kasus Manchester City. Klub rivalnya itu terbukti melanggar aturan keuangan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Manchester City Didakwa Langgar Aturan Keuangan, Manchester United Hitung Potensi Kerugian
Olahraga
Drama JJ Gabriel Berlanjut, Barcelona Bantah Sedang Memburu Wonderkid MU
Barcelona membantah rumor yang menyebut mereka tertarik merekrut JJ Gabriel dari MU.
Yusuf Abdillah - Jumat, 25 September 2026
Drama JJ Gabriel Berlanjut, Barcelona Bantah Sedang Memburu Wonderkid MU
Olahraga
Manchester United Kembali Pinjam Uang, Utang Kini Tembus Rp27,2 Triliun
Manchester United kembali menambah pinjaman di tengah upaya klub memperbaiki kondisi keuangan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 25 September 2026
Manchester United Kembali Pinjam Uang, Utang Kini Tembus Rp27,2 Triliun
Olahraga
Liverpool Incar Micky van de Ven, Bakal Jadi Pengganti Virgil van Dijk?
Liverpool sedang memantau situasi Micky van de Ven. Ia kemungkinan akan menjadi pengganti Virgil van Dijk.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Liverpool Incar Micky van de Ven, Bakal Jadi Pengganti Virgil van Dijk?
Bagikan