Demi Jihad di Syiria, Seorang Pria Rela Tinggalkan Keluarganya di Malaysia

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 20 Januari 2015
Demi Jihad di Syiria, Seorang Pria Rela Tinggalkan Keluarganya di Malaysia

Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional- Di sebuah perkampungan yang terletak di Utara Malaysia, Ustad Lotfi tinggal bersama anak, Ahmad Salahudin dan istrinya. Ustadz Lotfi yang bekerjasama dengan abangnya, Ustad Zainon mendirikan Madrasah Nurul Hidayah. Ketika itulah seluruh murid, di ingatkan agar mereka mengikuti haluan Sang Guru mereka. Tetapi, Ustad Lotfi meninggalkan keluarganya, menuntut ilmu syariah di Pakistan. Ternyata, di Syiria ia ikut berperang. Ia gugur di medan tempur dalam keadaan syahid.

Kenapa Lotfi rela meninggalkan keluarganya? Islam adalah negara mayoritas di Malaysia. Sebuah negara yang majemuk kaya dan demokratik. Rakyat Malaysia hidup sejahtera. Kabarnya, belakangan ini umat Islam Sunni mulai mengikuti paham Jihad yang lebih ekstrim. Paham inilah yang diikuti Lotfi dan anak didiknya. Sedangkan budaya di Madrasah tersebut masih konservatif, buktinya saja dalam setiap kelas, pelajar wanita dan pria dipisahkan.

Dilansir dari Nytimes.com , Ustad Zainon kakak Lotfi mengatakan, adiknya menuntut ilmu syariah di Pakistan sebelum pulang ke tanah air untuk menjaga keluarganya. Yang sebenarnya terjadi adalah ia ingin ke Syiria untuk berjihad.

"Ketika ayah mengatakan akan pergi ke Syiria, saya kaget apa yang ingin ia lakukan disana," ujar Ahmad Salahudin anak sulung Ustad Lotfi.

Ketika akan berangkat ke Syiria, ia sangat yakin, ia sangat berkharisma.

"Saya suka mengirim pesan lewat facebook atau Whats App. Setelah lama ia baru merespon ia sangat sibuk berperang disana. Ia ingin masuk surga semoga," tambah Ahmad.

LOtfi meninggalkan keluarganya pada Bulan Januari 2014 dan akhirnya ia meninggal dunia pada bulan September, akibat luka parah dalam serangan tentara udara Syiria di Hama.

Mendengar kabar ini, Ahmad anak sulung Lotfi bersyukur ketika mendengar ayahnya meninggal karena ia mendapatkan apa yang diinginkan yaitu meninggal dalam syahid

Tidak mudah untuk meninggal dalam keadaan syahid , Allah telah menentukan dan telah memilih Lotfi. Semoga ia Diterima disisi-Nya. Mendapatkan apa yang menjadi keinginan terbesarnya yaitu menjadi Mujahiddin dan meninggal syahid. (cpy)

#Jihad #Perang #Internasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Dunia
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Situasi saat ini terus membebani warga sipil, karena rumah-rumah dan infrastruktur vital telah rusak, sementara masyarakat setempat masih berjuang untuk memulihkan kondisi mereka.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pesawat Nirawak dan Artileri Israel Intensifkan Serangan ke Wilayah Lebanon Selatan
Indonesia
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Penjualan minyak Iran telah kembali ke tingkat sebelum diberlakukannya sanksi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Iran Mulai Siapkan Serangan ke Kepentingan Ekonomi AS di Timur Tengah
Dunia
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Teheran sedang menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Namun, negaranya tetap menjalankan berbagai proyek pembangunan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Amerika Luncurkan Perang Ekonomi, Presiden Iran Akui Negara Dalam Kondisi Terburuk
Indonesia
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
NBC News melaporkan bahwa biaya untuk memulihkan fasilitas dan peralatan tersebut diperkirakan mencapai miliaran dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Iran Berhasil Rusak Fasilitas Intelijen dan Peralatan Pengawasan Amerika Serikat di Timur Tengah
Bagikan