Dengar Keluhan Pengguna Transportasi Publik, Pramono Anung Langsung Bikin Janji

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 September 2024
Dengar Keluhan Pengguna Transportasi Publik, Pramono Anung Langsung Bikin Janji

Bakal Cagub/Cawagub Jakarta Pramono Anung - Rano Karno. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Bakal Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung melakukan serangkaian agenda untuk memperkenalkan diri dan janji pada publik.

Ia menjanjikan perpanjangan rute Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sampai ke Bekasi dan Tangerang Selatan. Karena banyak warga yang mengeluhkan kurangnya konektivitas transportasi antara Jakarta dan wilayah sekitarnya.

"Program-program seperti ini yang riil di masyarakat yang kami lakukan termasuk permintaan warga untuk melakukan perpanjangan MRT sampai Tangsel dan sampai Bekasi dan itulah yang menurut saya menjadi prioritas dan secara riil kami temukan di lapangan," kata Pramono di area car free day (CFD), Jakarta Pusat, Minggu (1/9).

Politikus PDI Perjuangan itu berharap, langkah ini dapat mengurangi kemacetan dan memberikan solusi transportasi yang lebih efisien bagi masyarakat.

Baca juga:

Bertemu di CFD, Pramono Anung Ajak Anies Jadi Timses?

Selain perpanjangan rute MRT, Pramono juga mengungkap sejumlah keluhan warga Jakarta soal bus TransJakarta. Frekuensi kedatangan bus TransJakarta menjadi keluhan warga khususnya saat jam sibuk.

"Tadi di TransJakarta mereka mengeluh tentang frekuensi saat jam padat yang sangat kurang," ujar Pramono yang kini menjabat sebagai Sekretaris Kabinet ini.

Menurutnya, untuk memahami permasalahan di Jakarta, dia perlu melihat kondisi langsung di lapangan, bukan hanya berdasarkan teori.

Ia mengaku, praktikkan menggunakan TransJakarta saat Sabtu (31/8) dari Stasiun Cipete Raya hingga Stasiun Bundaran Hotel Indonesia.

Baca juga:

Anies Bakal Bikin Partai, Pramono Anung Doakan Jadi ‘Kendaraan’ di 2029

"Saya tanyakan kepada mereka, secara umum memang sudah banyak terjadi perbaikan, tetapi belum sepenuhnya memuaskan seperti yang diharapkan," jelasnya.

Beberapa penumpang MRT menyampaikan keluhan mereka kepada Pramono, salah satunya terkait sistem tapping atau layar sentuh saat keluar masuk stasiun.

"Seperti ketika kami naik MRT, di negara-negara yang sudah maju, sistemnya cukup di-tap sekali, langsung terbuka. Tapi tadi, masih beberapa kali dan harus dibantu petugas," katanya. (Knu)

#Pramono Anung #TransJakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Bus Transjakarta melintasi jalur bebas hambatan di Jalan Sudirman-Thamrin, Kawasan bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Indonesia
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Pemprov DKI menggelar modifikasi cuaca menjelang Jakarta Running Festival dan konser Ye.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Indonesia
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Konektivitas transportasi di Jakarta, lanjut Pramono, semakin baik setelah beberapa waktu lalu LRT rute Kelapa Gading-Manggarai diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Indonesia
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Aksi di kawasan Monas dan Balai Kota membuat sejumlah rute Transjakarta mengalami perpendekan dan pengalihan perjalanan. Simak rute dan halte yang terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Ada Aksi Demo di Monas dan Balai Kota, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons spanduk raksasa Greenpeace Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Bagikan